Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

UGM Siapkan 550 Hunian Sementara dari Kayu Hanyut untuk Korban Banjir di Aceh

wahyu by wahyu
7 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
406 17
A A
0
UGM Siapkan 550 Hunian Sementara dari Kayu Hanyut untuk Korban Banjir di Aceh
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) memperluas pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Aceh dengan menargetkan 550 unit. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif awal yang telah membangun 100 unit huntara. Pemanfaatan kayu hanyut dipilih sebagai material utama untuk mempercepat proses pembangunan dan menyesuaikan dengan kondisi setempat. Langkah ini diambil untuk mengatasi kerusakan rumah warga yang meluas di berbagai wilayah terdampak, serta mendukung pemulihan hunian yang layak dan aman bagi para penyintas.

Ir. Ashar Saputra, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng, salah satu anggota tim UGM, menjelaskan bahwa kebutuhan akan 550 huntara ini didasarkan pada kerusakan parah yang dialami permukiman warga di Aceh. Di Desa Geudumbak, tercatat sekitar 430 rumah mengalami kerusakan berat hingga hancur. Dari jumlah tersebut, 330 unit huntara akan dibangun dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sementara 120 unit lainnya direncanakan untuk Aceh Tamiang dengan dukungan BNPB dan Kementerian Kehutanan. “Inisiatif ini bertujuan memindahkan penyintas dari tenda yang kurang layak ke rumah yang sehat, aman, dan dapat menjalankan fungsi sebagai rumah keluarga,” ujar Ashar pada Kamis (15/1).

Contents

  • 1. You might also like
  • 2. Sepertiga Remaja di Indonesia Hadapi Masalah Kesehatan Mental
  • 3. Kolaborasi Empat Kampus Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kesehatan Hewan di NTT

You might also like

Sepertiga Remaja di Indonesia Hadapi Masalah Kesehatan Mental

Sepertiga Remaja di Indonesia Hadapi Masalah Kesehatan Mental

30 July 2026
Kolaborasi Empat Kampus Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kesehatan Hewan di NTT

Kolaborasi Empat Kampus Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kesehatan Hewan di NTT

30 July 2026

Dalam pelaksanaan program ini, UGM bekerja sama dengan Rumah Zakat yang berperan sebagai donor dan mitra dalam penyediaan serta pelatihan tenaga tukang lokal. Skema kerja dirancang agar warga terdampak dapat terlibat aktif dalam proses pembangunan bersama pemilik rumah dan warga sekitar. Melalui pendekatan ini, roda ekonomi warga mulai bergerak kembali melalui skema uang lelah bagi para tukang. “Rumah Zakat mendukung pembentukan kelompok tukang yang bekerja bersama warga, sementara UGM berkontribusi melalui teknologi rumah yang aman, sehat, cepat dibangun, dan mudah dibuat,” jelas Ashar.

ADVERTISEMENT

Ashar menekankan pentingnya peran BNPB dan Kementerian Kehutanan dalam penyediaan kayu hanyut sebagai material utama. Kayu yang tersedia pascabencana dimanfaatkan agar tidak terbuang dan mengalami penurunan kualitas. Semakin cepat kayu diolah, semakin baik kualitas material yang dapat digunakan untuk hunian. “Harapannya pemanfaatan kayu bisa dipercepat karena jika terlalu lama dibiarkan, kayu berpotensi rusak meski sebagian masih dapat diselamatkan,” katanya.

Desain huntara berbasis kayu ini dirancang dengan ukuran 6 x 6 meter, mengakomodasi dua kamar tidur, satu ruang multifungsi, dan satu teras. Kebutuhan material kayu diperkirakan sekitar 4 meter kubik untuk rumah tanpa lantai panggung dan sekitar 5 meter kubik untuk rumah dengan lantai panggung. Material yang perlu didatangkan dari luar lokasi meliputi atap galvalum serta paku, baut, dan mur. “Sebisa mungkin material kayu diambil dari lokasi terdekat, sementara bahan pendukung lainnya disuplai dari luar,” ungkap Ashar.

