Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

Bolehkah Menikah Tanpa Cinta Karena Disuruh Orang Tua? Simak Hasil Bahtsul Masail NU

Fajar by Fajar
1 year ago
in Religi
Reading Time: 6 mins read
404 21
A A
0
Ketika Restu Orang Tua Tak Sejalan dengan Hati, Pandangan Islam soal Menikah

Ilustrasi gambar

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Bolehkah Menikah Tanpa Cinta Karena Disuruh Orang Tua? Simak Hasil Bahtsul Masail NU ~ Headline.co.id (Jakarta). Pertanyaan tentang boleh tidaknya menikah demi birrul walidain (berbakti kepada orang tua) meski tanpa rasa cinta atau kecocokan, menjadi bahasan menarik dalam forum edukasi Bahtsul Masail keislaman. Diskusi ini mengangkat dilema yang sering muncul di tengah masyarakat Muslim: antara ketaatan kepada orang tua dan kesiapan hati untuk membangun rumah tangga.

Contents

    • 0.1. Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya
    • 0.2. 15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
  • 1. Menikah: Antara Ibadah dan Kesiapan Hati
  • 2. Pandangan Ulama: Cinta Penting, Tapi Bukan Satu-Satunya
  • 3. Panduan Nabi SAW: Menikahlah Setelah Yakin dan Tertarik
  • 4. Birrul Walidain: Antara Ketaatan dan Kematangan Pilihan
  • 5. Ma‘ruf: Fondasi Moral dalam Rumah Tangga
  • 6. Kesimpulan: Menikah dengan Restu dan Kesadaran Diri
  • 7. Penutup

You might also like

momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

22 October 2026
Hari Santri Nasional 2026

15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

22 October 2026

Kasus seperti ini mencerminkan bagaimana Islam menempatkan keseimbangan antara perintah berbakti kepada orang tua dan kebebasan pribadi dalam memilih pasangan. Dalam konteks ini, para ulama memberikan pandangan komprehensif agar umat tidak terjebak pada keputusan emosional semata, melainkan berdasarkan hikmah dan maslahat jangka panjang.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Baca juga: Hukum Transaksi Jual Beli Online di Masjid: Antara Etika Ibadah dan Kebutuhan Digital Umat

Menikah: Antara Ibadah dan Kesiapan Hati

Menikah dalam Islam bukan sekadar perjanjian sosial, melainkan juga ibadah besar yang menuntut kesiapan lahir dan batin. Ustadz penjawab dalam rubrik Bahtsul Masail NU Online menegaskan bahwa keikhlasan hati terhadap pasangan adalah bagian penting dari keberhasilan pernikahan.

Taat kepada orang tua memang sangat mulia. Namun, jika pernikahan dijalankan tanpa adanya kecenderungan atau rasa nyaman terhadap calon pasangan, hal tersebut dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari. Rasa cinta memang bisa tumbuh seiring waktu, tetapi tidak ada jaminan hal itu selalu terjadi. Karena itu, Islam mendorong umatnya untuk tetap mempertimbangkan kesiapan hati sebelum memutuskan menikah.

Baca juga: Makna Sejati Tawakal: Islam Ajarkan Keseimbangan Antara Takdir dan Ikhtiar

Pandangan Ulama: Cinta Penting, Tapi Bukan Satu-Satunya

Imam Izzuddin Abdul Aziz bin Abdus Salam dalam kitab Al-Ghayah fi Ikhtishar an-Nihayah menulis bahwa setiap keputusan dalam rumah tangga, termasuk perceraian, harus memiliki dasar rasional dan maslahat. Beliau menegaskan, hilangnya rasa cinta dapat menjadi alasan sah bagi perceraian jika memang mengganggu keharmonisan.

“Talak itu terbagi menjadi sunni, bid‘i, makruh, dan mubah. Adapun yang mubah adalah talak karena alasan yang dapat diterima secara rasional, seperti munculnya rasa tidak cocok, kecurigaan, atau hilangnya cinta,” (Izzuddin Abdul Aziz bin Abdus Salam, Al-Ghayah fi Ikhtishar an-Nihayah, Beirut, 2016, Juz 5:575).

Pernyataan ini menunjukkan bahwa cinta memang memiliki tempat penting dalam rumah tangga, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Komitmen, tanggung jawab, dan sikap ma‘ruf (berbuat baik) justru menjadi penopang yang lebih kuat dalam mempertahankan hubungan suami istri.

Baca juga: Doa Sholat Taubat: Memohon Ampunan dan Kembali ke Jalan Allah

Panduan Nabi SAW: Menikahlah Setelah Yakin dan Tertarik

Rasulullah SAW juga memberikan panduan agar seseorang mempertimbangkan baik-baik calon pasangannya sebelum menikah. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian melamar seorang wanita, maka jika ia bisa melihat sesuatu darinya yang membuatnya tertarik untuk menikah, maka lakukanlah,” (HR. Abu Dawud).

