Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

Saddam by Saddam
43 minutes ago
in Berita
Reading Time: 5 mins read
410 13
A A
0
kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks kualitas udara atau AQI 101 pada pukul 06.00 WIB. Kondisi ini menjadi perhatian karena paparan polusi udara secara terus-menerus dapat mengganggu saluran pernapasan hingga memengaruhi mekanisme pertahanan alami paru-paru. Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan menjadi kelompok yang perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.

Contents

    • 0.1. Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah
    • 0.2. Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh
  • 1. Polusi Udara Dapat Mengganggu Mekanisme Pertahanan Pernapasan
  • 2. Risiko Iritasi hingga Penyakit Pernapasan Bisa Meningkat
  • 3. AQI Jakarta Diperkirakan Memburuk Sore hingga Malam
  • 4. Anak-anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada
  • 5. Kualitas Udara Belum Bisa Langsung Dikaitkan dengan Abu Anak Krakatau
  • 6. Masyarakat Disarankan Memantau Kualitas Udara Secara Berkala

Kualitas udara Jakarta hari ini berdasarkan pemantauan IQAir menunjukkan ozon atau O3 sebagai polutan utama dengan konsentrasi mencapai 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Selain berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif pada pagi hari, indeks kualitas udara Jakarta juga diperkirakan meningkat pada sore hingga malam.

You might also like

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026

Kualitas udara Jakarta hari ini bahkan berpotensi memburuk hingga masuk kategori tidak sehat pada malam hari. Dalam kondisi tersebut, masyarakat terutama kelompok rentan disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan sekaligus memperhatikan potensi dampak paparan polusi terhadap sistem pernapasan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Polusi Udara Dapat Mengganggu Mekanisme Pertahanan Pernapasan

Udara yang masuk ke dalam tubuh melewati hidung dan saluran pernapasan sebelum akhirnya mencapai paru-paru.

Di sepanjang saluran tersebut terdapat lendir serta rambut-rambut halus yang menjadi bagian dari mekanisme pertahanan tubuh. Keduanya berfungsi membantu menangkap partikel atau benda asing agar tidak masuk lebih jauh ke dalam sistem pernapasan.

Tubuh juga mempunyai mekanisme alami untuk membersihkan saluran pernapasan ketika terdapat partikel yang seharusnya tidak masuk.

Batuk dan bersin merupakan salah satu bentuk respons tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan.

Namun, kemampuan tersebut dapat terganggu apabila seseorang terpapar polusi udara dalam jangka panjang.

Dokter spesialis konsultan paru kerja, dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P (K), M.Kes, menjelaskan bahwa paparan polusi secara terus-menerus tetap dapat menimbulkan gangguan meskipun konsentrasinya tidak selalu tinggi.

“Semua ini apabila kita terpapar dalam jangka panjang, meskipun itu tidak terlalu tinggi konsentrasinya, bisa menimbulkan kerusakan pada rambut getar dan mukosa saluran napas,” jelas dr. Hendras.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam program Beauty Health bertema “Bahaya Polusi Udara terhadap Kesehatan Paru-paru” yang tayang di kanal YouTube Tribun Health pada Kamis (17/11/2022).

Risiko Iritasi hingga Penyakit Pernapasan Bisa Meningkat

Kerusakan pada rambut getar dan mukosa saluran napas dapat membuat mekanisme pertahanan alami sistem pernapasan tidak bekerja secara optimal.

Menurut dr. Hendrastutik, kondisi tersebut dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi lebih mudah mengalami iritasi.

Paparan polusi dalam jangka panjang juga disebut dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan pernapasan, termasuk asma, penyakit paru obstruktif kronis, serta bronkitis.

Risiko tersebut membuat kondisi kualitas udara perlu diperhatikan, terutama oleh masyarakat yang harus melakukan aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

Kelompok yang lebih sensitif terhadap polusi, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan gangguan saluran pernapasan, perlu memberikan perhatian lebih besar saat indeks kualitas udara meningkat.

AQI Jakarta Diperkirakan Memburuk Sore hingga Malam

Berdasarkan prakiraan per jam IQAir, kualitas udara Jakarta diprediksi mengalami peningkatan indeks sepanjang Senin.

Pada pukul 07.00 WIB, AQI diproyeksikan naik menjadi 106. Angka tersebut kemudian diperkirakan mencapai 109 pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Memasuki pukul 10.00 WIB, AQI diperkirakan sedikit turun menjadi 107.

Namun, peningkatan indeks diproyeksikan kembali terjadi pada siang hingga sore hari.

AQI diperkirakan mencapai 114 pada pukul 14.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 128 pada pukul 15.00 WIB dan 145 pada pukul 16.00 WIB.

Kualitas udara diperkirakan semakin memburuk menjelang malam.

Pada pukul 17.00 WIB, AQI Jakarta diproyeksikan mencapai 151 atau masuk kategori tidak sehat. Indeks tersebut diperkirakan meningkat menjadi 158 pada pukul 18.00 WIB dan mencapai 161 pada pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, kualitas udara diprediksi mulai membaik secara bertahap dengan AQI 135 pada pukul 21.00 WIB dan 123 pada pukul 22.00 WIB.

Anak-anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada

Kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif menunjukkan bahwa kualitas udara mulai berpotensi memberikan dampak lebih besar bagi orang-orang dengan tingkat kerentanan tertentu.

Anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian karena kondisi sistem pernapasannya dapat lebih sensitif terhadap paparan polusi.

