Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

25 dari 27 Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar, Bapanas Ungkap Temuan Mengejutkan

Saddam by Saddam
2 hours ago
in Berita
Reading Time: 5 mins read
410 13
A A
0
pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi

pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap temuan serius terkait kualitas beras fortifikasi yang beredar di Indonesia setelah 25 dari 27 merek yang diperiksa dinyatakan tidak memenuhi standar. Temuan tersebut menjadi perhatian pemerintah menyusul adanya ketidaksesuaian kandungan gizi dengan informasi pada kemasan, termasuk kandungan mineral zinc yang berlebihan. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Brigadir Jenderal Polisi Hermawan, mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Menindaklanjuti temuan laboratorium itu, Bapanas mengambil langkah penanganan melalui perintah penghentian produksi, penarikan produk dari peredaran, serta pencabutan izin terkait pelanggaran.

Contents

    • 0.1. Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun
    • 0.2. Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045
  • 1. Bapanas Ungkap Kandungan Zinc Berlebih dalam Beras Fortifikasi
  • 2. Lima Merek Beras Fortifikasi Masuk Penyidikan Bareskrim
  • 3. Harga Beras Fortifikasi Disorot, Potensi Kerugian Capai Rp89 Triliun
  • 4. Bapanas Perintahkan Penarikan Produk Bermasalah

Persoalan beras fortifikasi tersebut menjadi sorotan karena produk yang seharusnya membantu melengkapi kebutuhan gizi masyarakat justru ditemukan memiliki ketidaksesuaian mutu dan kandungan nutrisi. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya produk dengan kandungan zinc yang melebihi ketentuan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.

You might also like

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026
Hari Santri 2026 Peringatan Ke-12

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

22 October 2026

Selain masalah kandungan gizi, Bapanas juga menemukan dugaan praktik perdagangan beras fortifikasi dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan biaya produksinya. Kondisi tersebut memunculkan dugaan kerugian konsumen yang secara nasional diperkirakan dapat mencapai Rp89 triliun.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Bapanas Ungkap Kandungan Zinc Berlebih dalam Beras Fortifikasi

Hermawan menjelaskan bahwa salah satu temuan penting dari pemeriksaan laboratorium adalah ketidaksesuaian kandungan mineral zinc pada produk yang diuji.

Menurutnya, kandungan mineral yang berlebihan perlu menjadi perhatian karena dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan apabila dikonsumsi dalam dosis tinggi.

“Hasil pemeriksaan lab itu khusus zinc, itu melebihi 120 persen. Sedangkan batas normalnya harusnya hanya 40 miligram zinc yang harus dikonsumsi oleh manusia normal per hari,” ujar Hermawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Hermawan menerangkan bahwa konsumsi zinc berlebihan dalam jangka pendek berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pencernaan.

“Yaitu dalam waktu singkat dia bisa mual, muntah, sakit perut, diare, pusing,” katanya.

Sementara itu, konsumsi zinc dalam dosis tinggi secara terus-menerus juga berpotensi menghambat penyerapan tembaga dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat memicu anemia hingga gangguan saraf.

Temuan laboratorium tersebut menjadi perhatian karena beras fortifikasi merupakan produk pangan yang diperkaya vitamin atau mineral tertentu. Penambahan zat gizi seharusnya dilakukan dengan komposisi yang sesuai agar produk memberikan manfaat sebagaimana diinformasikan kepada konsumen.

Meski demikian, potensi gangguan kesehatan akibat kelebihan zinc tidak serta-merta membuktikan bahwa masyarakat yang mengonsumsi produk tersebut telah mengalami gangguan kesehatan.

Lima Merek Beras Fortifikasi Masuk Penyidikan Bareskrim

Dari persoalan ketidaksesuaian standar beras fortifikasi yang ditemukan Bapanas, lima merek produksi PT DTA kini menjadi objek penyidikan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Kelima merek tersebut meliputi Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Suhasto, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan berdasarkan sampel yang diambil petugas Bapanas bersertifikasi.

“Jadi, kelima merek tersebut dilakukan pengambilan sampel oleh petugas pengambil contoh dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) RI yang telah memiliki sertifikasi dan dilakukan pengujian laboratorium dengan hasil bahwa kelima merek tersebut mutu dan kandungan gizinya ini tidak sesuai dengan label pada kemasan,” kata Suhasto dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2026).

