Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Mancanegara

Naskah Injil Ethiopia yang Dijarah Pasukan Inggris Picu Sengketa Pengembalian Artefak

Hendrawan by Hendrawan
1 hour ago
in Mancanegara
Reading Time: 6 mins read
410 13
A A
0
Naskah Injil Ethiopia yang Dijarah Pasukan Inggris Picu Sengketa Pengembalian Artefak

Naskah Injil Ethiopia yang Dijarah Pasukan Inggris Picu Sengketa Pengembalian Artefak. Sumber: aljazeera.com

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Rare Ethiopian manuscript stolen by British forces triggers restitution row menjadi fokus utama berita ini; Gondarine Gospel yang dijarah pasukan Inggris dari Ethiopia pada 1868 kembali muncul dalam katalog penjualan dengan harga 250.000.
  • Ethiopian Heritage Authority meminta naskah itu ditarik dan dikembalikan dengan alasan moral dan etika.
  • Inlibris menolak klaim kewajiban restitusi karena menilai tidak terdapat dasar hukum yang mewajibkan pemilik saat ini menyerahkan naskah tersebut.
  • Naskah berbahasa Ge'ez itu memiliki 235 ilustrasi dan diperkirakan dibuat antara 1730 hingga 1734 di Gondar.
  • Sejumlah pihak mendorong solusi melalui negosiasi, donasi, pinjaman jangka panjang, atau bentuk pengelolaan bersama.

Headline.co.id, Jakarta ~ Sebuah naskah Injil kuno Ethiopia yang dijarah pasukan Inggris dari koleksi Kaisar Tewodros II pada 1868 memicu sengketa kepemilikan setelah kembali muncul dalam katalog penjualan hampir 160 tahun kemudian. Gondarine Gospel tercantum di antara buku langka terkait Abu Dhabi International Book Fair dengan harga 250.000 dolar AS, mendorong otoritas Ethiopia meminta benda bersejarah itu ditarik dan dikembalikan. Permintaan tersebut didasarkan pada alasan moral dan etika karena naskah itu diketahui berasal dari penjarahan Magdala. Namun, Inlibris, pedagang buku langka berbasis di Wina yang mencantumkan naskah atas nama pemilik pribadi, menyatakan tidak ada dasar hukum yang mewajibkan restitusi.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS
    • 1.2. Polisi Afrika Selatan Selidiki Kematian 9 Perempuan, Kempton Park Diperketat
  • 2. Ethiopia Minta Gondarine Gospel Dikembalikan
  • 3. Naskah Bersejarah dari Perpustakaan Kaisar Tewodros
  • 4. Inlibris Menilai Tidak Ada Dasar Hukum Restitusi
  • 5. Penjarahan Magdala dan Perjalanan Naskah
  • 6. Peluang Penyelesaian melalui Negosiasi

Kasus tersebut kembali membuka perdebatan mengenai nasib ribuan artefak Ethiopia yang masih berada di luar negeri serta tanggung jawab pemilik dan pedagang benda budaya terhadap koleksi yang diketahui diperoleh melalui penjarahan pada masa konflik. Perselisihan juga menjadi bagian dari perdebatan global mengenai pengembalian benda budaya Afrika yang selama puluhan hingga ratusan tahun berada di museum maupun koleksi pribadi di negara-negara Barat.

You might also like

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

18 September 2026
Polisi Afrika Selatan Selidiki Kematian 9 Perempuan, Kempton Park Diperketat

Polisi Afrika Selatan Selidiki Kematian 9 Perempuan, Kempton Park Diperketat

18 September 2026

Ethiopia Minta Gondarine Gospel Dikembalikan

Kepala Ethiopian Heritage Authority, Abebaw Ayalew, mengirim surat kepada Inlibris untuk meminta naskah tersebut tidak diperjualbelikan. Ia menilai pedagang seni mempunyai tanggung jawab moral ketika asal-usul sebuah benda telah diketahui berkaitan dengan penjarahan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
'Ada dasar moral yang jelas bagi pedagang seni untuk menghindari penjualan benda-benda yang telah diketahui diperoleh melalui penjarahan,' tulis Abebaw Ayalew.

Abebaw juga menyatakan keterlibatan pedagang ternama dalam transaksi benda yang dipersoalkan asal-usulnya dapat menimbulkan persoalan etika dan risiko reputasi. Otoritas Ethiopia karena itu meminta Gondarine Gospel dikembalikan berdasarkan pertimbangan moral meskipun status hukumnya diperdebatkan.

