Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Rambut Basah Habis Kehujanan Tidak Otomatis Bikin Flu

Redaksi Jateng by Redaksi Jateng
2 hours ago
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Rambut Basah Habis Kehujanan Bikin Flu, Mitos atau Fakta?

Rambut Basah Habis Kehujanan Bikin Flu, Mitos atau Fakta? (Dok. Tribratanews)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id ~ Rambut basah setelah kehujanan tidak otomatis menyebabkan flu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Widya Khairunnisa. Penjelasan itu disampaikan untuk menjawab anggapan bahwa orang yang kehujanan hingga rambutnya basah kuyup pasti terserang flu. Dalam keterangan yang dikutip dari laman IPB University pada Senin (26/10/2026), Widya menjelaskan bahwa flu atau common cold disebabkan oleh virus, bukan air hujan maupun rambut basah. Karena itu, orang sehat tidak perlu khawatir selama rambut dibilas dengan air bersih dan segera dikeringkan.

Contents

  • 1. Rambut Basah karena Hujan Bukan Penyebab Flu
    • 1.1. Dokter Ingatkan Risiko Vape terhadap Cedera Paru-Paru
    • 1.2. Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumut Diminta Batasi Aktivitas
  • 2. Dampak Suhu Dingin dan Kualitas Air Hujan
  • 3. Risiko Tidur dengan Rambut Masih Basah

Rambut Basah karena Hujan Bukan Penyebab Flu

Widya mengatakan, mencuci rambut saat hujan deras pada dasarnya tidak berbahaya bagi orang yang sehat. Namun, ia mengingatkan pentingnya membilas tubuh dan rambut dengan air bersih setelah terkena hujan, kemudian mengeringkannya sesegera mungkin.

You might also like

Dokter Ingatkan Risiko Vape Terhadap Cedera Paru-Paru

Dokter Ingatkan Risiko Vape terhadap Cedera Paru-Paru

27 October 2026
Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumatera Utara Diimbau Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumut Diminta Batasi Aktivitas

26 October 2026

“Secara medis, keramas saat hujan deras pada dasarnya tidak berbahaya bagi orang yang sehat, selama setelahnya tubuh dibilas dengan air bersih dan rambut dikeringkan segera,” ujar Widya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, flu atau common cold merupakan infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Air hujan dan rambut basah bukan penyebab langsung seseorang terkena flu. Dengan demikian, kehujanan tidak serta-merta membuat seseorang mengalami penyakit tersebut.

Meski demikian, paparan suhu dingin dapat menimbulkan respons tertentu pada tubuh. Dalam kondisi dingin, pembuluh darah di kulit menyempit atau mengalami vasokonstriksi untuk mempertahankan panas tubuh. Respons ini dapat membuat seseorang menggigil dan merasa tidak nyaman.

Dampak Suhu Dingin dan Kualitas Air Hujan

Widya menjelaskan, udara dingin juga dapat memengaruhi mukosa atau lapisan lendir pada hidung dan saluran pernapasan. Kondisi tersebut berkaitan dengan mekanisme pembersihan mukosiliar, yakni sistem alami tubuh untuk membersihkan lendir dan kuman, serta imunitas lokal di hidung.

Selain suhu, kualitas air hujan juga perlu diperhatikan. Ketika berada di atmosfer, air hujan dapat berinteraksi dengan debu, polutan udara, mikroorganisme, dan berbagai zat lain. Partikel-partikel tersebut kemudian dapat menempel pada rambut dan kulit kepala.

“Dalam kondisi tertentu, paparan polutan berpotensi memicu stres oksidatif dan peradangan, meskipun penelitian yang secara langsung menghubungkan air hujan dengan gangguan rambut dan kulit kepala masih terbatas,” jelas Widya.

