Headline.co.id, Banda Aceh ~ Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menegaskan bahwa kehadiran KMP Aceh Hebat 1 tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi penyeberangan, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan, khususnya Simeulue dan kawasan barat selatan Aceh. Menurut Faisal, layanan transportasi penyeberangan memiliki peran strategis sebagai urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarpulau. “Ini harus memberi dampak luas, tidak hanya pada layanan transportasi, tetapi juga pada pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, keberadaan kapal penyeberangan yang beroperasi secara baik dan terjadwal akan mendukung pertumbuhan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perdagangan, distribusi barang, hingga pariwisata. “Transportasi penyeberangan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat kepulauan. Dengan layanan yang baik dan terjadwal, aktivitas ekonomi, distribusi barang, dan sektor pariwisata bisa tumbuh,” katanya.
Faisal juga menyoroti pentingnya penyesuaian pola operasional kapal sesuai kebutuhan masyarakat, terutama saat terjadi lonjakan jumlah penumpang pada akhir pekan dan musim libur. Menurutnya, Simeulue merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh yang mengalami peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan pada waktu-waktu tertentu. “Simeulue ini salah satu destinasi wisata unggulan. Saat akhir pekan biasanya terjadi peningkatan jumlah penumpang. Kami minta pola operasi kapal bisa menyesuaikan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujarnya.
Dia berharap operasional KMP Aceh Hebat 1 ke depan juga semakin optimal untuk mendukung mobilitas warga, memperkuat konektivitas antardaerah, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.




















