Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam mempersiapkan generasi muda Gorontalo menuju Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan dalam acara talkshow memperingati hari lahir ke-10 Komunitas 1000 Guru Gorontalo yang diadakan di Oceana Resort & Resto pada Sabtu (30/5/2026).
Wakil Gubernur menyatakan bahwa meskipun kecerdasan dapat diperoleh melalui proses belajar, pembentukan karakter memerlukan pengalaman, keteladanan, serta proses yang panjang dan berkelanjutan. Acara tersebut mengusung tema “Kolaborasi Pemerintah dan NGO dalam Meningkatkan Minat Pendidikan Generasi Muda di Pedalaman Gorontalo”.
Idah Syahidah memberikan apresiasi kepada Komunitas 1000 Guru Gorontalo yang selama satu dekade konsisten memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Komunitas ini tidak hanya terdiri dari tenaga pendidik, tetapi juga relawan dari berbagai latar belakang profesi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan pendidikan.
“Pendidikan yang paling penting bukan hanya soal pengetahuan yang diperoleh dari buku, tetapi bagaimana membentuk karakter. Karakter yang kuat akan melahirkan generasi yang tangguh, berintegritas, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujarnya.
Ketua Regional 1000 Guru Gorontalo, Muhammad Azhari Harahap, turut mengenang perjalanan organisasi yang telah berdiri sejak tahun 2016. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk kehadiran langsung Wakil Gubernur pada sejumlah kegiatan sosial dan pendidikan yang dilaksanakan hingga ke wilayah perbatasan.
“Bagi kami, kehadiran Ibu Wakil Gubernur di lokasi kegiatan hingga ke daerah perbatasan merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti dan menjadi motivasi bagi para relawan untuk terus mengabdi,” ungkap Azhari.
Memasuki usia ke-10 tahun, Komunitas 1000 Guru Gorontalo diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, menumbuhkan semangat belajar generasi muda, serta memperkuat pendidikan karakter di berbagai wilayah pelosok Gorontalo. (mcgorontaloprov/mona/agnes/echin)





