Atas hasil pemeriksaan tersebut, Bapanas melaporkan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen kepada Bareskrim Polri.

Penyidik kemudian meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan setelah menemukan sedikitnya dua alat bukti.

Sebanyak 12 saksi telah diperiksa, termasuk pihak pelapor dari Bapanas, Direktur PT DTA, serta Kepala Produksi PT DTA.

Dalam proses pengungkapan perkara, polisi turut menyita 1.194 kemasan beras dengan berat keseluruhan mencapai 6.405 kilogram. Nilai beras yang dijadikan barang bukti diperkirakan sebesar Rp155,29 juta.

Penyidik juga menyita satu lini mesin penggilingan dan produksi beras atau rice milling unit yang diperkirakan bernilai Rp1 miliar.

Meski proses hukum telah memasuki tahap penyidikan, Bareskrim belum menetapkan tersangka.

“Ini untuk penetapan tersangka belum, belum,” ujar Suhasto.

Harga Beras Fortifikasi Disorot, Potensi Kerugian Capai Rp89 Triliun

Selain ketidaksesuaian kandungan gizi, Bapanas menyoroti dugaan praktik penjualan beras medium atau premium dengan klaim sebagai beras fortifikasi yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi.

Hermawan menjelaskan bahwa proses fortifikasi dilakukan dengan menambahkan kernel khusus yang mengandung vitamin atau zat gizi tertentu ke dalam beras.

Menurut perhitungan ahli yang disampaikan Bapanas, beras medium seharga Rp13.500 per kilogram hanya membutuhkan tambahan biaya sekitar Rp1.000 untuk proses fortifikasi dengan komposisi satu persen kernel.

Dengan demikian, perkiraan harga setelah penambahan zat gizi menjadi Rp14.500 per kilogram.

“Artinya dengan beras medium yang dia jual, yang dia klaim premium, harusnya Rp13.500 tambah Rp1.000, itu harusnya jualannya Rp14.500. Tetapi fakta yang didapat di lapangan, harganya rata-rata Rp23.000 sampai Rp57.000. Jadi keuntungannya besar sekali,” tutur Hermawan.

Berdasarkan perhitungan nasional yang mempertimbangkan harga penjualan, jumlah penduduk, dan barang yang beredar, Bapanas memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat dugaan praktik tersebut mencapai Rp89 triliun.

Namun, angka itu masih merupakan estimasi nasional yang disampaikan Bapanas, bukan nilai kerugian yang telah dibuktikan secara hukum dalam perkara lima merek yang sedang disidik.

Bapanas Perintahkan Penarikan Produk Bermasalah

Menanggapi hasil pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi, Bapanas mengambil langkah penanganan terhadap 25 merek yang ditemukan tidak memenuhi standar.

Langkah tersebut mencakup perintah penghentian produksi, penarikan produk dari peredaran, dan pencabutan izin yang berkaitan dengan pelanggaran.

“Kita memerintahkan juga dalam surat dari Bapanas ke Deputi 3, isinya bahwa selain mencabut izin juga menarik dari peredaran. Dan yang ketiga adalah menghentikan produksi. Itu yang kita kirim surat ke daerah,” kata Hermawan.

Penanganan terhadap produk bermasalah tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari pangan yang kandungan gizinya tidak sesuai dengan informasi pada label kemasan.

Sementara itu, Bareskrim Polri masih mendalami dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan lima merek beras fortifikasi yang menjadi objek penyidikan.

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago, menyampaikan bahwa pengungkapan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian melindungi masyarakat dari dugaan praktik perdagangan pangan yang berpotensi merugikan konsumen.

Hingga perkara diungkap pada Rabu (21/10/2026), belum ada tersangka yang ditetapkan. Penyidikan masih berlanjut untuk memastikan pihak yang harus mempertanggungjawabkan dugaan pelanggaran tersebut sesuai dengan ketentuan hukum.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Badan Pangan NasionalBeras FortifikasiDirektur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polrikandungan mineral zincLima Merek Beras Fortifikasilima merek produksi PT DTA

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan berpihak kepada blok kekuatan tertentu maupun bergabung dengan...

