oleh

Insiden Pramuka Susur Sungai, Sri Sultan HB X: Sekolah Harus Bertanggungjawab

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – Musibah yang terjadi pada siswa-siswi Pramuka SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta akibat dari kegiatan susur sungai. Peristiwa ini, menjadi trending topic di Twitter bahkan hingga siang ini nama SMP 1 Turi sudah di tweet sebanyak 3.893.

Atas insiden ini, Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi saat mengikuti kegiatan susur sungai ala Pramuka.

Baca Juga: Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut juga meminta pihak sekolah untuk bertanggung jawab penuh atas kejadian nahas tersebut.

“Saya ikut berduka cita atas meninggalnya beberapa anak-anak dari SMPN 1 Turi di Kabupaten Sleman atas musibah pada waktu punya aktivitas susur sungai. Saya juga perihatin kenapa justru pada waktu musim hujan ada aktivitas untuk menyusuri sungai,” ujar Sri Sultan HB X, saat meninjau langsung proses evakuasi korban di Turi, Sleman.

Melihat kejadian ini, Sri Sultan HB X meminta agar pihak sekolah bertanggung jawab. “Saya mohon pihak sekolah bisa bertanggung jawab atas musibah ini,” tandas Gubernur DIY tersebut.

Baca Juga: Supir Angkot Hendak Perkosa Mahasiswi Kedokteran Unpad Berhasil Diringkus Polisi

Ia juga mewanti-wanti kepada seluruh sekolah untuk tidak melakukan kegiatan apapun yang berdekatan dengan sungai, terlebih untuk menyusuri sungai di musim hujan saat ini.

“Itu jelas sangat berbahaya. Saya meminta sekolah, hindarilah saat musim hujan, aktivitas sungai,” tegasnya

Hingga kini pencarian korban masih terus dilakukan, Jumlah pelajar SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta yang meninggal dunia karena banjir bandang Sungai Sempor bertambah menjadi 9 orang.

Hal ini berdasarkan data yang dicatat Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY pukul 13.30 WIB, Sabtu (22/2).

Komentar

News Feed