Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Transportasi

MRT Jakarta Kembangkan TOD dan Placemaking, Event Kawasan Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp200 Miliar

Saddam by Saddam
42 minutes ago
in Transportasi
Reading Time: 8 mins read
397 26
A A
0
MRT Jakarta Bidik Kota Tua dan Glodok

MRT Jakarta Bidik Kota Tua dan Glodok (Dok Foto Radar Banyuwangi)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ PT MRT Jakarta (Perseroda) memperluas pengembangan kawasan berorientasi transit atau transit-oriented development (TOD) melalui konsep placemaking untuk menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sekitar stasiun. Strategi tersebut dikembangkan setelah aktivitas kawasan Blok M menunjukkan potensi ruang transit menjadi pusat kegiatan masyarakat, perdagangan, komunitas, hingga penyelenggaraan event. MRT Jakarta selanjutnya membidik kawasan Kota Tua dan Glodok seiring pembangunan jaringan kereta menuju wilayah tersebut.

Contents

    • 0.1. MRT Jakarta Ungkap Efek Ganda Placemaking, Transaksi Rp10 Miliar Bisa Berdampak Rp50 Miliar
    • 0.2. Strategi MRT Jakarta Hidupkan Kawasan, Efek Ekonomi Event Bisa Tembus Rp200 Miliar
  • 1. Placemaking Ciptakan “Ruang Ketiga” di Sekitar Stasiun
  • 2. Blok M Jadi Contoh Pengembangan Kawasan
  • 3. Event Kawasan Diperkirakan Beri Efek Berganda
  • 4. Event GBK Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp200 Miliar
  • 5. Kota Tua dan Glodok Jadi Pengembangan Berikutnya
  • 6. Stasiun Thamrin Diproyeksikan Jadi Titik Pertemuan Jalur MRT
  • 7. Bisnis Non-Tiket Perluas Sumber Pendapatan MRT Jakarta
  • 8. Pengguna Transportasi Publik Jakarta Disebut Hampir 24 Persen

Division Head Business Planning and Expansion Division MRT Jakarta, R Samuel Ryan Pradipta Pranowo, mengatakan pengembangan kawasan tidak cukup berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik. Menurut dia, MRT Jakarta ingin menciptakan kawasan yang mempunyai karakter, identitas, aktivitas, serta keterikatan dengan masyarakat agar tetap hidup setelah pembangunan selesai.

You might also like

Placemaking Jadi Penggerak Ekonomi Kawasan

MRT Jakarta Ungkap Efek Ganda Placemaking, Transaksi Rp10 Miliar Bisa Berdampak Rp50 Miliar

14 September 2026
MRT Jakarta memperluas basis ekonomi di luar layanan transportasi

Strategi MRT Jakarta Hidupkan Kawasan, Efek Ekonomi Event Bisa Tembus Rp200 Miliar

14 September 2026

Konsep tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi MRT Jakarta untuk memperluas bisnis di luar layanan transportasi. Perusahaan mulai mengembangkan pendapatan non-tiket melalui TOD, retail, layanan digital, pariwisata, event, kolaborasi komunitas, hingga sejumlah layanan yang berkaitan dengan perkeretaapian.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Lalu kami juga mengembangkan bisnis TOD, area di sekitar stasiun, yang salah satunya Blok M tadi. Dan mudah-mudahan segera area Kota Tua, itu akan kami revitalisasi juga,” ujar Samuel dalam paparan bertajuk “Mengembangkan Kawasan sebagai Platform Kolaborasi dan Aktivasi” pada rangkaian MRTJ Fellowship Program 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Placemaking Ciptakan “Ruang Ketiga” di Sekitar Stasiun

Samuel menjelaskan, placemaking merupakan konsep tata kota yang diarahkan untuk menciptakan “ruang ketiga”, yakni tempat masyarakat beraktivitas di luar rumah dan tempat tujuan utama, seperti kantor.

“Ruang ketiga ini sebetulnya tempat kita sehari-hari setelah rumah dan tempat tujuan kita. Jadi setelah kita dari rumah ke kantor, apa nih ruang ketiga supaya kita bisa mengekspresikan diri,” jelas Samuel.

Menurut dia, keberadaan ruang ketiga membuat suatu kawasan tidak hanya berfungsi secara fisik. Sebuah tempat perlu memiliki karakter dan pengalaman tertentu sehingga masyarakat merasa nyaman sekaligus mempunyai ketertarikan emosional terhadap kawasan tersebut.

