Headline.co.id, Pekalongan ~ UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menjadi juara umum PORSI Jawara II PTKIN se-Jawa dan Madura. Gelar itu diraih setelah kontingen UIN Bandung mengumpulkan 22 medali dalam ajang yang berlangsung di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan pada 9–13 September 2026. Capaian tersebut terdiri atas 10 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu. UIN Bandung mempertahankan posisi teratas melalui raihan medali dari sejumlah cabang olahraga, seni, dan keilmuan.
PORSI Jawara II bertajuk “Energi Juara, Harmoni Nusantara” itu diikuti 1.495 atlet dan peserta dari 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura. Para peserta berkompetisi pada 27 cabang olahraga, seni, dan karya ilmiah.
Pelaksanaan ajang tersebut turut melibatkan 426 ofisial, 5.053 panitia dan relawan, serta 159 wasit, hakim, dan juri profesional, termasuk dari unsur KONI Jawa Tengah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
UIN Bandung Pertahankan Gelar Juara Umum
Berdasarkan rekapitulasi akhir kejuaraan, UIN Bandung mengungguli kontingen lainnya dengan total 22 medali. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada di posisi berikutnya dengan 7 emas, 8 perak, dan 4 perunggu atau total 19 medali.
UIN Sunan Ampel Surabaya meraih 5 emas, 4 perak, dan 5 perunggu dengan total 14 medali. Sementara itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 6 perunggu atau total 14 medali. UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mencatatkan 4 emas, 5 perak, dan 8 perunggu dengan total 17 medali.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Rosihon Anwar, yang diwakili Wakil Rektor III Husnul Qodim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang mempertahankan gelar juara umum.
“Alhamdulillah Kontingen UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali membawa pulang Juara Umum pada Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa dan Madura (PORSI Jawara) II tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Jawa Tengah,” ujar Husnul, Minggu (13/9/2026).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa, ofisial, pelatih, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut.
“Terima Kasih para talenta terbaik Mahasiswa yang sudah berjuang membawa almamater tercinta. Official, coach, pelatih, serta seluruh pihak pihak yang terlibat dalam mengantarkan Juara umum kami ucapakan haturnuhun. Junjung Sportivitas, Jaga Akhlak, Raih Prestasi!” katanya.
Emas Karate dan Bola Voli Putri
Salah satu penyumbang emas UIN Bandung berasal dari cabang karate kategori Kata. Muhamad Fikri meraih medali emas pada nomor Kata Perorangan Putra setelah tampil konsisten hingga babak final.
Fikri mengatakan persiapannya menghadapi PORSI Jawara II sempat terkendala kegiatan kampus dan kondisi kesehatan.
“Persiapan lomba PORSI kali ini menurut saya sangat kurang banget soalnya kan waktu di kampus kepotong sama acara PBAK juga, terus juga saya pernah sakit. Tapi alhamdulillah karena persiapan juga di-press, jadi sekarang dapet achievement berkat di-press juga kali ya. Alhamdulillah bersyukur banget,” tutur Fikri.
Emas lainnya dari karate dipersembahkan Aprilia Cikal Yudhistira pada kategori Kata Perorangan Putri. Bagi Aprilia, kemenangan itu menjadi pengalaman pertamanya mengikuti PORSI saat berada di semester sembilan.
“Jujur happy banget karena ini first time aku di semester 9 ini ikut PORSI mewakili UIN Bandung dan akhirnya bisa pecah telur dapet emas. Aku sangat-sangat bersyukur banget dan sangat diapresiasi oleh pihak kampus,” ungkap Aprilia.
Tim bola voli putri UIN Bandung juga menyumbangkan medali emas setelah melewati pertandingan yang disebut berlangsung sengit. Kapten tim, Afra Hasna, menyebut persiapan selama dua bulan serta kebersamaan tim menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.
“Selain karena persiapan kami yang terbilang matang selama dua bulan, kami juga selalu bareng-bareng selama di sini. Saya senang sekali bisa bergabung di event PORSI JAWARA ini, apalagi bisa membawa pulang gelar juara. Alhamdulillah, senang banget,” ujar Afra.
Emas Taekwondo dan MHQ 20 Juz
Dari cabang taekwondo, Kanaya Syakira Rahma Kemala meraih juara pertama nomor Poomsae Tunggal Putri dengan skor 8,149. Prestasi itu diraih setelah menjalani persiapan selama tiga bulan sebelum PORSI Jawara II dimulai.
“Persiapan alhamdulillah dari tiga bulan sebelum porsi jawara dimulai. Tryout untuk persiapan porsi, sempet ikut juga di West Java Jawa barat, latihan hampir setiap hari juga. Alhamdulillah dengan hasilnya saya bersyukur sekali dan bangga sama diri sendiri, teman-teman, dan juga pelatih,” kata Kanaya.
Medali emas lainnya diperoleh Muhammad Fadhil Zikri dari nomor Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 20 Juz Putra. Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin itu berhasil bangkit setelah berada di urutan keempat pada babak penyisihan.
“Senang, tidak menyangka karena pada babak penyisihan masuk urutan keempat. Berkat usaha, doa, ikhtiar, dan dukungan dari semuanya, alhamdulillah pada sesi final ikut tampil, dan meraih prestasi ini. Terima kasih kepada ustadz yang telah membimbing saya selama ini,” ujar Fadhil.
Raihan tersebut membuat UIN Bandung kembali menempati posisi teratas PORSI Jawara II. Keberhasilan itu sekaligus memperpanjang capaian kontingen UIN Bandung dalam ajang PTKIN se-Jawa dan Madura.
















