Headline.co.id, Flores Timur ~ Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (8/4/2026) pukul 23.12 WIB. Gempa ini berdampak pada sejumlah wilayah di kabupaten tersebut. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur hingga Kamis (9/4/2026) pukul 17.00 WIB, lima desa dilaporkan terdampak akibat gempa ini.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa desa-desa yang terdampak adalah Desa Terong, Lamahala Jaya, Dawataa, dan Karing Lamalouk di Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara, serta Desa Motonwutun di Kecamatan Solor Timur. BNPB melaporkan bahwa sebanyak 215 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Di Desa Terong, terdapat 134 unit rumah dan dua fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Sementara itu, di Desa Lamahala Jaya, sebanyak 70 unit rumah dan empat fasilitas umum rusak. Di Desa Dawataa, enam unit rumah mengalami kerusakan, di Desa Karing Lamalouk satu unit rumah rusak, dan di Desa Motonwutun, empat unit rumah serta dua fasilitas umum dilaporkan rusak.
Akibat gempa ini, sekitar 1.100 jiwa terdampak, terdiri dari 670 jiwa di Desa Terong dan 430 jiwa di Desa Lamahala Jaya. Warga yang terdampak memilih untuk mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat atau mendirikan tenda di lokasi yang dianggap lebih aman. BPBD Kabupaten Flores Timur terus melakukan upaya penanganan darurat bencana. Tim BPBD telah berada di Pulau Adonara dan mengirimkan bantuan logistik serta peralatan dari Kota Larantuka untuk didistribusikan kepada warga yang terdampak.



