“Placemaking ini sebetulnya kata kuncinya a sense of place-nya. Jadi suatu tempat itu harus punya suatu makna atau suatu tema, dan harus inklusif, bisa untuk siapa pun,” katanya.

Prinsip inklusivitas menjadi salah satu faktor yang ditekankan MRT Jakarta dalam pengembangan kawasan. Artinya, kawasan tidak hanya ditujukan bagi kelompok masyarakat dengan daya beli tinggi, tetapi dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok.

“Jadi suatu tempat itu harus punya suatu makna atau suatu tema dan harus inklusif, bisa untuk siapapun tidak cuma untuk kaum segmen menengah ke atas, namun menengah ke bawah juga. Dia harus inklusif untuk semua masyarakat,” tegas Samuel.

Blok M Jadi Contoh Pengembangan Kawasan

Blok M menjadi salah satu contoh penerapan konsep tersebut. MRT Jakarta mengembangkan identitas kawasan sebagai urban youth hub atau pusat aktivitas anak muda perkotaan.

Kawasan yang sebelumnya sempat kehilangan keramaian itu kemudian kembali menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat, termasuk sebagai lokasi nongkrong, kegiatan kreatif, kuliner, retail, dan berbagai agenda komunitas.

Pendekatan serupa, menurut Samuel, dapat ditemukan di Tokyo, Jepang, di mana sejumlah kawasan mempunyai identitas berbeda. Akihabara, misalnya, dikenal dengan budaya anime dan barang hobi, sedangkan Shinjuku mempunyai karakter kuat sebagai kawasan perdagangan dan pusat perbelanjaan modern.

“Banyak pelaku placemaking kini bergerak untuk menciptakan kawasan dengan suatu jiwa. Jadi tidak cuma membentuk kawasan, tapi di situ harus punya tema dan daya tarik uniknya,” ujar Samuel.

Event Kawasan Diperkirakan Beri Efek Berganda

Selain membangun identitas kawasan, placemaking dinilai dapat menghasilkan efek ekonomi yang lebih luas.

Berdasarkan studi Stanford University yang dirujuk MRT Jakarta, kegiatan ekonomi kreatif dan MICE di kawasan placemaking diperkirakan memiliki multiplier effect sekitar empat hingga lima kali dibandingkan nilai ekonomi kegiatan utamanya.

Dengan perhitungan tersebut, kegiatan dengan transaksi Rp10 miliar berpotensi menciptakan perputaran ekonomi kawasan sekitar Rp40 miliar hingga Rp50 miliar.

“Pemprov DKI yang menilai dampak dari placemaking ini sebetulnya tidak hanya di kegiatannya, kawasannya, tapi dalam satu kawasan itu transaksinya meningkat seberapa besar,” tutur Samuel.

Dampak tersebut dapat berasal dari beragam aktivitas lanjutan. Pengunjung sebuah event, misalnya, tidak hanya mengeluarkan uang untuk membeli tiket, tetapi juga menggunakan transportasi, membeli makanan, berbelanja, hingga menginap di hotel.

Samuel menyebut salah satu festival yang mencakup satu kawasan diperkirakan menghasilkan dampak ekonomi Rp20 miliar hingga Rp30 miliar selama kegiatan berlangsung.

“Salah satu event festival yang mencakup satu kawasan, kami sudah interpolasi sehingga kurang lebih dampaknya itu sekitar Rp20 miliar sampai Rp30 miliar saat festival itu terjadi,” katanya.

Event GBK Berpotensi Gerakkan Ekonomi hingga Rp200 Miliar

Efek ekonomi diperkirakan lebih tinggi untuk kegiatan berskala besar di kawasan yang sudah memiliki ekosistem perdagangan, pusat perbelanjaan, hotel, dan destinasi wisata yang kuat.

Samuel mencontohkan Gelora Bung Karno (GBK). Menurut estimasi yang disampaikan MRT Jakarta berdasarkan riset dan data yang digunakan perusahaan, satu event berskala besar di kawasan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi sekitar Rp70 miliar hingga Rp100 miliar.

“GBK itu karena levelnya event internasional, bahkan bisa Rp70-100 miliar di satu event GBK stadion utama. Kalau artisnya luar negeri lebih besar lagi karena satu tiket konsernya itu udah mahal, menginapnya di hotel mewah, pergi ke mall, bahkan bisa sekitar Rp200 miliar,” ungkap Samuel.

Ia mengatakan dampak tersebut dapat meningkat apabila sebuah acara menghadirkan pengunjung dari luar negeri.

