Headline.co.id, Jayapura ~
Jenazah Wili Mbuik (26), aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, dievakuasi ke Jayapura pada Kamis (10/09/2026) setelah menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Muliama. Jenazah tersebut kemudian akan diterbangkan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan di kampung halamannya. Penembakan terjadi ketika Wili bersama dua ASN lainnya dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menyalurkan bantuan ternak babi. Polisi masih mendalami identitas pelaku dan dugaan keterlibatan KKB kelompok Nduga.
Jenazah Wili Mbuik Diterbangkan ke Kupang
Wili Mbuik merupakan satu dari tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan di sekitar Distrik Muliama. Setelah dievakuasi dari wilayah tersebut, jenazahnya dibawa ke Jayapura pada Kamis.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setibanya di Bandara Sentani, jenazah Wili dijadwalkan diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia akan dimakamkan di kampung halamannya.
Evakuasi terhadap jenazah Wili menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan kasus penembakan ASN Jayawijaya. Sementara itu, dua korban lainnya masih berada di Wamena.
Dua Korban Lain Masih Berada di Wamena
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan dua korban lain, yaitu Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35), masih berada di Wamena.
“Sedangkan dua jenazah lainnya, yaitu Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35) masih berada di Wamena,” kata Cahyo Sukarnito di Jayapura, Kamis (10/09/2026).
Ketiga korban merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Mereka sebelumnya melakukan perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak babi ke Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.
Kronologi Penembakan di Distrik Muliama
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, penembakan terjadi saat ketiga korban dalam perjalanan kembali menuju Wamena. Mereka diserang ketika melintas di sekitar Distrik Muliama.
“Saat dalam perjalanan dan berada di sekitar Distrik Muliama, KKB menembak ketiga korban,” ujar Cahyo.
Penembakan tersebut menewaskan ketiga ASN. Setelah kejadian, proses evakuasi dilakukan terhadap para korban. Jenazah Wili kemudian dibawa ke Jayapura sebelum diterbangkan ke Kupang.
Informasi mengenai penembakan itu masih berdasarkan laporan yang diterima kepolisian. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap ketiga ASN tersebut.
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan KKB Kelompok Nduga
Kasatgas Humas ODC Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo mengatakan penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan KKB kelompok Nduga. Namun, polisi belum memastikan identitas pelaku penembakan.
Menurut Yusuf, pendalaman masih dilakukan untuk memastikan kelompok yang terlibat dalam penembakan terhadap tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama.
“Kami masih mendalami untuk memastikan siapa pelaku penembakan terhadap ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama,” kata Yusuf.
Polisi masih mengumpulkan informasi untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Hingga kini, dugaan keterlibatan KKB kelompok Nduga masih menjadi arah sementara dalam penyelidikan.




















