Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,71 Persen, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Saddam by Saddam
2 months ago
in Berita
Reading Time: 4 mins read
416 8
A A
0
Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp17.500,

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp17.500 (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Nilai tukar rupiah menguat 0,71 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu, 9 September 2026, dan mencapai level Rp17.500 per dolar AS. Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS, masuknya arus modal ke pasar obligasi pemerintah, serta membaiknya keyakinan konsumen Indonesia. Kondisi tersebut memberi sentimen positif terhadap pasar keuangan domestik dan berpotensi menopang prospek ekonomi nasional.

Contents

    • 0.1. Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Diungkap Polri dan Bea Cukai
    • 0.2. Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya NTT
  • 1. Arus Modal Masuk Perkuat Sentimen Pasar Keuangan
  • 2. Dolar AS Melemah, Rupiah Mendapat Ruang Menguat
  • 3. Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Asia Terkuat
  • 4. Keyakinan Konsumen Ikut Menopang Ekonomi Domestik
  • 5. Pasar Tetap Mencermati Inflasi AS dan Kebijakan The Fed

Nilai tukar rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp17.490 per dolar AS sepanjang perdagangan. Posisi penutupan Rp17.500 per dolar AS menjadi level terkuat rupiah sejak 15 Mei 2026 atau hampir 17 pekan terakhir.

You might also like

Polri, BNN dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Diungkap Polri dan Bea Cukai

25 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya NTT

25 October 2026

Penguatan nilai tukar rupiah juga terlihat di pasar spot. Rupiah tercatat naik Rp121 atau 0,69 persen menjadi Rp17.511 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp17.632 per dolar AS. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR Bank Indonesia menguat dari Rp17.618 menjadi Rp17.552 per dolar AS.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Arus Modal Masuk Perkuat Sentimen Pasar Keuangan

Salah satu faktor yang menopang penguatan rupiah adalah meningkatnya arus modal masuk ke pasar obligasi pemerintah Indonesia.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan derasnya aliran dana ke pasar obligasi menjadi faktor domestik yang memengaruhi pergerakan mata uang Garuda.

“Rupiah pada perdagangan hari ini menguat dipengaruhi oleh faktor domestik arus modal masuk yang deras ke pasar obligasi pemerintah,” kata Rully di Jakarta, Rabu.

Arus modal yang masuk ke pasar obligasi tercatat meningkat sebesar 90,5 juta dolar AS. Kondisi itu dipengaruhi membaiknya defisit anggaran dan penerimaan pajak serta spread yield obligasi pemerintah yang masih lebar dibandingkan obligasi pemerintah negara lain.

Masuknya aliran modal tersebut memperkuat sentimen terhadap aset keuangan domestik. Di tengah kondisi tersebut, rupiah mampu mencatat penguatan selama lima hari perdagangan secara beruntun.

Dolar AS Melemah, Rupiah Mendapat Ruang Menguat

Dari sisi global, penguatan rupiah juga didukung pelemahan indeks dolar AS atau DXY.

Pada Rabu pukul 15.00 WIB, indeks dolar AS tercatat turun 0,15 persen menjadi 98,642. DXY bahkan sempat menyentuh level 98,630, yang merupakan posisi terendah dalam hampir tiga pekan.

Pelemahan dolar terjadi ketika imbal hasil obligasi pemerintah AS menurun dan yen Jepang terus menguat menjelang keputusan suku bunga Bank of Japan dan Federal Reserve pada pekan berikutnya.

Penurunan imbal hasil obligasi AS mengurangi daya tarik aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk menguat, termasuk rupiah.

Pasar juga memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga Bank of Japan. Ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Jepang tersebut mendorong penguatan yen dan memberikan tekanan terhadap indeks dolar.

Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Asia Terkuat

Penguatan rupiah juga menonjol dibandingkan sejumlah mata uang Asia lainnya.

Rupiah memimpin penguatan terhadap dolar AS, sementara yen Jepang naik 0,33 persen dan won Korea menguat 0,20 persen. Peso Filipina naik 0,19 persen, dolar Taiwan 0,16 persen, dan baht Thailand 0,09 persen.