Hadis ini menegaskan bahwa Islam tidak menghendaki umatnya menikah secara “buta perasaan”. Kecocokan, kenyamanan, dan niat yang jelas merupakan bagian penting dari pertimbangan syar’i. Dalam konteks ini, penanya diharapkan untuk tetap menimbang sisi ketertarikan terhadap calon pasangan yang direstui orang tua, tanpa mengabaikan kesiapan batin.

Baca juga: Syarat, Niat, dan Tata Cara Jamak Sholat dalam Perjalanan Jauh

Birrul Walidain: Antara Ketaatan dan Kematangan Pilihan

Imam Ahmad bin Hanbal dalam Al-Adab asy-Syar’iyyah menjelaskan bahwa jika orang tua memerintahkan anak untuk menikah karena khawatir akan terjerumus dalam dosa, maka perintah itu layak dipertimbangkan.

“Jika seseorang memiliki kedua orang tua yang memerintahkan menikah, maka aku perintahkan dia untuk menikah, terutama jika ia masih muda dan khawatir terjerumus dalam dosa,” (Ibnu Muflih al-Hanbali, Al-Adab asy-Syar’iyyah, Beirut, 1999: 461).

Namun, bila perintah menikah datang tanpa mempertimbangkan perasaan atau kecocokan, maka tidak ada kewajiban mutlak untuk menaatinya. Ketaatan kepada orang tua tidak berarti mengorbankan kebahagiaan dan keselamatan batin.

Baca juga: Sejarah Shalat dan Hikmah di Balik Waktu-Waktu Shalat

Umar bin Khaththab RA juga menegaskan bahwa cinta bukan satu-satunya pondasi rumah tangga.

“Tidak semua rumah tangga dibangun atas cinta, melainkan atas kehormatan dan Islam,” (Kanzul ‘Ummal, Beirut, 1989, Jilid XVI:783).

Pesan ini menegaskan pentingnya komitmen dan nilai-nilai agama sebagai dasar yang lebih kuat daripada sekadar rasa cinta yang fluktuatif.

Ma‘ruf: Fondasi Moral dalam Rumah Tangga

Al-Qur’an memerintahkan:

“Pergaulilah mereka (istri-istri kalian) dengan cara yang patut,” (QS. An-Nisa: 19).

Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah, makna ma‘ruf adalah berbuat baik, sopan, dan tidak menyakiti pasangan — baik ketika cinta masih membara maupun ketika mulai pudar. Sementara itu, Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya‘rawi menambahkan bahwa ma‘ruf merupakan bentuk komitmen moral yang lebih dalam dari sekadar cinta.

Baca juga: Hukum Mematikan HP Ketika Shalat: Batal atau Tidak ini Penjelasannya?

Dengan kata lain, cinta bisa datang dan pergi, tetapi ma‘ruf adalah niat untuk terus berbuat baik — inilah yang membuat rumah tangga bertahan dalam jangka panjang.

Kesimpulan: Menikah dengan Restu dan Kesadaran Diri

Berdasarkan kajian Bahtsul Masail ini, menikah demi berbakti kepada orang tua boleh saja, asalkan tidak mengorbankan kebahagiaan pribadi dan kesiapan hati. Jika hati belum siap, maka sebaiknya disampaikan dengan jujur dan penuh hormat kepada orang tua.

Berbakti tidak berarti meniadakan kehendak diri, tetapi mencari titik tengah antara ridha orang tua dan kesiapan pribadi. Umat Islam dianjurkan untuk berdoa dan melakukan istikharah agar Allah SWT memberikan petunjuk terbaik menuju keputusan yang membawa kebaikan dan maslahat bagi semua pihak.

Baca juga: Hukum Jual Jasa Kirim Doa atau Al-Fatihah dalam Islam: Antara Keikhlasan dan Kewajaran Upah

Karena pada akhirnya, pernikahan bukan hanya tentang siapa yang kita taati, tetapi bagaimana kita tumbuh bersama dalam ridha Allah SWT.

Penutup

Bahtsul Masail bukan sekadar forum diskusi hukum Islam, tetapi juga ruang edukatif yang membantu umat memahami masalah kehidupan dengan perspektif keilmuan, spiritualitas, dan kemanusiaan. Melalui pendekatan keilmuan para ulama, setiap keputusan hidup — termasuk urusan menikah — diharapkan tidak sekadar berdasarkan emosi, tetapi pada hikmah dan petunjuk Ilahi.

Wallahu a‘lam bish-shawab.

Baca juga: Tata Cara Sholat Jenazah: Hukum, Syarat, Rukun, Sunnah

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Bahtsul MasailHukum Menikah Demi RestuMenikah Tanpa Cinta

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Fajar

Fajar

Related Stories

momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan resmi pelaksanaan Hari Santri Nasional 2026 yang diperingati pada Kamis, 22 Oktober...

Hari Santri Nasional 2026

15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Santri Nasional 2026 diperingati pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai momentum mengenang perjuangan para ulama dan...

