Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Gunung Semeru Erupsi dan Berstatus Siaga, Ini Arti Zona 5 Km, 13 Km hingga 17 Km

Dani by Dani
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
403 21
A A
0
Kondisi Gunung Semeru saat meletus

Kondisi Gunung Semeru saat meletus

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Gunung Semeru erupsi pada 6 September 2026 pukul 07.51 WIB dengan kolom abu sekitar 1.000 meter di atas puncak.
  • Aktivitas Semeru berada pada status Level III atau Siaga menurut petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru.
  • Zona 13 kilometer berlaku di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dari pusat erupsi.
  • Di luar 13 kilometer, sempadan 500 meter dari Besuk Kobokan tetap harus dihindari karena potensi awan panas dan lahar hingga 17 kilometer.
  • Radius 5 kilometer dari kawah atau puncak ditetapkan sebagai area rawan lontaran batu pijar.
  • Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat menjadi aliran yang perlu diwaspadai terhadap awan panas, lava, dan lahar.
  • Kebakaran hutan di kawasan Semeru tercatat telah meluas lebih dari 3.000 hektare dan jalur pendakian ditutup.

Headline.co.id, Lumajang ~ Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu, 6 September 2026 pukul 07.51 WIB dengan kolom abu sekitar 1.000 meter di atas puncak. Erupsi Gunung tersebut terekam selama 102 detik dengan amplitudo maksimum 23 milimeter, sementara kolom abu putih hingga kelabu terlihat tebal mengarah ke timur. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru menyebut aktivitas vulkanik Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Dalam kondisi tersebut, masyarakat menghadapi sejumlah pembatasan berbeda, mulai radius 5 kilometer dari puncak, sektor Besuk Kobokan hingga 13 kilometer, serta potensi bahaya yang dapat menjangkau 17 kilometer melalui alur sungai.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Prabowo Tekankan Pentingnya Menyelamatkan Kekayaan Alam Nasional
    • 1.2. Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun
  • 2. Apa yang Terjadi pada Gunung Semeru Minggu Pagi?
  • 3. Mengapa Ada Zona 13 Kilometer di Besuk Kobokan?
  • 4. Apa Arti Batas 500 Meter dari Tepi Sungai hingga 17 Kilometer?
  • 5. Mengapa Radius 5 Kilometer dari Puncak Harus Dihindari?
  • 6. Sungai Mana Saja yang Perlu Diwaspadai?
  • 7. Kebakaran Hutan dan Penutupan Jalur Pendakian Semeru

Perbedaan angka dalam rekomendasi itu berkaitan dengan kawasan dan jenis ancaman yang disebut dalam laporan pengamatan. Karena itu, setiap batas perlu dipahami sesuai lokasi yang dimaksud, bukan dianggap sebagai satu radius yang berlaku sama ke seluruh arah.

You might also like

Berita Terkini

Prabowo Tekankan Pentingnya Menyelamatkan Kekayaan Alam Nasional

22 October 2026
Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026

Apa yang Terjadi pada Gunung Semeru Minggu Pagi?

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa erupsi terjadi pada pukul 07.51 WIB. Tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 07:51 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 meter di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik,” tulis Sigit dalam laporan pengamatan.

Catatan tersebut memberi empat informasi utama mengenai kejadian pagi itu, yakni waktu erupsi, tinggi kolom abu, karakter serta arah kolom abu, dan rekaman seismik. Data inilah yang menjadi dasar deskripsi aktivitas Gunung Semeru pada saat erupsi berlangsung.

Sigit juga menjelaskan Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Status itu disertai rekomendasi pembatasan aktivitas di beberapa kawasan yang menghadapi potensi bahaya berbeda.

Mengapa Ada Zona 13 Kilometer di Besuk Kobokan?

Rekomendasi pertama menyebut masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Artinya, batas 13 kilometer dalam laporan secara khusus dikaitkan dengan sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan. Batas tersebut tidak dijelaskan sebagai radius seragam ke seluruh arah, melainkan sebagai jarak pada sektor dan jalur yang secara eksplisit disebut dalam rekomendasi.