“Kalau melibatkan pengunjung dari luar negeri, itu mungkin bisa berlipat lagi efeknya, sekitar Rp200 miliar. Angkanya kurang lebih begitu berdasarkan riset dan data yang ada. Jadi besar sebenarnya buat pendapatan Jakarta,” katanya.

Angka tersebut merupakan estimasi dampak ekonomi kawasan, sehingga tidak seluruhnya menjadi pendapatan langsung MRT Jakarta. Perputaran ekonomi juga dapat dinikmati sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, pariwisata, hingga pelaku usaha kecil.

MRT Jakarta menyebut jumlah UMKM yang menjadi tenant di berbagai ruang yang dikelolanya telah mendekati 500.

Kota Tua dan Glodok Jadi Pengembangan Berikutnya

Setelah Blok M, MRT Jakarta menyiapkan pengembangan konsep placemaking di kawasan Kota Tua dan Glodok.

Samuel mengatakan karakter sejarah kawasan akan tetap dipertahankan. Identitas warisan kolonial, pecinan, perdagangan, serta karakter Glodok sebagai kawasan elektronik akan menjadi bagian dari konsep pengembangan.

“Heritage Chinatown-nya, Little Amsterdam-nya itu tidak hilang, tapi tetap areanya akan dibuat hidup dengan kombinasi retail, komunitas, dan lain sebagainya,” katanya.

Menurut Samuel, pengalaman berinteraksi secara langsung dengan produk elektronik juga masih dapat menjadi daya tarik kawasan Glodok di tengah berkembangnya transaksi digital.

“Kalau mau beli sound system, mau nyoba suaranya dulu, nah ini yang kembali ke humanity tadi,” ujarnya.

MRT Jakarta telah memetakan karakteristik kawasan di sekitar rencana stasiun. Pengembangan TOD perusahaan mencakup radius sekitar 800 meter dari stasiun.

“Kita sudah memetakan karakteristik stasiun di saat membuat jalur baru. TOD kami, kan, cakupannya 800 meter, itu sebetulnya sudah terpetakan masing-masing daerah itu karakteristiknya apa,” ungkap Samuel.

Stasiun Thamrin Diproyeksikan Jadi Titik Pertemuan Jalur MRT

Pengembangan konsep kawasan juga akan mengikuti perluasan jaringan MRT Jakarta, baik koridor Utara-Selatan maupun Timur-Barat.

Untuk jalur Timur-Barat, kepastian lokasi sejumlah stasiun masih dalam pembahasan bersama Kementerian Perhubungan. Sementara itu, pembangunan koridor Utara-Selatan Fase 2A dan 2B juga terus dikembangkan.

Samuel menyebut Stasiun Thamrin akan menjadi titik pertemuan jalur Timur-Barat dan Utara-Selatan sehingga berpotensi mempunyai karakter kawasan yang berbeda.

“Thamrin ini cukup unik, karena ini stasiun sentralnya MRT, jadi nanti Timur-Barat, Utara-Selatan, crossing-nya di situ, dan ini campuran budaya karena mungkin orang Jaksel ketemu orang Jakarta Utara, nanti Jakbar dan Jaktim mulai ketemu nih di tengah,” jelasnya.

Identitas suatu kawasan, lanjut Samuel, tidak bisa dibuat permanen tanpa memperhatikan perubahan perilaku masyarakat. Tren dapat berubah dalam kurun lima hingga 10 tahun sehingga konsep placemaking perlu terus diperbarui agar tetap relevan.

“Biasanya tren lebih cepat terdeteksi di luar, karena di luar negeri pembiayaannya itu lebih cepat, untuk mengeluarkan anggaran untuk mengembangkan konsep baru biasanya mereka nggak terlalu perhitungan,” tuturnya.

Bisnis Non-Tiket Perluas Sumber Pendapatan MRT Jakarta

Pengembangan TOD dan placemaking juga menjadi bagian dari strategi Business Beyond Normal yang dijalankan MRT Jakarta.

Melalui strategi tersebut, bisnis perusahaan tidak hanya bertumpu pada transportasi, iklan, dan retail di dalam stasiun. Ruang bisnis diperluas melalui layanan first mile-last mile, pengembangan kawasan, tenant, pembayaran digital, pariwisata, event, kolaborasi komunitas, hingga jasa konsultasi perkeretaapian.

