Headline.co.id, Jambi ~ Polda Jambi mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) pada Rabu (8/7/2026) untuk membahas strategi penanggulangan geng motor yang semakin meresahkan masyarakat. Acara ini dipimpin oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, dan dihadiri oleh Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait di Jambi. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aksi kekerasan geng motor yang telah menimbulkan korban jiwa.
Kapolda Jambi menekankan bahwa fenomena geng motor tidak bisa lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. “Berbagai aksi kekerasan seperti tawuran, penganiayaan, perusakan fasilitas umum, penyalahgunaan narkotika, hingga penyebaran teror melalui media sosial telah berkembang menjadi ancaman nyata terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolda Jambi. Ia menambahkan bahwa penegakan hukum harus diimbangi dengan edukasi dan pembinaan karakter untuk memberdayakan generasi muda.
Sinergi Lintas Sektoral
Rakor ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI, Kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai organisasi kepemudaan. Mereka sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanganan geng motor secara komprehensif. Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan bahwa aksi geng motor telah bergeser menjadi kejahatan jalanan terorganisir yang memerlukan penanganan tegas namun proporsional.
Peran Penting Edukasi dan Pengawasan
Korem 042/Garuda Putih menyoroti pentingnya pengawasan orang tua dan edukasi mengenai bahaya media sosial. Mereka juga menekankan perlunya penyediaan ruang kreativitas bagi remaja dan pembentukan program lintas sektoral. Gubernur Jambi mengapresiasi komitmen Polda Jambi dalam menjaga keamanan daerah dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi melalui pendekatan preventif, edukatif, dan humanis.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta Rakor menandatangani Deklarasi Pemberantasan Geng Motor di Provinsi Jambi. Deklarasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Provinsi Jambi. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyatakan bahwa Rakor ini merupakan titik awal penguatan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi ancaman geng motor yang telah berkembang menjadi persoalan sosial dan kriminalitas.














