Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

Saddam by Saddam
2 months ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
408 22
A A
0
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian publik. Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya KH Mas Muhammad Maftuh atau Gus Maftuh pada Sabtu (5/9/2026) meminta masyarakat tidak menjadikan perbedaan tafsir terhadap buku tersebut sebagai alasan untuk menyebarkan fitnah maupun saling menghujat. Ia menegaskan buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam seharusnya dibaca secara utuh sebelum publik memberikan penilaian terhadap isi maupun maksud di balik judulnya.

Contents

    • 0.1. Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Klaten Edukasi Pengguna Jalan
    • 0.2. BMKG Catat Gempa M 3,1 di Morowali, Sulteng
  • 1. Gus Maftuh: Baca Bukunya Sebelum Memberi Penilaian
  • 2. Judul “Islam Ala Prabowo” Dinilai Bukan Mazhab Baru
  • 3. Nilai Islam dalam Kehidupan dan Kepemimpinan
  • 4. Gus Hilmi Pertanyakan Ibadah Dasar Prabowo
  • 5. Gus Maftuh Minta Polemik Tak Memicu Polarisasi
  • 6. Islam Indonesia Diharapkan Menjadi Kekuatan Moral
  • 7. Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?
  • 8. Peluncuran Libatkan Tokoh MUI dan Baznas

Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah muncul beragam tanggapan mengenai narasi keislaman Prabowo. Salah satunya datang dari pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi yang mempertanyakan praktik ibadah dasar Prabowo, termasuk kemampuan membaca Al Fatihah dan Al-Qur’an.

You might also like

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Klaten Gencarkan Edukasi di Simpang Empat Tegaldowo

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Klaten Edukasi Pengguna Jalan

31 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.1 Guncang Morowali, Sulteng

BMKG Catat Gempa M 3,1 di Morowali, Sulteng

31 October 2026

Di tengah buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra, Gus Maftuh mengambil posisi dengan menekankan pentingnya menjaga ruang diskusi tetap proporsional. Ia mempersilakan adanya perbedaan pandangan, tetapi mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi tudingan yang tidak berdasar maupun permusuhan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gus Maftuh: Baca Bukunya Sebelum Memberi Penilaian

Gus Maftuh menilai perdebatan mengenai buku Islam ala Prabowo seharusnya didasarkan pada substansi yang benar-benar termuat di dalam buku.

Menurut dia, masyarakat tidak seharusnya hanya mengambil kesimpulan dari judul, potongan informasi, meme, maupun komentar di media sosial.

“Kalau ada yang berbeda pandangan, silakan. Buku adalah ruang intelektual untuk berdiskusi. Tetapi jangan sampai perbedaan tafsir kemudian berubah menjadi fitnah dan saling menghujat. Mari baca bukunya, pahami isinya, baru memberikan penilaian,” kata Gus Maftuh.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Gus Maftuh dalam menyikapi pro dan kontra yang berkembang.

Ia tidak mempersoalkan kritik ataupun perbedaan penafsiran selama disampaikan dengan dasar yang jelas dan tidak menimbulkan permusuhan.

Judul “Islam Ala Prabowo” Dinilai Bukan Mazhab Baru

Salah satu bagian yang menjadi perhatian publik adalah penggunaan frasa “Islam Ala Prabowo” pada judul buku.

Gus Maftuh menegaskan, istilah tersebut tidak dimaksudkan untuk menciptakan aliran atau mazhab baru dalam Islam.

“Jangan memahami buku ini hanya dari tiga kata, ‘Islam Ala Prabowo’, kemudian langsung menyimpulkan seolah-olah ada Islam baru atau mazhab baru. Maksudnya adalah bagaimana nilai-nilai Islam dipahami dan tercermin dalam kehidupan, sikap, serta kepemimpinan Prabowo,” ujar Gus Maftuh.