Naskah Bersejarah dari Perpustakaan Kaisar Tewodros

Gondarine Gospel merupakan naskah berlapis kulit mengilap dengan pola emas yang rumit. Naskah tersebut ditulis dalam bahasa Ge'ez, bahasa Semitik Selatan kuno, serta memuat 235 ilustrasi yang menggambarkan Injil Lukas dan Yohanes dengan warna merah, hijau, dan kuning. Naskah itu diperkirakan dipesan dan dibuat antara 1730 hingga 1734 di Gondar.

Profesor sejarah seni Universitas Aksum, Abreha Kiros, menilai nilai Gondarine Gospel tidak hanya berasal dari kaitannya dengan Kaisar Tewodros. Menurut dia, naskah tersebut penting untuk mempelajari budaya manuskrip Ethiopia, sastra Ge'ez kuno, serta tradisi seni Gondar yang pernah dikenal melalui karya seni dan arsitekturnya.

'Ini bukan sekadar buku agama tua, dan signifikansinya juga tidak seharusnya hanya dikaitkan dengan Kaisar Tewodros,' kata Abreha Kiros.

Kiros menambahkan bahwa naskah tersebut juga terkait dengan salah satu periode menyakitkan dalam sejarah Ethiopia. Menurut dia, ketiadaan mekanisme hukum yang jelas tidak serta-merta menghilangkan dasar untuk melakukan dialog maupun membahas pengembalian benda budaya tersebut.

Inlibris Menilai Tidak Ada Dasar Hukum Restitusi

Inlibris menolak permintaan Ethiopian Heritage Authority dengan alasan tidak terdapat dasar hukum untuk restitusi. Perusahaan itu berpendapat tidak ada aturan yang berlaku pada masa sebelumnya yang dapat menjadi dasar untuk mewajibkan pengembalian benda budaya hasil penjarahan dalam konflik, sehingga pemilik naskah saat ini dinilai tidak berkewajiban menyerahkannya.

Kepala Inlibris Hugo Wertscherk tidak mengungkap identitas kolektor yang memiliki Gondarine Gospel. Ia mengatakan penyerahan naskah kepada pemerintah Ethiopia tanpa persetujuan pemilik akan bertentangan dengan kewajiban hukum perusahaan terhadap pemilik tersebut.

'Tentu saja saya ingin melihat semua manuskrip ini kembali kepada pemilik yang berhak, tetapi saya tidak membuat hukum. Saya hanya seorang pengusaha,' kata Wertscherk.

Wertscherk juga membantah bahwa Inlibris berusaha menjual naskah tersebut di Abu Dhabi International Book Fair. Menurut dia, manuskrip itu hanya dicantumkan sebagai bagian dari tampilan. Pernyataan ini berbeda dengan kemunculan Gondarine Gospel dalam katalog yang mencantumkan harga 250.000 dolar AS.

Penjarahan Magdala dan Perjalanan Naskah

Kaisar Tewodros memerintah Ethiopia sejak 1855 hingga meninggal pada 1868 dalam Pertempuran Magdala. Dalam masa pemerintahannya, ia mengumpulkan berbagai benda berharga untuk perpustakaan kekaisaran yang oleh sejumlah sejarawan disebut sebagai museum modern pertama Ethiopia.

Pada pertengahan 1860-an, Tewodros meminta dukungan Ratu Victoria ketika kekuasaannya menghadapi tekanan dari Kekaisaran Ottoman yang berkembang dan para penguasa lokal pesaing. Setelah tidak memperoleh tanggapan, Tewodros menahan diplomat Inggris dan tindakan itu kemudian memicu perang.

Pada 9 April 1868, sebanyak 13.000 tentara yang dikirim dari India Britania menyerbu istana Tewodros di Magdala dan mengalahkan sekitar 4.000 tentaranya. Tewodros memilih menembak dirinya sendiri daripada menyerah. Setelah itu, pasukan Inggris menjarah Magdala dan membawa berbagai artefak, termasuk rambut Tewodros dan Gondarine Gospel.

Komandan Inggris Robert Napier mengambil Gondarine Gospel. Naskah itu kemudian berpindah melalui sejumlah perwira kolonial Inggris dan museum di Inggris sebelum akhirnya masuk ke tangan kolektor pribadi sekitar satu dekade lalu. Ribuan benda lain yang berasal dari Magdala dan periode berbeda juga masih berada di luar Ethiopia.

