Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat peran strategis Trantibumlinmas (Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026. Peringatan ini mengusung tema “Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan”, yang mencerminkan tekad bersama untuk menghadirkan stabilitas sosial, kepastian hukum daerah, serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ketenteraman dan ketertiban umum dipandang bukan hanya sebagai fungsi administratif, tetapi juga sebagai prasyarat utama bagi terciptanya iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Satpol PP dan Satlinmas memiliki peran penting dalam menegakkan peraturan daerah, menyelenggarakan ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk pengamanan kegiatan sosial-keagamaan dan penanganan kondisi darurat.
Dalam konteks kebencanaan, Satlinmas juga menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas, mulai dari tahap mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026), menegaskan, “Trantibumlinmas yang tangguh adalah fondasi dari pembangunan yang berkelanjutan. Peranan Satpol PP dibantu Satlinmas sangat dirasakan masyarakat terutama pada musibah bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tanpa kenal lelah, Satpol PP menjangkau daerah-daerah yang terisolir untuk turut mendistribusikan bantuan. Inilah kontribusi nyata, intinya jangan berjarak dengan rakyat,” imbuh Safrizal.
Melalui tema tersebut, diharapkan Satpol PP dan Satlinmas semakin profesional, modern, dan berintegritas dalam menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan penegakan Peraturan Daerah, penjaga stabilitas wilayah, sekaligus unsur pendukung dalam sistem penanggulangan bencana yang tangguh.