Besuk Kobokan juga berulang kali disebut dalam rekomendasi lain karena kawasan sungai tersebut berpotensi menjadi jalur bahaya vulkanik. Oleh sebab itu, masyarakat di sekitar alur tersebut mendapat perhatian khusus dalam laporan aktivitas Gunung Semeru.

Apa Arti Batas 500 Meter dari Tepi Sungai hingga 17 Kilometer?

Di luar jarak 13 kilometer dari puncak, rekomendasi tetap melarang aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Alasannya, kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” kata Sigit.

Dengan demikian, angka 17 kilometer tidak dapat dipisahkan dari konteks aliran Besuk Kobokan. Rekomendasi tersebut menegaskan bahwa meskipun suatu lokasi telah berada di luar jarak 13 kilometer, area yang terlalu dekat dengan sempadan sungai tetap harus dihindari jika masih berada pada jalur yang disebut berpotensi terdampak.

Penjelasan ini penting ketika informasi Gunung Meletus tersebar luas karena angka jarak sering kali dibaca tanpa konteks. Dalam bahan pengamatan Semeru, setiap angka memiliki cakupan kawasan yang berbeda.

Mengapa Radius 5 Kilometer dari Puncak Harus Dihindari?

Rekomendasi berikutnya menetapkan larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kawasan tersebut disebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Berbeda dari batas 13 kilometer yang secara spesifik mengarah ke sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, ketentuan 5 kilometer dituliskan sebagai radius dari kawah atau puncak. Karena itu, keduanya tidak saling menggantikan, tetapi menjadi pembatasan untuk bahaya dan area yang berbeda berdasarkan laporan yang tersedia.

Masyarakat yang berada di sekitar Semeru perlu mengikuti keseluruhan rekomendasi, bukan hanya melihat salah satu angka jarak. Batas aman ditentukan sesuai potensi ancaman yang disebut dalam laporan aktivitas vulkanik.

Sungai Mana Saja yang Perlu Diwaspadai?

Selain Besuk Kobokan, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar pada aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Beberapa aliran yang disebut secara khusus adalah Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan juga masuk dalam kawasan yang perlu mendapat perhatian terhadap potensi lahar.

“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” kata Sigit.

Dengan kata lain, kewaspadaan tidak hanya berkaitan dengan kawah dan puncak. Lembah serta aliran sungai yang berhulu di Semeru menjadi bagian penting dalam rekomendasi karena potensi awan panas, guguran lava, dan lahar disebut dapat mengikuti kawasan tersebut.

Kebakaran Hutan dan Penutupan Jalur Pendakian Semeru

Aktivitas Erupsi Gunung Semeru pada Minggu pagi terjadi ketika kebakaran hutan di kawasan gunung tersebut juga masih berlangsung. Hingga Minggu pagi, kebakaran dilaporkan belum dapat dipadamkan dan titik api semakin meluas.

Berdasarkan data Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru dalam bahan, luas kawasan hutan yang terbakar telah mencapai lebih dari 3.000 hektare. Jalur pendakian ke Semeru juga telah ditutup oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru akibat kebakaran hutan dan lahan di lereng gunung.

Kondisi tersebut membuat pembatasan aktivitas di kawasan Semeru datang dari dua situasi yang berlangsung bersamaan, yakni aktivitas vulkanik dan kebakaran hutan. Untuk aktivitas vulkanik, masyarakat perlu mengikuti rekomendasi yang menetapkan sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 kilometer, sempadan sungai 500 meter pada jalur yang berpotensi terdampak hingga 17 kilometer, serta radius 5 kilometer dari kawah atau puncak.

Rincian jarak tersebut menjadi informasi penting untuk memahami situasi Gunung Semeru secara tepat. Setiap zona berkaitan dengan lokasi dan potensi bahaya yang disebut dalam laporan, sehingga kepatuhan terhadap seluruh rekomendasi menjadi bagian utama dari upaya menghindari kawasan rawan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Besuk KobokanErupsi SemeruGunung MeletusGunung SemeruStatus Siaga

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dani

Dani

Related Stories

Berita Terkini

Prabowo Tekankan Pentingnya Menyelamatkan Kekayaan Alam Nasional

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menyelamatkan kekayaan alam nasional dari berbagai praktik yang merugikan negara....