Peluang Penyelesaian melalui Negosiasi

Di tengah meningkatnya tuntutan pengembalian artefak Afrika, sejumlah negara termasuk Inggris, Jerman, Prancis, dan Belgia telah melakukan pengembalian permanen atau menyepakati skema pinjaman sementara untuk sejumlah benda budaya. Pada Mei, Inggris mengembalikan sehelai rambut yang diyakini milik Kaisar Tewodros serta sepotong kain yang diyakini berlumuran darahnya kepada Ethiopia.

Wertscherk mengatakan Inlibris terbuka terhadap dialog dan bersedia mempertimbangkan penyelesaian melalui harga khusus, tetapi keputusan akhirnya berada pada pemilik sah manuskrip. Ia menyatakan perusahaan siap mempertimbangkan proposal pembelian serius dari institusi, tetapi tidak menerima premis bahwa restitusi merupakan kewajiban.

Sejarawan Inggris Alula Pankhurst, yang pertama kali memberi tahu otoritas Ethiopia mengenai kemunculan manuskrip tersebut, membantah tudingan bahwa komunikasi pemerintah Ethiopia bersifat mengancam. Ia menyatakan surat dari Ethiopian Heritage Authority disampaikan secara sopan dan posisi Ethiopia adalah naskah yang jelas diketahui dijarah seharusnya lebih dahulu ditarik sebelum negosiasi dilanjutkan.

Kiros mendorong kedua pihak memilih jalur konstruktif. Menurut dia, penyelesaian tidak harus dilakukan secara konfrontatif dan dapat berbentuk pengembalian melalui negosiasi, donasi, pinjaman jangka panjang, pengelolaan bersama, atau kesepakatan lain yang diterima kedua pihak.

'Yang penting adalah negara dan komunitas tempat benda budaya itu berasal diperhitungkan secara serius dalam menentukan masa depannya,' kata Kiros.
Tags: Artefak EthiopiaEthiopiaGondarine GospelInlibrisKaisar Tewodros IIMagdalaRestitusi Artefak

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

by Hendrawan
18 September 2026
0

Kosovo bergabung dengan pasukan stabilisasi Gaza. Analis menilai hubungan dengan AS dan Israel menjadi faktor penting dalam kebijakan Pristina.

Polisi Afrika Selatan Selidiki Kematian 9 Perempuan, Kempton Park Diperketat

Polisi Afrika Selatan Selidiki Kematian 9 Perempuan, Kempton Park Diperketat

by Hendrawan
18 September 2026
0

Polisi Afrika Selatan menyelidiki kematian sembilan perempuan di sekitar Johannesburg dan membandingkan pola untuk mencari keterkaitan antarkasus.

Irlandia Kembali Boikot Eurovision 2027 karena Keikutsertaan Israel

Irlandia Kembali Boikot Eurovision 2027 karena Keikutsertaan Israel

by Hendrawan
18 September 2026
0

Irlandia kembali boikot Eurovision 2027 karena keikutsertaan Israel. RTE menyoroti krisis Gaza, sementara penyelenggara menghormati keputusan itu.

Serangan Saudi-Houthi Meningkat, Sedikitnya Lima Orang Tewas termasuk Tiga Anak

Serangan Saudi-Houthi Meningkat, Sedikitnya Lima Orang Tewas termasuk Tiga Anak

by Hendrawan
18 September 2026
0

Serangan Saudi-Houthi meningkat dan menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk tiga anak, di tengah sengketa klaim drone menuju Mekkah.

Misi PBB Sebut Serangan AS di Iran Berpotensi Jadi Kejahatan Perang

Misi PBB Sebut Serangan AS di Iran Berpotensi Jadi Kejahatan Perang

by Hendrawan
18 September 2026
0

Misi PBB menilai dua serangan AS di Iran yang menewaskan 178 warga sipil berpotensi menjadi kejahatan perang dan menyoroti pelanggaran...

