Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bukan disebabkan oleh menipisnya stok batu bara. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, dalam keterangan resmi pada Kamis (11/6/2026). Anggia menjelaskan bahwa pemadaman bergilir di Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis.
Anggia juga menyatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan PLN untuk mencegah terulangnya gangguan tersebut. “Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman, itu juga tidak benar. Dipastikan tidak benar,” ujar Anggia. Ia menambahkan bahwa dalam proses Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang masih berlangsung, tidak ada masalah terkait stok batu bara. “Apalagi Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap, ya,” tambahnya.
Pernyataan ini muncul setelah masyarakat di beberapa bagian Jabodetabek mengalami pemadaman listrik selama sepekan dengan durasi yang bervariasi. Selain di Jabodetabek, keluhan mengenai pemadaman listrik juga datang dari daerah lain seperti Cianjur di Jawa Barat, Semarang di Jawa Tengah, Madura di Jawa Timur, dan beberapa wilayah lainnya.























