Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

Saddam by Saddam
41 minutes ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
401 22
A A
0
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan rekam jejak spiritual dasar Presiden Prabowo Subianto melalui akun X pribadinya, Sabtu (5/9/2026). Sorotan muncul terhadap buku berjudul Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam yang membahas nilai-nilai keislaman dalam kehidupan pribadi, perjalanan karier, hingga kepemimpinan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia. Polemik berkembang karena Gus Hilmi mengaku penasaran dengan kemampuan dasar ibadah Prabowo, sementara Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya KH Mas Muhammad Maftuh atau Gus Maftuh meminta masyarakat membaca buku tersebut secara utuh sebelum memberikan penilaian.

Contents

    • 0.1. Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah
    • 0.2. Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh
  • 1. Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo
  • 2. Gus Maftuh Minta Publik Tidak Menilai Buku dari Judul
  • 3. Buku Islam ala Prabowo Membahas Nilai Islam dalam Kepemimpinan
  • 4. Gus Maftuh Ingatkan Bahaya Informasi Terpotong
  • 5. Nilai Agama Dinilai Tidak Cukup Berhenti pada Simbol
  • 6. Peluncuran Melibatkan Tokoh MUI dan Baznas

Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah Gus Hilmi menyampaikan melalui akun X @Hilmi28 bahwa dirinya ingin membaca buku tersebut karena mengaku belum pernah mendengar Prabowo membaca Al Fatihah maupun mengetahui secara langsung kemampuan Presiden dalam membaca Al-Qur’an dan bacaan salat. Ia bahkan meminta warganet yang memiliki dokumentasi terkait untuk membagikannya.

You might also like

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026

Di tengah buku Islam ala Prabowo kembali disorot, Gus Maftuh memberikan pandangan berbeda dengan menekankan pentingnya melihat substansi buku, bukan sekadar menafsirkan judul “Islam Ala Prabowo”. Menurut Ketua Umum Forum Komunikasi Kyai Kampung Indonesia (FK3I) tersebut, istilah itu tidak dimaksudkan untuk menghadirkan mazhab atau bentuk baru ajaran Islam, tetapi menggambarkan bagaimana nilai-nilai Islam tercermin dalam kehidupan dan kepemimpinan Prabowo.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

Sorotan Gus Hilmi bermula ketika ia mengunggah foto sampul buku Islam ala Prabowo melalui akun X pribadinya.

Ia mengungkapkan rasa ingin tahu terhadap sisi spiritual Prabowo, terutama terkait praktik dasar dalam ajaran Islam.

“Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur’an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,” tulis Gus Hilmi, Sabtu (5/9/2026).

Gus Hilmi kemudian meminta pengguna media sosial yang memiliki dokumentasi Prabowo membaca Al Fatihah untuk membagikannya.

Ia membandingkan pengalamannya melihat dokumentasi dua presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

“Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,” katanya.

Pernyataan tersebut membuat pembahasan mengenai buku Islam ala Prabowo tidak hanya menyentuh isi buku, tetapi juga berkembang menjadi diskusi mengenai kehidupan keagamaan pribadi Prabowo.

Gus Maftuh Minta Publik Tidak Menilai Buku dari Judul

Menanggapi polemik yang berkembang, Gus Maftuh meminta masyarakat membaca isi buku secara menyeluruh dan proporsional sebelum membuat kesimpulan.

Menurut dia, penggunaan istilah “Islam Ala Prabowo” tidak berarti adanya upaya menciptakan mazhab, aliran, maupun bentuk Islam yang berbeda dari ajaran yang selama ini dianut umat Muslim Indonesia.

“Jangan memahami buku ini hanya dari tiga kata, ‘Islam Ala Prabowo’, kemudian langsung menyimpulkan seolah-olah ada Islam baru atau mazhab baru. Maksudnya adalah bagaimana nilai-nilai Islam dipahami dan tercermin dalam kehidupan, sikap, serta kepemimpinan Prabowo,” ujar Gus Maftuh, Sabtu (5/9/2026).

Ia menjelaskan, buku tersebut membahas dimensi keislaman Prabowo dari sejumlah sisi, mulai dari kehidupan pribadi, perjalanan karier, hingga masa kepemimpinannya sebagai Presiden RI.

