Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong kolaborasi dengan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) untuk memperluas promosi digital produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi ekonomi lokal. Upaya tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam rapat paripurna di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (19/10/2026). Kolaborasi itu diarahkan untuk mengenalkan produk lokal kepada masyarakat di dalam dan luar daerah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Indah menyampaikan hal tersebut saat memberikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang. Menurut dia, pemanfaatan teknologi digital perlu berjalan bersama penguatan kapasitas pelaku usaha dan pemberdayaan kelompok untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Promosi Digital UMKM Lumajang Perlu Diperluas
Indah mengatakan, peningkatan kemampuan produksi dan pengelolaan usaha belum cukup untuk mengembangkan UMKM. Produk lokal juga membutuhkan strategi komunikasi dan pemasaran agar dapat dikenal oleh calon konsumen di luar daerah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Penguatan kapasitas pelaku usaha dan pemberdayaan kelompok perlu didukung dengan promosi yang lebih luas. Dengan begitu, produk lokal Lumajang memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal masyarakat dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Indah.
Karena itu, Pemkab Lumajang mendorong penyebarluasan informasi mengenai berbagai potensi ekonomi daerah. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, UMKM, hingga industri kreatif.
Dalam upaya memperluas jangkauan informasi, KIM didorong berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perangkat daerah, pelaku UMKM, dan berbagai pihak lainnya. KIM diharapkan membantu mengenalkan produk serta potensi usaha masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi digital.
Konten Kreatif Harus Akurat
Promosi digital dapat dilakukan melalui infografis, visualisasi data, video, dan berbagai konten kreatif lainnya. Materi tersebut dapat menampilkan keunggulan produk serta potensi usaha masyarakat sehingga informasi mengenai produk lokal lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Namun, Indah menekankan bahwa penyajian informasi harus tetap memperhatikan akurasi dan validitas. Menurutnya, informasi yang menarik perlu disertai gambaran yang benar mengenai produk maupun potensi daerah yang dipromosikan.
“Potensi daerah, termasuk produk UMKM, perlu dikemas dan disampaikan melalui informasi yang menarik, kreatif, serta akurat. Kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi produk lokal,” katanya.
Penekanan terhadap akurasi tersebut menjadi bagian penting dalam promosi digital UMKM Lumajang. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan pengenalan terhadap produk, tetapi juga memberikan gambaran yang valid mengenai potensi ekonomi daerah.
Pemberdayaan Kelompok Usaha
Selain memperluas promosi, Pemkab Lumajang memberikan perhatian pada pemberdayaan kelompok usaha. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi masyarakat.
Indah menyebut penguatan kapasitas usaha dan pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan tidak berhenti pada peningkatan pengenalan produk, tetapi juga dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Kerja sama perangkat daerah, KIM, pelaku UMKM, dan berbagai pihak diharapkan mendukung pengembangan usaha lokal. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan potensi unggulan Lumajang kepada masyarakat di dalam maupun luar daerah.
Melalui penguatan promosi digital dan pemberdayaan pelaku usaha, Pemkab Lumajang berupaya membuka peluang pengembangan pasar UMKM. Keberhasilan upaya tersebut dapat dievaluasi berdasarkan jangkauan pemasaran, perkembangan penjualan, dan keberlanjutan usaha.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