Karena itu, orang yang kehujanan disarankan membilas rambut dengan air bersih dan langsung mengeringkannya. Jika terkena hujan dalam waktu cukup lama, terutama di lingkungan yang penuh polusi, rambut sebaiknya dicuci menggunakan sampo untuk membersihkan partikel yang menempel.

Risiko Tidur dengan Rambut Masih Basah

Persoalan rambut basah tidak hanya berkaitan dengan hujan. Tidur dalam keadaan rambut masih basah juga dapat menimbulkan masalah. Spesialis kedokteran keluarga, Matthew Goldman, mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi karena jamur dan bakteri berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembap.

“Jika Anda membawa jamur atau bakteri (atau keduanya) pulang dan menaruhnya di bantal atau seprai Anda, ada kemungkinan mereka akan bertahan hidup dan berkembang biak,” tutur Goldman, dikutip dari Cleveland Clinic.

Ia menjelaskan, panas yang berulang dari kepala di bantal atau tubuh di kasur dan seprai, terutama ketika rambut masih basah, dapat mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri. Karena itu, rambut perlu dikeringkan sebelum tidur setelah dicuci atau terkena hujan.

Rambut basah juga lebih rentan mengalami kerusakan. Dalam kondisi basah, rambut dapat meregang hingga 30 persen dari panjang aslinya tanpa mengalami kerusakan. Namun, jika diregangkan lebih jauh melalui kegiatan menyisir, menyikat, atau mengikatnya, rambut dapat mengalami perubahan yang tidak bisa dipulihkan.

Kondisi tersebut dapat membuat rambut lebih mudah patah, tumbuh lebih lambat, atau tampak rusak dan kusam. Dengan demikian, rambut basah karena hujan bukan penyebab otomatis flu. Hal yang perlu dilakukan adalah membilas rambut dengan air bersih, mengeringkannya, serta menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Kesehatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Redaksi Jateng

Redaksi Jateng

Related Stories

Dokter Ingatkan Risiko Vape Terhadap Cedera Paru-Paru

Dokter Ingatkan Risiko Vape terhadap Cedera Paru-Paru

by Redaksi Jateng
27 October 2026
0

Headline.co.id ~ , Jakarta — Dokter mengingatkan masyarakat mengenai risiko vape terhadap cedera paru-paru dan gangguan sistem pernapasan. Peringatan itu...

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumatera Utara Diimbau Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumut Diminta Batasi Aktivitas

by Redaksi Jateng
26 October 2026
0

Headline.co.id ~ Masyarakat di wilayah Sumatera Utara diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Imbauan tersebut disampaikan...

Dokter Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Mengabaikan Gangguan Pencernaan

Gangguan Pencernaan Menetap Jangan Diabaikan, Ini Tandanya

by Redaksi Jateng
20 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan pencernaan yang berlangsung terus-menerus. Imbauan tersebut disampaikan pada 20 Oktober...

Kemenkes Wanti-Wanti Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

Kemenkes Ungkap Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

by Redaksi Jateng
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat mengenai bahaya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan mata. Paparan...

Ilustrasi proses produksi produk herbal melalui jasa maklon, mulai dari konsultasi, pemilihan bahan baku

Tahapan-Tahapan Produksi Melalui Jasa Maklon Herbal

by Hendrawan
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Memproduksi produk herbal sudah lebih mudah dibandingkan dulu karena ada jasa maklon herbal yang dapat membantu pelaku...

Ramai Pamer RHR Rendah, Apakah Tanda Jantung Lebih Sehat?