Pembangunan satu unit hunian sementara dirancang agar dapat dilakukan secara efisien dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Satu rumah idealnya dikerjakan oleh enam orang yang terdiri dari dua tukang utama dan empat warga sebagai pembantu tukang. Pada tahap awal, waktu pengerjaan masih berkisar sekitar enam hari karena proses adaptasi di lapangan. “Seiring pelatihan dan pengalaman, kami optimistis target empat hari per unit dapat tercapai,” tutur Ashar.

Untuk mempercepat pembangunan, skema kerja paralel diterapkan melalui pembentukan 15 kelompok tukang. Dengan skema ini, 15 rumah dapat dibangun secara bersamaan dalam satu waktu. Warga lainnya berperan dalam pemotongan, pengolahan, dan distribusi kayu sesuai kebutuhan masing-masing unit. “Tenaga kerja dan alur suplai sudah disiapkan agar proses pembangunan dapat berjalan lebih lancar,” jelas Ashar.

Ashar menambahkan, antusiasme warga terdampak menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Setelah hampir 50 hari tinggal di tenda yang kurang nyaman dan kurang higienis, warga menyambut baik peluang untuk memiliki hunian yang lebih layak. Pada pembangunan rumah tahap awal, banyak warga datang melihat, bertanya, dan berharap segera mendapatkan rumah serupa. Penentuan prioritas penerima hunian dilakukan melalui musyawarah warga setempat dengan mempertimbangkan kondisi lansia, ibu hamil, anak-anak, serta keluarga yatim dan piatu. “Urutan pembangunan ditentukan melalui rembuk gampong agar bantuan tepat sasaran dan adil,” ucapnya.

Ke depan, Ashar menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemulihan pascabencana. Kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada hunian, tetapi mencakup air bersih, sanitasi, fasilitas kesehatan, dan pendidikan. Pemulihan infrastruktur dasar perlu berjalan seiring agar kesehatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. UGM mendorong agar setiap pihak yang terlibat dapat berkontribusi sesuai kebutuhan lapangan. “Hunian menjadi pintu masuk, tetapi fasilitas pendukung seperti sekolah dan layanan kesehatan juga perlu segera disiapkan,” tutup Ashar.

Di balik angka dan desain teknis, program pembangunan huntara ini menyimpan kisah kemanusiaan yang mendalam. Salah satunya dialami keluarga Misran yang terdiri dari lima anggota keluarga, dengan sang istri tengah hamil besar saat banjir melanda. Dalam kondisi darurat, mereka bertahan selama tiga hari tiga malam di atas pohon sawit hingga air surut. Kini, rumah Misran telah selesai dibangun dan sudah ditempati, sementara 18 rumah lainnya masih dalam tahap pembangunan di lokasi yang sama. “Waktu itu kami hanya berusaha bertahan, dan sekarang sudah bisa kembali tinggal bersama keluarga di rumah yang lebih aman,” ujar Misran.

Tags: Berita JogjaGadjahHeadlineJogjaUniversitas
ADVERTISEMENT
wahyu

wahyu

Related Stories

Sepertiga Remaja di Indonesia Hadapi Masalah Kesehatan Mental

Sepertiga Remaja di Indonesia Hadapi Masalah Kesehatan Mental

by Wawan
30 July 2026
0

Headline.co.id, Masa Remaja Adalah Fase Penting Dalam Kehidupan Manusia ~ di mana pertumbuhan fisik, emosional, sosial, dan kognitif terjadi secara...

Kolaborasi Empat Kampus Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kesehatan Hewan di NTT

Kolaborasi Empat Kampus Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kesehatan Hewan di NTT

by Lia
30 July 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Nusa Cendana (Undana)...

UGM Sediakan Gigi Tiruan untuk Buruh Pemetik Teh di Batang

UGM Sediakan Gigi Tiruan untuk Buruh Pemetik Teh di Batang

by Wawan
30 July 2026
0

Headline.co.id, Batang ~ Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) telah melaksanakan program pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bagi...