Menurut dia, konteks buku adalah melihat sisi keislaman Prabowo melalui kehidupan pribadi, perjalanan karier, dan kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Dengan demikian, pembahasan tidak diarahkan untuk merumuskan ajaran agama baru, melainkan membaca penerapan nilai-nilai Islam dalam perjalanan seorang tokoh.

Nilai Islam dalam Kehidupan dan Kepemimpinan

Gus Maftuh mengatakan isi buku mencoba melihat bagaimana nilai-nilai Islam tercermin dalam sikap seorang pemimpin.

Beberapa nilai yang menjadi pembahasan antara lain perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian terhadap rakyat, serta kemanusiaan.

“Ini buku yang mencoba melihat sisi keislaman seorang pemimpin. Jadi yang dibicarakan bukan Islam sebagai agama yang baru, tetapi bagaimana nilai Islam seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat dan kemanusiaan dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia menilai dimensi agama tidak hanya dapat dibicarakan dari sisi simbol, tetapi juga melalui perilaku dan penerapan nilai dalam kehidupan sosial.

“Kalau agama hanya berhenti pada simbol, kita kehilangan substansinya. Islam harus menghadirkan akhlak, keadilan, kepedulian kepada rakyat, persaudaraan dan perdamaian. Kalau nilai-nilai itu bisa diwujudkan dalam kepemimpinan, tentu itu sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Gus Hilmi Pertanyakan Ibadah Dasar Prabowo

Pro dan kontra terhadap buku tersebut menguat setelah Gus Hilmi menyampaikan pandangannya melalui akun X @Hilmi28 pada Sabtu (5/9/2026).

Ia mengaku tertarik membaca Islam ala Prabowo karena belum pernah mendengar secara langsung Prabowo membaca Al Fatihah.

“Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur’an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,” tulis Gus Hilmi.

Ia kemudian meminta warganet yang memiliki dokumentasi Prabowo membaca Al Fatihah untuk membagikannya.

“Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,” imbuhnya.

Pernyataan Gus Hilmi tersebut memperluas perdebatan dari pembahasan isi buku menjadi pertanyaan mengenai kehidupan keagamaan pribadi Prabowo.

Gus Maftuh Minta Polemik Tak Memicu Polarisasi

Gus Maftuh berharap perbedaan pandangan yang muncul tidak digunakan untuk mempertajam polarisasi politik maupun sentimen keagamaan.

Menurut dia, buku seharusnya menjadi ruang dialog, bukan alat untuk memperlebar perbedaan di masyarakat.

Ia menekankan bahwa nilai Islam dapat berjalan berdampingan dengan nasionalisme, demokrasi, kebinekaan, dan cita-cita kemajuan bangsa.

“Jangan jadikan Islam sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Justru Islam mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, perdamaian, menghormati sesama dan membangun kemaslahatan. Indonesia ini rumah bersama. Umat Islam harus menjadi bagian penting dalam menjaga agar Indonesia tetap maju, rukun, damai dan bersatu,” ujar Gus Maftuh.

Pandangan tersebut juga dikaitkannya dengan karakter Indonesia sebagai negara dengan masyarakat yang majemuk.

Menurut Gus Maftuh, kehidupan keagamaan seharusnya berkontribusi terhadap persatuan dan kerukunan.

Islam Indonesia Diharapkan Menjadi Kekuatan Moral

Gus Maftuh mengatakan Islam di Indonesia perlu hadir sebagai kekuatan moral yang mendorong kemajuan dan kedamaian.

Ia menilai kehidupan umat beragama harus dibangun melalui prinsip saling menghormati serta menjaga konsensus kebangsaan.

“Islam yang kita inginkan adalah Islam yang membuat Indonesia maju, Islam yang rukun, Islam yang menjaga persatuan dan mampu hidup berdampingan dengan rukun, damai dan memegang erat konsesi kebangsaan bersama dengan umat umat beragama lainnya. Itulah wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak membiarkan perdebatan mengenai sebuah buku berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Perbedaan pendapat, menurutnya, tetap dapat disampaikan melalui ruang intelektual yang sehat.

Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?

Buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.

Buku tersebut diterbitkan Atmosphere Publishing House dan pertama kali dirilis pada April 2025 dengan ketebalan sekitar 346 halaman.

Pembahasannya mencakup kehidupan pribadi Prabowo, perjalanan karier militernya, hingga kepemimpinannya sebagai Presiden RI.

Nilai seperti spiritualitas, perdamaian, keadilan, persatuan, kemanusiaan, dan perjuangan untuk kesejahteraan rakyat menjadi bagian dari pembahasan.

Buku tersebut juga memuat pandangan sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menulis prolog mengenai kepemimpinan Prabowo serta perannya dalam sejumlah isu dunia Islam, termasuk Palestina.

Selain Ahmad Muzani, nama Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Prof. Dr. KH Noor Ahmad, KH Anwar Iskandar, serta Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar juga tercantum dalam rangkaian penyusunan maupun kontribusi buku tersebut.

Peluncuran Libatkan Tokoh MUI dan Baznas

Peluncuran buku Islam ala Prabowo dilakukan dengan melibatkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Prof. Dr. Noor Achmad.

Keterlibatan kedua tokoh tersebut menjadi bagian dari momentum peluncuran buku yang membahas sisi keagamaan Prabowo Subianto.

Buku itu telah tersedia secara komersial di sejumlah toko buku maupun marketplace.

Di tengah pro dan kontra yang muncul, Gus Maftuh tetap menekankan bahwa substansi buku menjadi bagian yang harus dipahami sebelum masyarakat menentukan sikap.

Menurut dia, diskusi mengenai buku tetap terbuka, termasuk bagi mereka yang memiliki pandangan berbeda.

Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya berkembang menjadi fitnah, saling menghujat, ataupun konflik yang memperuncing polarisasi politik dan keagamaan.

Polemik buku Islam ala Prabowo pada akhirnya bukan hanya menjadi perdebatan mengenai judul maupun sosok Prabowo, tetapi juga menguji bagaimana ruang publik menyikapi perbedaan pandangan mengenai agama dan kepemimpinan secara kritis tanpa meninggalkan prinsip dialog dan saling menghormati.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Atmosphere Publishing HouseBuku Islam ala Prabowo tuai pro kontraIslam IndonesiaPolemikTak Memicu Polarisasi

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Klaten Gencarkan Edukasi di Simpang Empat Tegaldowo

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Klaten Edukasi Pengguna Jalan

by Eko
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Satlantas Polresta Klaten menggelar sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 di Simpang Empat Tegalyoso, Klaten, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3.1 Guncang Morowali, Sulteng

BMKG Catat Gempa M 3,1 di Morowali, Sulteng

by Dwina
31 October 2026
0

Headline.co.id, Morowali ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,1 mengguncang wilayah Morowali, Sulteng, pada Jumat (30/10/2026) pagi. BMKG mencatat gempa terjadi pada...

Wakapolres hingga Kasatlantas Bantul Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Mutasi Besar di Polres Bantul, Wakapolres, Kasatlantas hingga Tiga Kapolsek Berganti

by Saddam
31 October 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polres Bantul mengalami pergantian jabatan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang...

Menko PM: JKN Wujud Gotong Royong Raksasa, Dorong Layanan Makin Kuat

Menko PM: JKN Jadi Wujud Gotong Royong Raksasa

by masfajar
31 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

Bulan Guru Nasional 2026 Diluncurkan, Kemendikdasmen Dorong Guru Terus Berinovasi

Bulan Guru Nasional 2026 Dorong Inovasi dan Pemerataan Guru

by masfajar
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Bulan Guru Nasional 2026 bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” di SMP...