RHR Rendah Tak Selalu Berarti Jantung Lebih Sehat

by Redaksi Jateng
16 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Resting heart rate (RHR) atau detak jantung istirahat menjadi angka yang ramai dipamerkan karena dianggap menunjukkan kondisi...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemko Dumai Minta Dukungan Penanganan Banjir dalam RKPD Riau 2027

Pemko Dumai Minta Dukungan Penanganan Banjir dalam RKPD Riau 2027

20 February 2026
Kemendikdasmen Laksanakan Simulasi dan Gladi Bersih Nasional untuk TKA 2026

Kemendikdasmen Laksanakan Simulasi dan Gladi Bersih Nasional untuk TKA 2026

5 March 2026
Dwi Honey Mariska dari Aceh Lolos ke O2SN Nasional 2026

Dwi Honey Mariska dari Aceh Lolos ke O2SN Nasional 2026

20 July 2026
Prakiraan Cuaca Jawa Selasa, 11 Agustus 2026 Cek Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Serang

Cuaca Besok Jawa Selasa, 11 Agustus 2026: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang hingga Surabaya

10 August 2026
Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Pasar Modal

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Pasar Modal

3 February 2026
: Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Foto: BPS

BPS Jelaskan Desil DTSEN Sebagai Alat Ukur Relatif Kesejahteraan Keluarga

27 August 2026
Viral Dugaan Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar, Disdik Ungkap Kronologi dan Beri Klarifikasi

Viral Dugaan Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar, Disdik Ungkap Kronologi dan Beri Klarifikasi

28 September 2026

Artikel Terbaru

Kecelakaan Pagi di Gamping Sleman, Mitsubishi SS Tabrak Dua Mobil hingga Rugi Rp50 Juta

Kronologi Kecelakaan 3 Mobil di Jembatan Kaliabu Sleman, Berawal dari Mitsubishi Hilang Kendali

28 October 2026
Emas juga tetap memiliki risiko fluktuasi harga

Mau Beli Emas Antam 1 Gram Hari Ini? Simak Harga Setelah Pajak

28 October 2026
Angka ini merupakan potensi kerugian apabila emas dijual pada harga buyback 28 Oktober 2026

Beli Emas Antam Januari 2026 dan Dijual Hari Ini, Potensi Ruginya Capai 21 Persen

28 October 2026
Jual Emas Antam di Atas Rp10 Juta Kena Pajak, Begini Cara Menghitungnya

Harga Emas Antam 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000, Selisih Harga Buyback Capai Rp205.000 per Gram

28 October 2026
konser YE LIVE IN JAKARTA tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi penggemar Kanye West

Tak Hanya Atta Halilintar, Ini Deretan Artis Indonesia yang Nonton Konser Kanye West di GBK

28 October 2026
Atta Halilintar memberikan kejutan iPhone terbaru kepada Aurel Hermansyah. Pasangan ini juga menjadi sorotan saat menonton konser Kanye West di GBK.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Jadi Sorotan, dari Kejutan iPhone hingga Nonton Konser Kanye West

28 October 2026
polisi siapkan rekayasa lalu lintas Sudirman-Thamrin. Simak jalur rawan macet dan skema pengalihan arus

Demo Hari Ini di Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sudirman-Thamrin

28 October 2026

Popular Story

Perkuat Tata Kelola Badan Hukum, Ditjen Bimas Katolik Amankan Aset Pertanahan Gereja
Pemerintah

Ditjen Bimas Katolik Percepat Sertifikasi Aset Tanah Gereja

by Saddam
24 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama memperkuat tata...

Read moreDetails

Baru 3 dari 286 Depot Air Minum Bogor Kantongi SLHS

Dinsos Pohuwato Matangkan Sosialisasi Program Perlinsos

Kemenhub Kawal Hak Penumpang dan Evakuasi KMP Batumandi

Operasi Patuh 2026 Utamakan Kesadaran, Bukan Jumlah Tilang

2.000 Personel Amankan Laga Persija vs Arema di Bekasi

MoU Project Badr, Indonesia Gandeng Qatar, Turki, dan Pakistan

PERSIB Hadapi Garudayaksa dengan Persiapan Satu Hari

Pemprov Kalbar Dorong Pesantren Cetak Santri Berdaya Saing

Ditjen Pesantren Dibentuk, Pemerintah Perkuat Kualitas Pesantren

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.