Cara Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Makna Lirik Sholawat Ya Khoiro Maulud, Pujian atas Kelahiran Nabi

by Hendrawan
1 September 2026
0

Makna lirik sholawat Ya Khoiro Maulud berpusat pada pujian atas kelahiran Nabi Muhammad. Simak konteks syair dan pesan utamanya dalam...

Ilustrasi gambar Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah: Asal Nama, Sejarah dan Tradisi Pengamalannya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Telusuri bacaan sholawat nariyah dari asal nama, jejak Syekh Ibrahim at-Tazi, tradisi pesantren, hingga variasi jumlah bacaan dalam pengamalannya.

Keutamaan dan lirik Sholawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah Arab, Latin dan Artinya, Lengkap Maknanya

by Hendrawan
1 September 2026
0

Bacaan sholawat nariyah lengkap Arab, Latin, arti, makna, dan konteks pengamalannya agar dipahami secara tepat tanpa klaim fadilah berlebihan.

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Muktamar NU 2026 resmi berakhir dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kapolri Dorong Penguatan Pelayanan Publik dalam Apel Kasatwil 2025

Kapolri Dorong Penguatan Pelayanan Publik dalam Apel Kasatwil 2025

25 November 2025
Musrenbang Sintang Fokus pada Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar

Musrenbang Sintang Fokus pada Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar

12 April 2026
: Pemkab Manggarai secara resmi menetapkan masa transisi darurat ke pemulihan pascagempa bumi selama 90 hari ke depan, terhitung mulai 29 September 2026, guna menuntaskan pekerjaan darurat dan merumuskan langkah rehabilitasi, Senin (28/9/2026).

Pemulihan Pascagempa Manggarai Berlanjut Selama Masa Transisi 90 Hari

29 September 2026
PSG Lolos ke Final Liga Champions Setelah Imbang dengan Bayern Munchen

PSG Lolos ke Final Liga Champions Setelah Imbang dengan Bayern Munchen

7 May 2026
kampus terbaik di jogja

Miliki 100 Lebih Kampus, Ini 10 Universitas di Jogja Yang Masuk Top Peringkat Dunia

11 September 2023
: Istimewa

Karhutla Riau Nihil, Kabut Asap Diduga Kiriman dari Sumsel

5 October 2026
Bagian depan mobil Honda HR-V ringsek parah usai terlibat tabrakan dengan sepeda motor di depan SPBU Gabusan, Timbulharjo, Sewon, Bantul

Kecelakaan Depan SPBU Gabusan, Pengendara Motor Luka Ringan Usai Tabrakan dengan Mobil HR-V

6 June 2025

Artikel Terbaru

Polres Pariaman Sita 360 Liter Biosolar Subsidi, Pria 69 Tahun Diamankan

Polres Pariaman Sita 360 Liter Biosolar Subsidi, Pria 69 Tahun Diamankan

29 October 2026
Mentan Amran: Kami Tindak Tegas Middle Man di Peternakan

Mentan Amran Tindak Tegas Middle Man di Peternakan

29 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Ajak Pelaku Bisnis Wisata Tiongkok Kembangkan Paket Wisata Labuan Bajo dan Bali

Kemenpar Dorong Paket Wisata Tiongkok ke Labuan Bajo dan Bali

29 October 2026
Sepang classics: the best of the Malaysian GP

MotoGP Malaysia: Lima Balapan Ikonik di Sepang

29 October 2026
Tingkatkan Penanganan Korban Kecelakaan, Korlantas Polri Gelar Pelatihan Mobil Road Accident Rescue

Pelatihan Mobil RAR Korlantas Polri Fokus Selamatkan Korban Kecelakaan

29 October 2026
Pemulihan Lingkungan di Sumatra Perlu Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat

Pemulihan Lingkungan di Sumatra Jadi Momentum Pascabencana 2025

29 October 2026
Pemprov Kalbar Dorong Aturan Perladangan yang Jelas dan Mudah Dipahami

Aturan Perladangan Kalbar Disiapkan untuk Cegah Karhutla

29 October 2026

Popular Story

Hadapi Borneo FC Kebugaran Pemain PSS Meningkat
Sepak Bola

PSS Sleman Siap Hadapi Borneo FC dengan Kebugaran Meningkat

by Ari Wibowo muhammad
27 October 2026
0

Headline.co.id ~ PSS Sleman menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ketujuh BRI...

Read moreDetails

Rakornas TPAKD 2026, Prabowo Sapa Wagub Gorontalo

Polda Sumbar Ungkap Modus Solar Subsidi dalam 37 Karung

Mengapa BEM UI Gelar Demo 28 Oktober 2026? Ini Lima Isu yang Disuarakan

Normalisasi Kali Baru, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Aksi Green Policing

Sudah Cek Bansos Kemensos tapi Nama Tidak Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Persebaya Tekuk Madura United 3-1, Tavares Puji Karakter Tim

Harga Emas Antam 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000, Selisih Harga Buyback Capai Rp205.000 per Gram

Operasi Patuh 2026 Fokus Cegah Kendaraan Melawan Arus

Rini Widyantini: Diplomasi Indonesia Bertumpu pada Institusi Kuat

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.