Dolar Singapura menguat 0,03 persen dan yuan China naik 0,02 persen.

Sebaliknya, rupee India melemah 0,25 persen terhadap dolar AS, ringgit Malaysia turun 0,18 persen, sedangkan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.

Pergerakan ini menunjukkan penguatan rupiah berlangsung ketika dolar AS sedang berada dalam tekanan di pasar global.

Keyakinan Konsumen Ikut Menopang Ekonomi Domestik

Dampak positif terhadap sentimen ekonomi domestik juga didukung peningkatan keyakinan konsumen Indonesia.

Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen atau IKK naik menjadi 118,5 pada Agustus 2026 dari 116,8 pada Juli. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebesar 117 dan menunjukkan konsumen tetap berada dalam zona optimistis.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini meningkat menjadi 109,4 dari sebelumnya 107,9. Sementara Indeks Ekspektasi Konsumen naik menjadi 127,6 dari 125,7.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan penilaian konsumen terhadap keadaan ekonomi saat ini sekaligus prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang.

Masyarakat juga meningkatkan porsi pendapatan untuk konsumsi. Rasio konsumsi terhadap pendapatan naik dari 72,7 persen menjadi 74,2 persen pada Agustus 2026.

Membaiknya kepercayaan konsumen berpotensi menopang konsumsi rumah tangga dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional. Pada saat bersamaan, kondisi tersebut memperkuat sentimen terhadap aset keuangan domestik dan memberikan dukungan tambahan terhadap rupiah.

Pasar Tetap Mencermati Inflasi AS dan Kebijakan The Fed

Meski rupiah mencatat penguatan, pasar masih mencermati sejumlah faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi pergerakan kurs selanjutnya.

Investor menantikan data inflasi AS yang dijadwalkan dirilis Kamis, 10 September 2026. Inflasi bulanan dan tahunan diperkirakan masing-masing sebesar 0,4 persen dan 0,2 persen, sementara inflasi inti tahunan diproyeksikan berada di kisaran 2,4 persen.

Rully menilai angka inflasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Fed.

“Dengan angka-angka inflasi tersebut di atas membuat tidak nyaman bagi The Fed, dan berakibat ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga minggu depan menjadi 60 persen lebih tinggi dari sebelumnya 35 persen,” ungkap Rully.

Selain kebijakan moneter, pasar juga menghadapi kenaikan harga minyak. Harga minyak Brent kontrak November 2026 meningkat 2,74 persen menjadi 100,60 dolar AS per barel, sementara minyak WTI kontrak Oktober 2026 naik 2,24 persen menjadi 95,11 dolar AS per barel.

Dengan demikian, penguatan rupiah saat ini mendapat dukungan dari kombinasi faktor domestik dan eksternal. Arus modal masuk, meningkatnya keyakinan konsumen, serta pelemahan dolar AS memperkuat sentimen terhadap ekonomi dan pasar keuangan Indonesia, sementara data inflasi AS dan arah kebijakan The Fed tetap menjadi faktor yang akan dicermati pelaku pasar.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: dolar Amerika SerikatEkonomi DomestikIndeks Ekspektasi Konsumen naikInflasi ASminyak WTIpasar keuangan Indonesia

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Polri, BNN dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Diungkap Polri dan Bea Cukai

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id ~ Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya NTT

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,5 mengguncang wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (24/10/2026). Berdasarkan informasi...

Kurang dari 24 Jam, Polres Jember Tangkap Dua Pelaku Perampokan Toko Emas

Perampokan Toko Emas Jember, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id, Jember ~ Polres Jember menangkap dua terduga pelaku perampokan Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan...

Gubernur Sumut Bobby Apresiasi Polri dalam Berantas Narkoba

Pengungkapan Ketamin 1,16 Ton di Selat Malaka Diapresiasi Bobby

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id ~ Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi pengungkapan dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Selat Malaka...

Kapolda Jatim Turun Langsung Temui Warga untuk Serap Keluhan soal Narkoba hingga Curanmor

Kapolda Jatim Serap Keluhan Warga soal Narkoba dan Curanmor

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menemui warga melalui kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al Hikmah,...

Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Pengungkapan Sabu Aceh Capai Hampir 1,2 Ton, 11 Orang Diamankan

by Dwina
25 October 2026
0

Headline.co.id, Lhokseumawe ~ Tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai menyita hampir 1,2 ton bruto narkotika dalam...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

BP BUMN Tingkatkan Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia

BP BUMN Tingkatkan Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia

15 December 2025
: Adat Saparan/Bersih Desa/Tolak Balak di Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, (foto Anna)

Disparekrafpora Promosikan Tradisi Adat Desa Sidodadi sebagai Destinasi Wisata

13 August 2026
Indonesia dan India Tingkatkan Kerja Sama Strategis di Bidang Digital

Indonesia dan India Tingkatkan Kerja Sama Strategis di Bidang Digital

15 December 2025
Petugas kepolisian menunjukkan kondisi bagian depan mikrobus Mitsubishi Colt yang mengalami kerusakan usai terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat di Jalan Jogja–Wonosari Km 25, Padukuhan Kerjan, Patuk, Gunungkidul, Kamis (12/2/2026). Dalam insiden tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan Honda Beat vs Mikrobus di Jalan Jogja–Wonosari Patuk Gunungkidul, Pengendara Motor Patah Kaki dan Bahu

12 February 2026
Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Wilayah Pegunungan Bintang di Papua

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Wilayah Pegunungan Bintang di Papua

1 December 2025
Gejolak Dhaka: Partai Oposisi menantang Kekuasaan, Picu Unjuk Rasa Besar-besaran

Aksi Besar-besaran di Dhaka: Partai Oposisi Tantang Kekuasaan yang Berkuasa

7 August 2024
Pemkab Balangan Rayakan Harkitnas, Tiga Layanan Publik Dapat Penghargaan

Pemkab Balangan Rayakan Harkitnas, Tiga Layanan Publik Dapat Penghargaan

21 May 2026

Artikel Terbaru

Polri, BNN dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Diungkap Polri dan Bea Cukai

25 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Kodi, Sumba Barat Daya NTT

25 October 2026
Kurang dari 24 Jam, Polres Jember Tangkap Dua Pelaku Perampokan Toko Emas

Perampokan Toko Emas Jember, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

25 October 2026
Gubernur Sumut Bobby Apresiasi Polri dalam Berantas Narkoba

Pengungkapan Ketamin 1,16 Ton di Selat Malaka Diapresiasi Bobby

25 October 2026
Kapolda Jatim Turun Langsung Temui Warga untuk Serap Keluhan soal Narkoba hingga Curanmor

Kapolda Jatim Serap Keluhan Warga soal Narkoba dan Curanmor

25 October 2026
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Pengungkapan Sabu Aceh Capai Hampir 1,2 Ton, 11 Orang Diamankan

25 October 2026
Kapolda Jatim dan Khofifah Bersinergi Jaga Stabilitas Keamanan serta Investasi

Khofifah dan Kapolda Jatim Perkuat Keamanan untuk Investasi

25 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Ekonomi

LPS Terima Hasil Sita Lelang Korupsi BPR KRI Rp2,78 Miliar

by Fajar Ari Wibowo
23 October 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Indramayu - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu menyerahkan uang hasil...

Read moreDetails

Stunting Kabupaten Blora Didominasi Kasus Bayi Usia 0–5 Bulan

Satgas Damai Cartenz Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Mimika

Wamenkomdigi Soroti Risiko Ketergantungan AI pada Anak

Festival Pesona Raja Ampat Masuk KEN 2026 untuk Ketiga Kali

Pemkab Nagan Raya Siapkan Penanganan Medis untuk 10 ODGJ

Gerakan Pangan Murah Kolaka Sediakan Sembako di Bawah Harga Pasar

Arjun Sandhova Cetak Hattrick, PSS Sleman U16 Menang 3-0

Deregulasi Telekomunikasi Dikaji untuk Perluas Akses Internet

Progres Huntap Aceh 1,52 Persen, Pemerintah Kejar Target 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.