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan berpihak kepada blok kekuatan tertentu maupun bergabung dengan...

Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan Indonesia selama dua tahun pertama pemerintahannya yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik,...

Berita Terkini

Prabowo Tekankan Kerja Sama Kabinet di Dua Tahun Pemerintahan

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama kabinet dalam mendukung keberhasilan pemerintahan. Hal itu disampaikan...

Berita Terkini

Pasar Murah Pemkab Kobar Sediakan Sembako Harga Terjangkau

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Kotawaringin Barat ~ Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar), Kalimantan Tengah, menggelar pasar murah di halaman Kantor Bupati Kotawaringin...

Berita Terkini

Penanganan Karhutla Libatkan 72.303 Personel di 8 Provinsi

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah melibatkan 72.303 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di delapan provinsi yang berstatus keadaan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemprov Sumbar Tingkatkan Kapasitas Pengelola Perhutanan Sosial Lewat Bimtek

Pemprov Sumbar Tingkatkan Kapasitas Pengelola Perhutanan Sosial Lewat Bimtek

25 January 2026
: Ketua Organizing Committee International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 Faried F. Saenong. (Foto: Hasil Tangkapan Layar YouTube)

IGIC 2026 Libatkan Imam dari 39 Negara untuk Perkuat Pesan Damai

29 September 2026
Bupati Boven Digoel Imbau Warga Jaga Keamanan Selama Nataru

Bupati Boven Digoel Imbau Warga Jaga Keamanan Selama Nataru

26 December 2025
Presiden Prabowo Instruksikan Pencabutan Sementara HGU untuk Relokasi Korban Banjir di Sumatra

Presiden Prabowo Instruksikan Pencabutan Sementara HGU untuk Relokasi Korban Banjir di Sumatra

9 December 2025
Polri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi, Empat Raih Bintang Tiga

Polri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi, Empat Raih Bintang Tiga

30 June 2026
Kemdiktisaintek dan UNSW Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Riset, dan Ekosistem Startup

Kemdiktisaintek dan UNSW Australia Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Tinggi untuk Dorong Inovasi Nasional

30 October 2025
UKM Kriya Unggul: Meraih Puncak Bersama BRI

UMKM Kerajinan dan Seni Kriya: Menuju Level Unggul dengan Dukungan BRI

6 September 2024

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Kemiskinan Lumajang Turun 2.780 Orang, Garis Kemiskinan Naik

22 October 2026
Berita Terkini

Pemko Padang Panjang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

22 October 2026
Berita Terkini

Prabowo Tekankan Pentingnya Menyelamatkan Kekayaan Alam Nasional

22 October 2026
Kisah Santri Dijodohkan Kiai, Berujung di Pelaminan Lewat Nikah Massal Kemenag

Nikah Massal Kemenag Jadi Jalan Santri Menuju Pelaminan

22 October 2026
Hadapi Persik, Pedro Caracoci: Pemain Siap Terapkan Filosofi Pelatih

PSS Sleman Siap Hadapi Persik dengan Filosofi Pieter Huistra

22 October 2026
momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

22 October 2026
Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Perlu Pendampingan Berkelanjutan

22 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Pemerintah

Bupati Nagan Raya Minta Keuchik Konsultasi Soal Dana Desa

by Dani
20 October 2026
0

Headline.co.id, Nagan Raya ~ Headline.co.id, Suka Makmue, Bupati Nagan Raya Teuku Raja...

Read moreDetails

24 Kg Sabu dari Aceh Digagalkan Polisi di Langkat

Menhan Sjafrie Tekankan Peran Yonif TP 930 di Sumba Tengah

Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 Ditutup 22 Oktober 2026

KPK Tekankan Pelacakan Aset dalam Pendidikan Advokat

Persiapan Persebaya Matang, Miguel Bidik Kemenangan atas PSS

Pemko Padang Dorong KWT Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG

Pengamatan Burung Danau Limboto Libatkan 69 Mahasiswa UNG

Reformasi Birokrasi Dipercepat untuk Dukung Aksesi OECD

Persija Tumbangkan Arema FC 5-1, Mental Singo Edan Disorot

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.