Sepanjang 2025, PT MRT Jakarta mencatat pendapatan Rp1,5 triliun atau meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan dan Manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) Risa Olivia menyebut pertumbuhan pendapatan didorong peningkatan jumlah pengguna sekaligus kontribusi dari bisnis non-tiket.

Pada periode 2021-2025, pendapatan tiket atau farebox MRT Jakarta tercatat memiliki rata-rata pertumbuhan 50,4 persen per tahun. Sementara pertumbuhan rata-rata pendapatan perusahaan secara keseluruhan berada pada kisaran 2,3 persen per tahun.

Sumber pemasukan MRT Jakarta berasal dari tiket, subsidi pemerintah, serta pendapatan non-farebox. Karena itu, pengembangan kawasan menjadi salah satu instrumen untuk memperluas basis bisnis perusahaan di luar perjalanan kereta.

Pengguna Transportasi Publik Jakarta Disebut Hampir 24 Persen

Di tengah perluasan jaringan dan kawasan, Samuel mengatakan tingkat penggunaan transportasi publik di Jakarta juga mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.

Menurut data yang disampaikan MRT Jakarta, tingkat adopsi transportasi publik naik dari sekitar 16 persen menjadi hampir 24 persen.

“Adopsi transportasi publik di Jakarta saat ini sudah hampir 24 persen, cukup menggembirakan karena dalam 3 tahun terakhir itu dari 16 persen naik ke 24 persen, sudah hampir seperempat penduduk,” ungkap Samuel.

Peningkatan penggunaan transportasi publik dinilai tidak hanya berpengaruh terhadap kemacetan. Penghematan waktu dan biaya perjalanan juga dinilai dapat meningkatkan ruang konsumsi masyarakat untuk kebutuhan lainnya.

“Meningkatnya kualitas hidup sebenarnya berawal dari transportasi, karena transportasi menghemat waktu, uang untuk spending yang lain bersama keluarga dan lain-lain, itu juga bisa menggerakan perekonomian,” ujarnya.

Karena itu, MRT Jakarta menempatkan pengembangan kawasan yang inklusif sebagai salah satu prinsip dalam pengembangan TOD dan placemaking.

“Itu memang akan selalu dijaga oleh MRT, bahwa kami adalah placemaking yang inklusif. Prinsip utamanya di MRT juga bahwa semua segmen harus diakomodasi, no one left behind,” tandas Samuel.

Melalui pendekatan tersebut, stasiun MRT tidak lagi diarahkan hanya sebagai titik naik, turun, dan perpindahan moda. Kawasan di sekitarnya dikembangkan menjadi ruang aktivitas masyarakat sekaligus ekosistem ekonomi yang menghubungkan transportasi, perdagangan, komunitas, UMKM, pariwisata, dan kegiatan gaya hidup.

Tags: berita jakartaDivision Head Business Planning and Expansion Division MRT JakartaKota Tua dan GlodokPerserodaPlacemakingPT MRT Jakartatransit-oriented development

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Placemaking Jadi Penggerak Ekonomi Kawasan

MRT Jakarta Ungkap Efek Ganda Placemaking, Transaksi Rp10 Miliar Bisa Berdampak Rp50 Miliar

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkap potensi efek berganda dari pengembangan kawasan berbasis placemaking di sekitar stasiun dan...

MRT Jakarta memperluas basis ekonomi di luar layanan transportasi

Strategi MRT Jakarta Hidupkan Kawasan, Efek Ekonomi Event Bisa Tembus Rp200 Miliar

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ PT MRT Jakarta (Perseroda) mendorong pengembangan kawasan sekitar stasiun melalui konsep transit-oriented development (TOD) dan placemaking untuk...

MRT Jakarta menggunakan konsep "ruang ketiga".

MRT Jakarta Bidik Kota Tua dan Glodok, Kawasan Stasiun Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ PT MRT Jakarta (Perseroda) membidik kawasan Kota Tua dan Glodok sebagai pengembangan berikutnya setelah Blok M dengan...

Soetta Kembali Beroperasi Setelah Ditutup Sementara

Bandara Soetta Kembali Normal Setelah Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

by Saddam
8 September 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali normal setelah sebelumnya ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik erupsi...

Operasional dipulihkan bertahap

Bandara Soetta Sudah Dibuka Hari Ini, Penumpang Diminta Cek Jadwal Penerbangan

by Saddam
8 September 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Bandara Soetta sudah dibuka hari ini, Selasa (8/9/2026), setelah sebelumnya ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik dari...