Biro Psikologi SSDM Polri Kembangkan Konseling Pranikah bagi Personel

Program SIAP NIKAH Polri Fokus Cegah Masalah Rumah Tangga

by Dwina
31 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Biro Psikologi SSDM Polri mengembangkan Program SIAP NIKAH, layanan konseling pranikah bagi personel yang mengajukan izin menikah....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Menempuh Jarak, Menjaga PSS Tetap Dekat

Perjalanan Panjang Suporter PSS Sleman untuk Mendukung Tim di Gianyar

5 September 2026
Identitas Mayat Perempuan di Sungai Code Terungkap Ida Kurniawati Asal Wonogiri

Polisi Temukan Luka dan Memar di Tubuh Ida Kurniawati, Korban Tewas Ditemukan di Sungai Code

2 April 2025
83 Botol Miras Disita dari Outlet Modern, Polres Bantul Bongkar Peredaran di 11 Lokasi

83 Botol Miras Disita dari Outlet Modern, Polres Bantul Bongkar Peredaran di 11 Lokasi

20 July 2026
23 WNI di Bandara Abu Dhabi Berhasil Dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia

23 WNI di Bandara Abu Dhabi Berhasil Dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia

3 March 2026

PLN Manfaatkan Pelet Sampah Untuk Kembangkan PLTU Jeranjang

12 February 2020
Disperindagkop Donggala Dukung 80 UMKM di Pasar Ramadan

Disperindagkop Donggala Dukung 80 UMKM di Pasar Ramadan

21 February 2026
Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Gelar Sapa Bansos dan Bakti Sosial di Sumenep

Sapa Bansos Jatim Hadirkan Layanan Sosial di Sumenep

15 October 2026

Artikel Terbaru

Mentan Puji Respons Cepat Polisi Usai Warga Laporkan Dugaan Penyelewengan Bansos

196 Karung Beras Bansos Diamankan di Cirebon, Polisi Selidiki

1 November 2026
Kehilangan Dua Poin di GBT, Rivera Akui Seluruh Pemain Kecewa

Persebaya Imbang 1-1 Lawan Persijap, Rivera Kecewa Kehilangan Poin

31 October 2026
Brimob Sulteng Gelar Hipnoterapi Gratis bagi 485 Warga Sambut HUT ke-81

Hipnoterapi Gratis Brimob Sulteng Diikuti 485 Warga

31 October 2026
Sering Pakai Styrofoam untuk Makanan? Kenali Risikonya

Styrofoam untuk Makanan, Ini Risiko dan Cara Pakainya

31 October 2026
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Klaten Gencarkan Edukasi di Simpang Empat Tegaldowo

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Klaten Edukasi Pengguna Jalan

31 October 2026
Quiles grabs pole at Sepang while Danish takes Malaysia’s first front row since 2012 in P3

Quiles Pole Moto3 di Sepang, Hakim Danish Start Baris Depan

31 October 2026
Tiga Rekomendasi MU’TAMAD 2026, dari Transformasi Pesantren hingg Rujukan Solusi Global

MU’TAMAD 2026 Hasilkan Tiga Rekomendasi untuk Pesantren

31 October 2026

Popular Story

Bekali Peserta Sespimmen, Korlantas Polri Tekankan Polisi Hadir di Tengah Masyarakat
Peristiwa

Korlantas Polri Bekali Sespimmen soal Keselamatan Lalu Lintas

by Eko
27 October 2026
0

Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Lembang – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membekali...

Read moreDetails

Meutya Hafid dan Kapolri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online

Gaktibplin Polresta Sumenep Jadi Persiapan Operasi Patuh Semeru 2026

Patok Batas Tanah Diperjelas, Pengukuran ATR/BPN Ditargetkan 12 Hari

MotoGP Malaysia Jadi Pintu Masuk Menjelajahi Kuala Lumpur

FTBI Bahasa Banjar 2026, Balangan Raih Empat Prestasi

Sertifikasi Amil Kemenag Diikuti 110 Peserta di Dua UIN

Polda Riau Sita 35 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap

7 Penyebab Bansos PKH dan BPNT Gagal Cair, Cek Apakah Nama Anda Masih Terdaftar

Aceh Perkuat Pelaksanaan Putusan Pascaperceraian

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.