Highlight Berita:
Headline.co.id, Nagoya ~ Karateka Indonesia Leica Al Humaira Lubis memastikan medali perunggu nomor kumite +68 kilogram putri pada debutnya di Asian Games 2026. Atlet asal Sumatera Utara itu mengamankan podium setelah mengalahkan wakil Kyrgyzstan, Begimai Orozalieva, dengan skor telak 6-1 di Toyohashi Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu 20 September 2026. Hasil tersebut diraih setelah Leica harus melalui perebutan tempat ketiga menyusul kekalahan tipis di semifinal. Keberhasilannya bangkit pada pertandingan penentuan membuat penampilan perdana Leica di pesta olahraga terbesar Asia langsung menghasilkan medali.
Perunggu tersebut menjadi hasil penting bagi Leica yang baru pertama kali tampil di Asian Games. Perjalanan menuju podium tidak berlangsung mudah karena karateka berusia 22 tahun itu sebelumnya mempunyai peluang mencapai partai final setelah berhasil menembus babak semifinal kumite +68 kg putri.
Leica Bangkit setelah Kalah Tipis di Semifinal
Pada babak semifinal, Leica berhadapan dengan karateka Thailand Maneevan Butsuwan. Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir dengan selisih satu angka. Leica harus mengakui keunggulan Butsuwan setelah duel tersebut ditutup dengan skor 3-4.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kekalahan itu menutup peluang Leica untuk melaju ke pertandingan final. Namun, hasil semifinal belum mengakhiri perjuangannya karena ia masih memiliki kesempatan memperoleh medali melalui pertandingan perebutan tempat ketiga.
Situasi tersebut membuat Leica harus segera mengalihkan fokus setelah gagal melewati semifinal. Kesempatan berikutnya menjadi penentu apakah debutnya di Asian Games 2026 dapat berakhir dengan tempat di podium.
Menang Telak 6-1 atas Begimai Orozalieva
Dalam laga perebutan medali perunggu, Leica menghadapi Begimai Orozalieva dari Kyrgyzstan. Berbeda dengan pertarungan semifinal yang berjalan ketat, Leica mampu tampil lebih solid dan mengendalikan pertandingan saat menghadapi Orozalieva.
Leica kemudian menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 6-1. Selisih lima angka tersebut memastikan karateka Indonesia itu menempati posisi ketiga nomor kumite +68 kg putri dan membawa pulang medali perunggu dari penampilan pertamanya di Asian Games.
Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan Leica untuk segera bangkit setelah kekalahan tipis dari Butsuwan. Setelah hanya terpaut satu poin pada semifinal, ia mampu menghasilkan kemenangan dengan margin yang lebih besar dalam pertandingan berikutnya untuk memastikan medali.
Debut Asian Games Berbuah Medali
Asian Games 2026 merupakan penampilan pertama Leica di ajang olahraga tingkat Asia tersebut. Pada debutnya, ia tidak hanya berhasil melewati sejumlah pertandingan hingga mencapai semifinal, tetapi juga menuntaskan kompetisi dengan medali perunggu.
Pencapaian itu diperoleh melalui perjalanan yang memperlihatkan dua situasi berbeda. Leica sempat berada satu langkah dari final sebelum kalah 3-4, kemudian memperoleh kesempatan lain melalui perebutan peringkat ketiga dan memanfaatkannya dengan kemenangan 6-1.
Hasil di Toyohashi Gymnasium tersebut menempatkan Leica di podium nomor kumite +68 kg putri. Bagi atlet berusia 22 tahun tersebut, capaian itu menjadi catatan penting karena diraih langsung pada kesempatan pertamanya bertanding di Asian Games.
Melanjutkan Catatan Impresif sejak SEA Games 2025
Medali di Asian Games 2026 juga melanjutkan catatan Leica dalam penampilan perdananya di ajang multievent. Sebelum tampil di Aichi, ia telah menjalani debut di SEA Games 2025 pada nomor yang sama, kumite +68 kg putri.
Pada SEA Games 2025, Leica mencatat hasil lebih tinggi dengan merebut medali emas. Catatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kompetitifnya sebelum tampil untuk pertama kali di Asian Games setahun kemudian.
Dengan demikian, dua penampilan debut Leica di ajang multievent menghasilkan medali. Setelah meraih emas pada SEA Games 2025, karateka asal Sumatera Utara itu kembali naik podium dengan membawa pulang perunggu dari Asian Games 2026 melalui kemenangan 6-1 pada laga perebutan tempat ketiga.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















