Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah bus dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di depan Kecamatan Piyungan, Bantul, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 07.45 WIB. Insiden ini melibatkan satu bus dan tiga pengendara sepeda motor yang berada di depannya. Akibat kejadian tersebut, tiga pengendara mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya saat melintas di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat bus dengan nomor polisi A 7832 KC melaju dari arah atas menuju bawah di ruas Jalan Jogja–Wonosari. “Sesampainya di tempat kejadian perkara, pengemudi bus tidak bisa menguasai laju kendaraannya, kemudian menabrak tiga sepeda motor yang berada di depannya,” ujarnya kepada headline.co.id.
Bus tersebut dikemudikan oleh DH (31), warga Bekasi, yang tidak mengalami luka dalam kejadian ini. Sementara itu, tiga pengendara sepeda motor yang terlibat mengalami luka dengan tingkat yang berbeda-beda.
Pengendara Honda Vario, T (50), warga Gunungkidul, mengalami memar pada pipi kanan dan nyeri di pundak kiri. Korban lainnya, MM (37), warga Bantul yang mengendarai Honda S90, mengalami luka pada pundak kiri, lecet di tangan kiri, serta keluhan sesak di dada. Sedangkan AF (19), pelajar asal Gunungkidul yang mengendarai Honda Supra, mengalami sesak di dada dan luka lecet di kaki kiri. Ketiganya saat ini menjalani perawatan di RSUD Prambanan.
Dua saksi di lokasi, yakni Sugiyarto dan Subarno, turut memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Warga sekitar juga berperan membantu mengevakuasi para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat. Bus mengalami retak pada kaca depan serta kerusakan pada bemper. Sementara itu, sepeda motor mengalami berbagai kerusakan, mulai dari body pecah, shock patah, hingga knalpot penyok dan spion patah.
“Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta,” kata Iptu Rita.




