Hari Santri 2026 Peringatan Ke-12

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Santri Nasional 2026 diperingati pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai momentum mengenang perjuangan ulama dan santri...

Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan Indonesia selama dua tahun pertama pemerintahannya yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik,...

Sebanyak 25 dari 27 Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar

Waspada Kandungan Zinc Berlebih pada Beras Fortifikasi, Bapanas Ungkap Risiko Kesehatannya

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengingatkan masyarakat terhadap potensi risiko kesehatan akibat kandungan mineral zinc berlebihan pada produk...

Bapanas Perintahkan Penghentian Produksi dan Penarikan Beras

Skandal Beras Fortifikasi, Bapanas Perkirakan Potensi Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat dugaan penyimpangan perdagangan beras fortifikasi di Indonesia mencapai...

25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Kasus Beras Fortifikasi: 25 Merek Tak Penuhi Standar, Bareskrim Usut Kandungan Gizi dan Dugaan Kerugian Rp89 Triliun

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dugaan ketidaksesuaian kandungan gizi beras fortifikasi dengan informasi pada label kemasan menjadi perhatian serius Badan Pangan Nasional...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: Istimewa

Pemkab Banyuwangi Berikan Insentif untuk Guru Rohani Lintas Agama

9 September 2026
: Kominfo Lumajang/Anam (Istimewa)

Pendampingan Ekspor Gratis bagi UMKM Kerajinan Lumajang

24 September 2026
: Meneladani nilai-nilai pengorbanan para pejuang kemerdekaan menjadi komitmen penting dalam memperkuat jiwa pengabdian dan pelayanan publik. Pemerintah Kapanewon Moyudan menggelar ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan, Rabu (13/8/2026).

Kapanewon Moyudan Adakan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

14 August 2026
Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0

Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Maroko 2-0

10 July 2026
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

28 January 2026
: Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambud.i - Foto: Mc.Pekanbaru-

Pemko Pekanbaru Tawarkan Layanan VCT Gratis untuk Pengidap HIV/AIDS

14 August 2026
Portugal dan Meksiko Bermain Imbang Tanpa Gol di Laga Uji Coba

Portugal dan Meksiko Bermain Imbang Tanpa Gol di Laga Uji Coba

30 March 2026

Artikel Terbaru

momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

22 October 2026
Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Perlu Pendampingan Berkelanjutan

22 October 2026

Polda Jateng Ungkap Judi Togel, 10 Tersangka Ditangkap

22 October 2026
Hari Santri Nasional 2026

15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

22 October 2026
Menag: Jaga Keamanan dan Privasi Data Adalah Bagian dari Ukhuwah

Keamanan Data Pribadi Jadi Fokus IPLS 2026 di Masjid Istiqlal

22 October 2026
Walisson Maia Tak Mau Cari Alasan dan Ajak Alihkan Fokus Laga Berikutnya di Kandang

Arema FC Kalah 1-5 dari Persija, Walisson Maia Minta Maaf

22 October 2026
Berita Terkini

Pelajar Sambas Diajak Bijak Bermedia Digital dan Tolak Narkoba

22 October 2026

Popular Story

Kalah dari ASIOP, Persebaya U-13 Tetap Melaju ke Semifinal
Sepak Bola

Persebaya U-13 Lolos Semifinal meski Kalah dari ASIOP

by Saddam
19 October 2026
0

Headline.co.id ~ Persebaya U-13 memastikan tiket semifinal Putaran Nasional Piala Soeratin 2026...

Read moreDetails

Pembatasan Akses Digital Anak hingga Usia 16 Tahun

Transaksi Judi Online Turun Lebih dari 80 Persen pada Kuartal I 2025

Program Sungai Lestari Diluncurkan untuk Jaga Mangrove Bali

314 Ribu Kasus ISPA Melanda Wilayah Karhutla, Lebih dari 70 Ribu Balita Jadi Korban

Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh 14 Persen, Kemkomdigi Perkuat Inovasi

PSS U16 Menang 3-0 atas PSM, Tetap Waspadai Laga Kedua

Pendidikan Kader Ulama Bireuen Hadapi Tantangan Zaman

Arema FC Kalah 1-5 dari Persija, Walisson Maia Minta Maaf

InaSkills 2026 Jaring Talenta untuk Kompetisi Keterampilan Global

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.