Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Persija vs Persib akan menjadi salah satu pertandingan besar Super League 2026/2027 ketika kedua tim bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu, 12 September 2026. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 15.30 WIB dan menjadi laga kandang pertama Persija Jakarta pada musim ini. Duel tersebut juga menghadirkan sorotan terhadap Shin Tae Yong yang akan memimpin Macan Kemayoran menghadapi Persib Bandung di stadion yang sudah tidak asing baginya. Persija dan Persib sama-sama datang dengan modal kemenangan dari pertandingan sebelumnya sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat.
Bagi Shin Tae Yong, pertandingan Persija vs Persib di GBK bukan sekadar laga kandang pertama bersama Persija pada musim Super League 2026/2027. Stadion tersebut merupakan salah satu arena yang cukup sering digunakan Shin ketika masih menangani Timnas Indonesia pada periode 2021 hingga 2024.
Catatan tersebut menjadi salah satu aspek menarik menjelang pertemuan Persija dan Persib. Di sisi lain, Persija juga mempunyai sejarah panjang ketika menghadapi Persib di Jakarta, khususnya dalam pertandingan kompetisi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Shin Tae Yong Punya Rekor 10 Pertandingan di GBK
Selama menjadi pelatih Timnas Indonesia pada periode 2021-2024, Shin Tae Yong tercatat 10 kali memimpin skuad Garuda bertanding di GBK. Dari jumlah tersebut, tim yang ditanganinya meraih empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan mengalami tiga kekalahan.
Tiga kekalahan Shin di GBK terjadi ketika menghadapi Argentina, Jepang, dan Irak. Ketiga tim tersebut disebut mempunyai kualitas yang lebih baik dibandingkan tim yang ditangani Shin saat pertandingan berlangsung.
Dengan empat kemenangan dan tiga hasil imbang dari 10 pertandingan, pengalaman Shin di Senayan menjadi salah satu modal tersendiri menjelang laga Persija vs Persib. Kali ini situasinya berbeda karena ia tidak memimpin Timnas Indonesia, melainkan Persija Jakarta dalam pertandingan kompetisi domestik.
Sejarah pertemuan di Jakarta juga menjadi bagian penting dari laga ini. Persija tercatat nyaris tidak kalah dalam 40 tahun terakhir pada level kompetisi ketika menghadapi Persib di Jakarta. Persib selama ini juga dikenal sulit menaklukkan Persija ketika pertandingan berlangsung di GBK.
Persija dan Persib Sama-Sama Membawa Modal Kemenangan
Persija Jakarta memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan tandang atas Borneo FC. Hasil itu menjadi bekal Rizky Ridho dan rekan-rekannya sebelum menghadapi Persib di depan pendukung sendiri.
Persib juga datang dengan hasil positif. Maung Bandung menang 3-1 saat menjamu PSM Makassar setelah sebelumnya tertinggal 0-1. Kemampuan membalikkan keadaan tersebut menjadi modal Persib menghadapi tekanan laga tandang di Jakarta.
Namun, Persib juga mempunyai catatan positif atas Persija pada pertemuan terbaru sebelum kompetisi. Kedua tim sempat bertemu dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026 di Bali. Dalam pertandingan tersebut, Persib berhasil mengalahkan Persija dengan skor 2-1.
Situasi itu membuat duel akhir pekan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mempunyai alasan untuk percaya diri. Persija mengandalkan hasil positif pertandingan terakhir dan keuntungan bermain di Jakarta, sementara Persib membawa kemenangan pada pekan pembuka serta hasil positif dari pertemuan pramusim.
Igor Tolic Nilai Peluang Persija dan Persib 50-50
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memilih memusatkan perhatian kepada kesiapan skuadnya sendiri. Menjelang pertandingan, kondisi pemain setelah menjalani pemulihan menjadi salah satu faktor yang menjadi perhatian pelatih asal Kroasia tersebut.
‘Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya bakal 50-50,’ kata Igor.
Igor juga memberikan perhatian terhadap pertahanan Persija yang dinilainya semakin stabil. Menurut dia, kualitas pertahanan merupakan fondasi penting untuk memenangkan pertandingan, terlebih Persija juga memiliki kemampuan di lini depan.
‘Jadi ya, kalau punya pertahanan bagus dan tidak kebobolan, kamu punya fondasi bagus untuk menang. Ditambah kualitas lini depan mereka, sama seperti kita, untuk memenangkan laga, mencetak gol dari set piece atau open play. Tapi pertahanan memang harus stabil,’ ujarnya.
Persib sendiri masih memprioritaskan pemulihan fisik pemain sebelum menentukan komposisi terbaik untuk menghadapi Persija. Waktu pemulihan antarlaga yang terbatas membuat tingkat kebugaran pemain menjadi pertimbangan penting.
Persija Pastikan Laga Digelar di SUGBK
Kepastian lokasi Persija vs Persib sebelumnya sempat menjadi tanda tanya karena hingga Selasa, 8 September 2026, Persija disebut belum mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Setelah proses perizinan selesai, Persija mengumumkan pada Rabu, 9 September 2026, bahwa pertandingan akan berlangsung di GBK.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyatakan siap menyaksikan pertandingan apabila laga berlangsung di Jakarta. Saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2026, Pramono menyerahkan pengumuman kepastian pertandingan kepada penyelenggara.
‘Untuk laga Persija dengan Persib, nanti biar penyelenggara yang mengumumkan, karena biar merekalah yang mengumumkan,’ kata Pramono.
Ia kemudian memastikan kesiapannya menyaksikan langsung pertandingan tersebut. ‘Tetapi saya, kalau nanti pertandingannya dilangsungkan di Jakarta, saya akan nonton,’ ujarnya. Pramono menambahkan, ‘Di Jakarta-nya di mana aja, saya akan nonton.’
Dengan kepastian SUGBK sebagai lokasi pertandingan, Persija dan Persib kini memasuki fase akhir persiapan. Catatan Shin Tae Yong di Senayan, tren positif kedua tim, serta rivalitas panjang Persija dan Persib menjadi rangkaian faktor yang membuat pertandingan Sabtu sore tersebut mendapat perhatian besar.
















