Headline.co.id, Jakarta ~ Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, melakukan kunjungan ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta pada Rabu (25/02/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam pengelolaan arsip pertanahan di era digital.
Dalu Agung Darmawan menekankan pentingnya arsip sebagai tulang punggung pelayanan di Kementerian ATR/BPN. “Arsip menjadi penting untuk menjaga aset masyarakat sehingga kami perlu bantuan Bapak/Ibu sekalian soal bagaimana pengelolaannya,” ujarnya di hadapan Kepala ANRI, Mego Pinandito, dan jajaran yang menyambut kedatangannya.
Sekjen ATR/BPN menjelaskan bahwa masalah arsip sering kali menjadi pemicu sengketa pertanahan. Dengan banyaknya Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia, pengelolaan arsip menjadi lebih kompleks. “Ketika ada persoalan pertanahan, arsip kita kalau pengelolaannya tidak bagus, sering kali kita mencari dari sekian ribu berkas ternyata tidak ada. Ini soal sumber daya manusia (SDM) pengelola arsip. Apakah sistemnya atau memang kurang orangnya, ini yang perlu kita benahi,” tambah Dalu Agung Darmawan.
Transformasi digital menuju Sertipikat Elektronik menambah tantangan dalam pengelolaan arsip. Meskipun digitalisasi meningkatkan efisiensi dan keamanan data, dokumen fisik tetap memerlukan ruang penyimpanan dan berpotensi menumpuk jika tidak dikelola dengan baik.
Menanggapi hal ini, Kepala ANRI, Mego Pinandito, menyatakan kesiapan lembaganya untuk mendukung Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat tata kelola arsip. Jika tantangan utama berada pada aspek SDM, maka penguatan kapasitas menjadi solusi yang bisa segera dilakukan.
ANRI mengusulkan agar kurikulum kearsipan dimasukkan ke dalam pendidikan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Dengan demikian, calon aparatur pertanahan akan memiliki bekal tata kelola arsip sejak masa pendidikan. Selain itu, program magang di unit arsip juga dinilai bisa menjadi sarana pembelajaran praktis dengan pendampingan langsung dari ANRI.
ANRI juga membuka peluang dukungan dalam bentuk pendampingan teknis serta penambahan tenaga arsiparis sesuai kebutuhan. “Secara prinsip kami siap membantu dan akan terus berkoordinasi agar tata kelola arsip pertanahan semakin baik,” pungkas Mego Pinandito.
Dalam kunjungan ke Kantor ANRI ini, Sekjen ATR/BPN turut didampingi oleh Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan ATR/BPN, Awaludin, beserta sejumlah Pejabat Administrator di lingkungan ATR/BPN. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antarinstansi dalam mewujudkan sistem kearsipan pertanahan yang tertib, modern, dan akuntabel.





















