Headline.co.id, Siak ~ Penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Siak menunjukkan peningkatan signifikan selama triwulan pertama tahun 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Siak melaporkan bahwa total penerimaan mencapai Rp11.446.737.985 dari Januari hingga Maret.
Kepala Bidang Pajak Bapenda Siak, Jon Samora, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak. “Total penerimaan opsen PKB selama triwulan pertama ini menyentuh angka Rp11.446.737.985. Ini menjadi salah satu penopang utama PAD Kabupaten Siak,” ujar Jon Samora, Rabu (15/4/2026).
Jon Samora merinci bahwa realisasi penerimaan pada Januari sebesar Rp2.919.320.007, meningkat pada Februari menjadi Rp3.744.946.304, dan kembali melonjak pada Maret hingga Rp4.782.471.674. Menurutnya, peningkatan ini didorong oleh tingginya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
“Meningkatnya realisasi Pajak Kendaraan Bermotor ini karena didukung tingginya kesadaran masyarakat Siak taat bayar pajak. Tentu berdampak besar terhadap pendapatan daerah,” kata Jon Samora.
Ia menjelaskan bahwa opsen PKB merupakan pungutan tambahan atas pajak kendaraan bermotor yang dipungut bersamaan oleh pemerintah provinsi, namun menjadi hak pemerintah kabupaten/kota sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).
Seluruh hasil opsen tersebut, lanjutnya, dikembalikan ke daerah asal kendaraan terdaftar, termasuk Kabupaten Siak, dan dikelola oleh Bapenda untuk mendukung berbagai program pembangunan. “Dana opsen ini dikelola oleh Pemkab Siak melalui Bapenda dan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik,” ujar Jon Samora.
Pemanfaatan dana tersebut lain diarahkan untuk pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten, serta peningkatan keselamatan lalu lintas melalui pengadaan dan pemasangan rambu-rambu oleh Dinas Perhubungan. “Dana opsen ini kita arahkan untuk pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten, serta mendukung fasilitas keselamatan lalu lintas seperti rambu-rambu jalan melalui Dishub. Jadi manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Jon.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Siak. Pemerintah Kabupaten Siak optimistis sektor pajak kendaraan bermotor akan terus menjadi tulang punggung PAD, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap taat membayar pajak karena manfaatnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah.




