Deendarlianto Terima Penghargaan Tokoh Penggerak Energi Nasional

Deendarlianto Terima Penghargaan Tokoh Penggerak Energi Nasional

by Fajar
29 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Prof. Dr. Eng. Deendarlianto, S.T., M.Eng, seorang Guru Besar dari Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik...

Unesa Lakukan Studi Banding Pilrek dan Pengelolaan BPR ke UGM

Unesa Lakukan Studi Banding Pilrek dan Pengelolaan BPR ke UGM

by Lia
29 July 2026
0

Headline.co.id, Surabaya ~ Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Majelis Wali Amanat Universitas Negeri Surabaya...

UGM dan NTU Kolaborasi Pasang Panel Surya di Dusun Soropadan

UGM dan NTU Kolaborasi Pasang Panel Surya di Dusun Soropadan

by Aditya
29 July 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Nanyang Technological University (NTU) dari Singapura telah memasang lima unit Pembangkit Listrik...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gerakan ASRI Diterapkan di Berbagai Wilayah Indonesia

Gerakan ASRI Diterapkan di Berbagai Wilayah Indonesia

13 February 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan sambutan saat penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-VIII periode 2026–2028 antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan serikat pekerja di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Menaker Yassierli Ingatkan Pekerja Siap Hadapi AI, PKB Pupuk Kaltim Jadi Momentum Peningkatan Kompetensi

15 April 2026
Kemenhub Gelar Rampcheck untuk Bus Mudik Gratis Nataru 2025/2026

Kemenhub Gelar Rampcheck untuk Bus Mudik Gratis Nataru 2025/2026

23 December 2025
750 Pasukan Elite Polres Jakut Siap Amankan Pilkada 2024

Polres Jakut Kerahkan 750 Pasukan Kawal Pilkada 2024

14 August 2024
Penemuan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Dikonfirmasi Polda Sulsel

Penemuan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Dikonfirmasi Polda Sulsel

19 January 2026
Membongkar Rahasia Sakral: 17-8-45 dalam Paskibraka yang Menakjubkan

Formasi Sakral: Mengenal 17-8-45 dalam Paskibraka

10 August 2024
Gempa Magnitudo 3,4 Mengguncang Kupang, NTT

Gempa Magnitudo 3,4 Mengguncang Kupang, NTT

22 July 2026

Artikel Terbaru

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Lumajang, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Lumajang, Jawa Timur

31 July 2026
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Memberamo Tengah, Papua

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Memberamo Tengah, Papua

31 July 2026
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Pesisir Barat Lampung

31 July 2026
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Wilayah Wanokaka, NTT

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Wilayah Wanokaka, NTT

31 July 2026
Gempa Magnitudo 5,3 Mengguncang Sarmi, Papua

Gempa Magnitudo 5,3 Mengguncang Sarmi, Papua

31 July 2026
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

31 July 2026
Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Strategi Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla

Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Strategi Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla

31 July 2026

Popular Story

Petugas Polres Bantul, INAFIS, dan tenaga medis melakukan pemeriksaan terkait penemuan APM yang meninggal dunia di kawasan semak parit Sungai Opak, Dusun Sono, Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (27/7/2026). Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa

Warga Parangtritis Ditemukan Meninggal di Semak Parit Sungai Opak, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

by Hendrawan
27 July 2026
0

Highlight Berita Warga Parangtritis Ditemukan Meninggal di Semak Parit Sungai Opak, Polisi...

Read moreDetails

Bank Sumut dan Pemko Batam Kerja Sama Dukung Pinjaman UMKM Tanpa Bunga

Menkomdigi Meutya Hafid: Radikalisasi Digital Berubah Menjadi Kepedulian

Cuaca Besok Maluku Minggu 26 Juli 2026, Waspada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat

Bupati Siak Soroti Pentingnya Peran Daerah dalam Ketahanan Energi Nasional

Pengawasan Ketat Registrasi Kartu SIM Biometrik untuk Cegah Kecurangan

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Wilayah Jember, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Semarakkan Hari Jadi Pulang Pisau 2026

Penguatan Lumbung Sosial Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Sleman

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.