Menurut Gus Maftuh, pembahasan yang disampaikan juga berkaitan dengan bagaimana nilai seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat, dan kemanusiaan diterapkan dalam kehidupan berbangsa.

“Ini buku yang mencoba melihat sisi keislaman seorang pemimpin. Jadi yang dibicarakan bukan Islam sebagai agama yang baru, tetapi bagaimana nilai Islam seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat dan kemanusiaan dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Buku Islam ala Prabowo Membahas Nilai Islam dalam Kepemimpinan

Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.

Buku yang diterbitkan Atmosphere Publishing House tersebut memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.

Isi buku tidak hanya membahas kehidupan pribadi Prabowo. Sejumlah nilai yang dikaitkan dengan ajaran Islam, antara lain perdamaian, keadilan, spiritualitas, persatuan, hingga perjuangan meningkatkan kesejahteraan rakyat, ikut menjadi bagian pembahasan.

Perjalanan karier Prabowo di lingkungan militer hingga kepemimpinannya sebagai Presiden RI juga ditempatkan dalam perspektif nilai-nilai tersebut.

Buku itu turut memuat pandangan sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani, misalnya, menulis prolog yang membahas kepemimpinan Prabowo serta perannya dalam sejumlah isu dunia Islam, termasuk Palestina.

Nama lain yang disebut terlibat dalam rangkaian penyusunan maupun kontribusi terhadap buku tersebut antara lain Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Prof. Dr. KH Noor Ahmad, KH Anwar Iskandar, serta Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.

Gus Maftuh Ingatkan Bahaya Informasi Terpotong

Gus Maftuh juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mengambil kesimpulan dari potongan informasi, meme, maupun komentar di media sosial.

Ia mempersilakan adanya perbedaan pandangan terhadap buku tersebut, tetapi meminta diskusi tidak berubah menjadi fitnah atau saling menghujat.

“Kalau ada yang berbeda pandangan, silakan. Buku adalah ruang intelektual untuk berdiskusi. Tetapi jangan sampai perbedaan tafsir kemudian berubah menjadi fitnah dan saling menghujat. Mari baca bukunya, pahami isinya, baru memberikan penilaian,” kata Gus Maftuh.

Menurut dia, konteks masyarakat Indonesia yang majemuk juga perlu menjadi perhatian ketika membahas hubungan antara agama dan kepemimpinan.

Islam, katanya, seharusnya menjadi kekuatan moral yang mendorong kedamaian, kemajuan, kerukunan, dan persatuan masyarakat.

“Islam yang kita inginkan adalah Islam yang membuat Indonesia maju, Islam yang rukun, Islam yang menjaga persatuan dan mampu hidup berdampingan dengan rukun, damai dan memegang erat konsesi kebangsaan bersama dengan umat umat beragama lainnya. Itulah wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Nilai Agama Dinilai Tidak Cukup Berhenti pada Simbol

Gus Maftuh menilai perdebatan mengenai buku Islam ala Prabowo seharusnya diarahkan pada pembahasan mengenai bagaimana nilai keagamaan dapat diterapkan dalam kehidupan kebangsaan.

Ia menegaskan agama tidak cukup hanya ditampilkan melalui simbol, melainkan perlu tercermin dalam tindakan dan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Kalau agama hanya berhenti pada simbol, kita kehilangan substansinya. Islam harus menghadirkan akhlak, keadilan, kepedulian kepada rakyat, persaudaraan dan perdamaian. Kalau nilai-nilai itu bisa diwujudkan dalam kepemimpinan, tentu itu sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Gus Maftuh juga berharap polemik mengenai buku tersebut tidak berkembang menjadi instrumen untuk mempertajam polarisasi politik maupun sentimen keagamaan.

Sebaliknya, buku itu dinilai dapat menjadi ruang dialog mengenai hubungan nilai keislaman dengan nasionalisme, demokrasi, kebinekaan, serta cita-cita kemajuan Indonesia.

“Jangan jadikan Islam sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Justru Islam mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, perdamaian, menghormati sesama dan membangun kemaslahatan. Indonesia ini rumah bersama. Umat Islam harus menjadi bagian penting dalam menjaga agar Indonesia tetap maju, rukun, damai dan bersatu,” pungkas Gus Maftuh.

Peluncuran Melibatkan Tokoh MUI dan Baznas

Peluncuran buku Islam ala Prabowo tercatat melibatkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prof. Dr. Noor Achmad.