Pembukaan kembali Soetta dilakukan bersama sejumlah bandara lain

Bandara Soetta Resmi Dibuka Kembali, Ini Daftar 5 Bandara yang Sudah Beroperasi

by Saddam
8 September 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, resmi kembali beroperasi pada Selasa (8/9/2026) dini hari setelah sebelumnya ditutup...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Harga Emas Hari ini berapa

Harga Emas Hari Ini Rp2,65 Juta per Gram, Ini Perbedaan Harga Jual, Buyback, Perhiasan, dan Digital

11 July 2026
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Watu, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Kamis (15/1/2026) dini hari, menyusul laporan kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka bacok di bagian punggung dan harus menjalani 21 jahitan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Duduk di Teras Rumah, Warga Sedayu Bantul Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Lakukan Penyelidikan

16 January 2026
Ilustrasi gambar kripto

Volume Transaksi Aset Kripto Anjlok 224% YoY, Pajak Dinilai Jadi Pendorong

10 November 2023
Polisi Ungkap Curanmor di Sewon, Pelaku Ternyata Sedang Jalani Hukuman di Rutan Yogyakarta

Polres Bantul Usut Curanmor di Sewon, Terduga Pelaku Ternyata Sudah Dipenjara di Rutan Yogyakarta

14 August 2026
Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Prancis

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Prancis

15 July 2026
Pemko Pekanbaru Percepat Pembangunan Drainase di Jalan Embun Pagi

Pemko Pekanbaru Percepat Pembangunan Drainase di Jalan Embun Pagi

7 July 2026
Perkuat Sinergi, Kakorlantas Polri Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kakorlantas Polri Ajak Pengemudi Ojol Jadi Mitra Keselamatan Lalu Lintas

12 August 2026

Artikel Terbaru

UIN Bandung Juara Umum PORSI Jawara II Pekalongan

UIN Bandung Juara Umum PORSI Jawara II Pekalongan

14 September 2026
Polres OKI Gerak Cepat Padamkan Api di Tol Kayuagung-Palembang KM 346

Polres OKI Padamkan Api di Tol Kayuagung-Palembang KM 346

14 September 2026
Placemaking Jadi Penggerak Ekonomi Kawasan

MRT Jakarta Ungkap Efek Ganda Placemaking, Transaksi Rp10 Miliar Bisa Berdampak Rp50 Miliar

14 September 2026
: MTQ Nasional XXXI, Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong pengkajian Al-Qur’an di Indonesia terus naik kelas, dari sekadar membaca teks menuju pemahaman makna, penghayatan, dan pemahaman hakikat. Menag juga menekankan pentingnya penguasaan Ushul Fiqh agar pemahaman Al-Qur’an tidak bersifat sempit dan tekstual. (Foto: Humas Kemenag)

MTQ Nasional XXXI, Menag Dorong Pendalaman Al-Qur’an

14 September 2026
MRT Jakarta memperluas basis ekonomi di luar layanan transportasi

Strategi MRT Jakarta Hidupkan Kawasan, Efek Ekonomi Event Bisa Tembus Rp200 Miliar

14 September 2026
MRT Jakarta menggunakan konsep "ruang ketiga".

MRT Jakarta Bidik Kota Tua dan Glodok, Kawasan Stasiun Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

14 September 2026

Daftar Artikel Kesehatan Terbaru di Tribratanews Polri

14 September 2026

Popular Story

: Kondisi pantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pantau Pasauran, Selasa (8/9/2026). (Dok: BNPB)
Nasional

BNPB Perkuat Kesiapsiagaan di Pesisir Banten Hadapi Ancaman Gunung Anak Krakatau

by Dani
10 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Banten...

Read moreDetails

Korlantas Polri Gelar Lomba Mural untuk Kampanye Keselamatan Lalu Lintas

MTQ Nasional 2026 Dorong Standardisasi Dewan Hakim

Persebaya U-17 Juara Zona Jatim Piala Soeratin 2026

Kunjungan Kadet KKRI ke Sekolah Rakyat Bogor Beri Inspirasi

Maudy Ayunda Jadi Sorotan setelah Bahas Cara Tetap Peduli Tanpa Mengorbankan Mental

Pemkab Padang Panjang Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Majelis Taklim

Persebaya Siap Hadapi PSIM di Home Perdana Super League

Satpol PP Pekanbaru Akan Tertibkan 17 Bangunan di Atas Parit Jalan Air Hitam

Pemerintah Kabupaten Toba Perkuat Konvergensi Penurunan Stunting 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.