Lansia dan masyarakat yang telah memiliki gangguan pernapasan juga perlu membatasi paparan ketika kualitas udara berada dalam kategori buruk.

Masyarakat dalam kelompok tersebut disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika indeks kualitas udara meningkat.

Jika harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik juga disarankan.

Pemantauan kondisi udara secara berkala diperlukan karena AQI dapat berubah dalam hitungan jam.

Kualitas Udara Belum Bisa Langsung Dikaitkan dengan Abu Anak Krakatau

Kondisi kualitas udara Jakarta yang buruk terjadi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang disertai sebaran abu vulkanik.

Abu vulkanik terpantau mencapai sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Meski demikian, kondisi AQI Jakarta tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Hal itu karena polutan utama yang terdeteksi dalam pemantauan kualitas udara adalah ozon atau O3.

Untuk mengetahui sejauh mana abu vulkanik memengaruhi kualitas udara Jakarta, diperlukan pemantauan terhadap partikulat terutama PM2,5 dan PM10.

Data mengenai arah serta luas sebaran abu vulkanik juga diperlukan untuk memastikan adanya hubungan antara aktivitas erupsi dan perubahan kualitas udara.

Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati dalam menyimpulkan penyebab memburuknya kualitas udara tanpa didukung data yang memadai.

Masyarakat Disarankan Memantau Kualitas Udara Secara Berkala

Selain memperhatikan dampaknya terhadap paru-paru, masyarakat juga perlu memantau perkembangan AQI sebelum melakukan aktivitas di ruang terbuka.

Pemantauan menjadi semakin penting pada sore hingga malam hari karena indeks kualitas udara diperkirakan meningkat cukup signifikan.

Masyarakat terutama kelompok rentan disarankan membatasi aktivitas luar ruangan pada saat kualitas udara memburuk dan menggunakan perlindungan yang memadai ketika harus berada di luar.

Informasi mengenai perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga perlu terus dipantau secara terpisah dari data AQI.

Dengan memperhatikan kondisi kualitas udara dan membatasi paparan polusi, risiko iritasi serta gangguan pada saluran pernapasan dapat lebih diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang masuk kelompok sensitif.

Tags: Abu Anak KrakatauKualitas udaramenunjukkan ozon atau O3Polusi udara

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi...

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan...

Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah muncul sorotan publik terhadap isi dan narasi keislaman Presiden...

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan rekam jejak spiritual...

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Memburuk

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk Sore hingga Malam

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), diperkirakan semakin memburuk pada sore hingga malam hari setelah pada...

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Pasukan Hadapi Dampak Aktivitas Gunung Api

Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau

by masfajar
7 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ 6 September 2026 — Dalam upaya menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kemenag Perkuat Praktik Baik Pelayanan Informasi hingga Akar Rumput

Kemenag Dorong Penguatan Kehumasan untuk Cegah Disinformasi di Masyarakat

20 August 2026
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG di Lombok Timur

Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG di Lombok Timur

30 May 2026
KPK Tingkatkan Strategi Nasional untuk Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi 2026

KPK Tingkatkan Strategi Nasional untuk Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi 2026

25 February 2026
Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Nabire, Papua

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Bantul dan Sekitarnya, Getaran Terasa hingga Ponorogo

25 January 2026

Nekat! Sewa Truk Towing Demi Balik ke Kampung Halaman dan Mengelabui Petugas Pos Batas

3 May 2020
Pemkab Siak Berkomitmen Dukung Inisiatif Green for Riau untuk Kurangi Emisi

Pemkab Siak Berkomitmen Dukung Inisiatif Green for Riau untuk Kurangi Emisi

30 January 2026
Penangkapan Kepala Daerah dan Tantangan Biaya Politik serta Pengawasan

Penangkapan Kepala Daerah dan Tantangan Biaya Politik serta Pengawasan

17 March 2026

Artikel Terbaru

BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan

Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Menuju KRIS, Bagaimana Nasib Iuran Peserta?

7 September 2026
Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi, Ini Syarat, Prosedur dan Daftar yang Tidak Dijamin

7 September 2026
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

7 September 2026
kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

7 September 2026

Popular Story

Kondisi Gunung Semeru saat meletus
Nasional

Gunung Semeru Erupsi dan Berstatus Siaga, Ini Arti Zona 5 Km, 13 Km hingga 17 Km

by Dani
6 September 2026
0

Gunung Semeru erupsi dan berstatus Siaga. Pahami perbedaan zona bahaya 5 km,...

Read moreDetails

Braves vs Nationals Hari Ini: Jadwal, Starter, Statistik, dan Pemain Kunci

Dua Anggota Paskibraka Asal Kalbar Bertugas di Istana Negara pada HUT ke-81 RI

Alex Martins Siap Bergabung dengan Persebaya ke Lampung Setelah Pemulihan Cedera

Polisi Selidiki Dugaan Limbah Radioaktif di Serang, Banten

Kompetisi HSBL 2026 di Selatpanjang: Ajang Pembinaan Bibit Basket Meranti

Pakar Hukum Ajak Masyarakat Bantu Ungkap Kematian Bambang di Pejompongan

Erupsi Anak Krakatau Memaksa Persebaya Tempuh Rute Darat Menuju Surabaya

Kebakaran Hutan di Sungai Beringin Kembali Muncul, Bara Gambut Diduga Penyebab

Pemprov Riau Akan Audit Wajib Pungut PBBKB untuk Cegah Kebocoran PAD

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.