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi bagian dari momentum peluncuran buku yang mengangkat hubungan antara nilai-nilai Islam dan perjalanan kehidupan serta kepemimpinan Prabowo Subianto.

Buku tersebut juga telah tersedia secara komersial dan disebut dapat ditemukan melalui sejumlah toko buku maupun marketplace.

Perbedaan pandangan yang muncul setelah buku Islam ala Prabowo kembali disorot menunjukkan berkembangnya diskusi publik mengenai cara menilai sisi keagamaan seorang pemimpin. Di satu sisi, Gus Hilmi mempertanyakan praktik dasar ibadah Prabowo yang belum pernah ia saksikan. Di sisi lain, Gus Maftuh meminta masyarakat memisahkan penilaian terhadap substansi buku dari asumsi yang muncul hanya berdasarkan judul ataupun potongan informasi di media sosial.

Tags: BaznasBuku Islam ala Praboworekam jejak spiritual dasar Presiden Prabowo SubiantoTokoh MUI

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi...

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan...

Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah muncul sorotan publik terhadap isi dan narasi keislaman Presiden...

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks...

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Memburuk

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk Sore hingga Malam

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), diperkirakan semakin memburuk pada sore hingga malam hari setelah pada...

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Pasukan Hadapi Dampak Aktivitas Gunung Api

Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau

by masfajar
7 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ 6 September 2026 — Dalam upaya menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Warga Serukan Penolakan Penggusuran di Lempuyangan

Warga RW 01 Bausasran Tolak Penggusuran untuk Penataan Stasiun Lempuyangan, PT KAI Daop 6 Yogyakarta Beri Penjelasan

10 April 2025
: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2026). (BPMI Setpres)

Presiden Jokowi Ajukan Usulan Dwi Kewarganegaraan untuk Diaspora ke DPR

15 August 2026
Italia Takluk dari Norwegia dengan Skor 1-4 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Italia Takluk dari Norwegia dengan Skor 1-4 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

18 November 2025
PUPR Aceh Percepat Perbaikan Jalan Menjelang Lebaran

PUPR Aceh Percepat Perbaikan Jalan Menjelang Lebaran

20 March 2026
OJK Tingkatkan Pengawasan untuk Berantas Judi Online

OJK Tingkatkan Pengawasan untuk Berantas Judi Online

24 July 2026
Lapangan Pemda Sleman

Jangan Sampai Salah, Ini 8 Fasilitas Umum Yang Harus Steril dari Aktivitas Kampanye

27 November 2023
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,4 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 3,4 Mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara

12 August 2026

Artikel Terbaru

peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis, Ini Ketentuan yang Berlaku

7 September 2026
BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan

Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Menuju KRIS, Bagaimana Nasib Iuran Peserta?

7 September 2026
Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi, Ini Syarat, Prosedur dan Daftar yang Tidak Dijamin

7 September 2026
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

7 September 2026

Popular Story

Xpeng L03 Bakal Masuk Indonesia Pabrikan Siapkan Produk Baru Tahun Ini
Otomatif

Xpeng Indonesia Siapkan Mobil Listrik Baru Menjelang Akhir 2026, Model Masih Dirahasiakan

by Hendrawan
2 September 2026
0

Xpeng Indonesia menyiapkan mobil listrik baru menjelang akhir 2026. Modelnya masih dirahasiakan,...

Read moreDetails

Satlantas PPU Intensifkan Patroli di Titik Rawan untuk Cegah Kecelakaan

Marc Klok Soroti Tantangan dan Peluang PERSIB di Musim 2026/2027

Borussia Dortmund Lolos ke Putaran Kedua DFB Pokal Setelah Menang Telak

Bupati Kubu Raya Fokus Tangani Keluhan Warga di Jalan Trans Kalimantan

Perbaikan Kualitas Udara di Wilayah Terdampak Karhutla, Penurunan Zona Merah Signifikan

Lonjakan Kasus ISPA di Tengah Kemarau dan Karhutla, Pakar UGM Ungkap Langkah Pencegahan

Jonatan Christie Tersingkir di Babak 16 Besar China Masters 2026

DPRD Palangka Raya Dorong Digitalisasi Layanan Adminduk Melalui Aktivasi IKD

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren Tahun 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.