Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengusulkan penerapan modifikasi cuaca sebagai solusi strategis untuk mempercepat evakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini diambil berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pengoptimalan pencarian dan keselamatan warga terdampak.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wamendagri dalam keterangan resmi saat meninjau lokasi bencana pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bima Arya menegaskan bahwa modifikasi cuaca akan difokuskan di area terdampak untuk memastikan evakuasi berjalan optimal dan tim SAR dapat bekerja dengan aman. “Ini sesuai arahan presiden untuk memastikan tim di lapangan bisa bekerja aman dan warga terdampak mendapatkan perhatian penuh,” ujarnya.
Selain upaya teknis dalam pencarian, pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah penanggulangan berupa hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Dukungan logistik dan insentif sementara selama dua bulan juga dijamin untuk melindungi warga sembari menunggu solusi jangka panjang. “Koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah provinsi untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” kata Bima.
Di sisi operasional, evakuasi sempat mengalami kendala akibat medan yang sulit dan material longsor yang bercampur air. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, melaporkan bahwa operasi pencarian pada hari pertama sempat dihentikan sementara karena kondisi medan yang rawan. Hingga saat ini, tercatat sepuluh orang meninggal dunia, sembilan di antaranya ditemukan utuh, satu bagian tubuh, sementara 81 orang lainnya masih dalam pencarian.
Bencana longsor yang diduga dipicu oleh hujan deras pada dini hari tersebut telah memakan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat mencatat, kejadian itu terjadi di lereng Gunung Burangrang. Upaya modifikasi cuaca yang digalakkan diharapkan dapat menciptakan cuaca yang lebih kondusif, sehingga proses evakuasi dan pencarian korban yang masih hilang dapat dilakukan dengan lebih maksimal dan aman bagi seluruh pihak yang terlibat.


