Raja Charles III Ingatkan Pemimpin Industri AI soal Bahaya Eksistensial

Raja Charles III Ingatkan Pemimpin Industri AI soal Bahaya Eksistensial

by Hendrawan
18 September 2026
0

Raja Charles III memperingatkan pemimpin industri AI soal bahaya eksistensial dan meminta keselamatan menjadi inti pengembangan teknologi.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polda Bali Selidiki Kasus Kekerasan Seksual Terhadap WNA Australia

Polda Bali Selidiki Kasus Kekerasan Seksual Terhadap WNA Australia

28 March 2026
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah yang sedang dibangun di Kedon, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Jumat (27/2/2026). Seorang pria berinisial WM (42) ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik saat memasang tiang lampu penerangan.

Pria di Bambanglipuro Bantul Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Tiang Lampu di Rumah Baru

27 February 2026
Memahami 76 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok

Memahami 76 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok

13 April 2026
Tiko Teguh Duga Penipuan Ratusan Juta Rupiah Akan Kandas

Tiko Yakin Dugaan Penipuan Rp6,9 Miliar Akan Terhenti

13 August 2024
Kolaborasi Fenomenal: NEIGHBORHOOD x Clarks Originals Hadirkan Koleksi Memukau

Kolaborasi Ikonik: NEIGHBORHOOD dan Clarks Originals dalam Koleksi Baru yang Menakjubkan

13 August 2024

Bantahan Yasonna Laoly Terkait Polemik Pembebasan Narapidana Koruptor

5 April 2020

Lakukan Pencegahan, Kirim Barang Lewat Kereta Tak Perlu Takut Virus Corona

27 March 2020

Artikel Terbaru

: Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI Desa Tirta Sari Kecamatan Toili

Banggai Siapkan 15.000 Hektare Sawah untuk Panen hingga November

18 September 2026
:

Pengelolaan Hutan dan Lahan di Pontianak Utamakan Pencegahan Karhutla

18 September 2026
GIIAS Semarang 2026 Digelar 30 September, Merek Kendaraan Baru Ramaikan Muladi Dome UNDIP

GIIAS Semarang 2026 Digelar 30 September, Merek Kendaraan Baru Ramaikan Muladi Dome UNDIP

18 September 2026
: Mendes PDT, Yandri Susanto, bersama Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menerima audiensi Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi di ruang kerja. (foto: Humas Kemendes PDT)

Kemendes PDT dan Kopassus Percepat Pembangunan Desa Bengkulu

18 September 2026
BMW Uji iX5 Hydrogen, Target Jarak Tempuh 750 Km dan Isi Bahan Bakar Kurang dari 5 Menit

BMW Uji iX5 Hydrogen, Target Jarak Tempuh 750 Km dan Isi Bahan Bakar Kurang dari 5 Menit

18 September 2026
Beri Dampak Nyata, Ini Pengelola Zakat dan Wakaf Penerima Anugerah Ekosistem Berdaya Kemenag 2026

Daftar Penerima Anugerah Ekosistem Berdaya Kemenag 2026

18 September 2026
Kapolri Minta Personel Berprestasi Dapat Pengembangan Karier

Kapolri Minta Personel Berprestasi Dapat Pengembangan Karier

18 September 2026

Popular Story

GIIAS Bandung 2026 Berakhir, Mazda hingga Toyota Raih Favorite Booth Pilihan Pengunjung
Otomatif

GIIAS Bandung 2026 Berakhir, Mazda hingga Toyota Raih Favorite Booth Pilihan Pengunjung

by Hendrawan
18 September 2026
0

GIIAS Bandung 2026 berakhir dengan penghargaan pilihan pengunjung. Mazda, Changan, Daihatsu, Toyota,...

Read moreDetails

Polisi Tangkap Pria Diduga Aniaya Pemuda di Warmindo Pleret, Korban Juga Diancam Airsoft Gun

Marc Marquez Samai Poin Jorge Martin Usai Menang di Misano

Revisi UU Ketenagakerjaan Diminta Perkuat Pelindungan Buruh

MTQ Nasional XXXI Semarang Libatkan 10.867 Peserta Lintas Agama

Telkomsel dan MAP Kolaborasi, Pelanggan Dapat Akses Penawaran Fashion hingga Kuliner

Green Waqf Kemenag Sasar Ekonomi Umat dan Lingkungan

Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Campak, Laporan Wajib 24 Jam

Dompet Digital Menipis di Akhir Bulan? Gali Potensi Isi Saldo dari Sisa Pulsa

Forsekdesi Sumenep Perkuat Kepedulian Sosial lewat Santunan Anak Yatim

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.