Headline.co.id, Jakarta ~ TNI Angkatan Laut mengerahkan 11 kapal dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Perintah ini diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, (7/9/2026). Pencarian ini melibatkan berbagai unsur TNI dan ditujukan untuk menemukan rombongan yang dilaporkan hilang kontak sejak itu.
Kapal-kapal yang terlibat dalam pencarian ini termasuk KRI Leuser-924 dan KRI Kerambit-627. Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa operasi ini didorong oleh instruksi presiden dan dilaksanakan segera setelah mendapat laporan. Para jurnalis yang hilang terdiri dari M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita , Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews.id, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, seorang jurnalis lepas.
### Dukungan Kemkomdigi untuk Pencarian
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan keterlibatannya melalui koordinasi dengan Basarnas dan penguatan jaringan telekomunikasi di wilayah operasi pencarian. Menteri Meutya Hafid menyatakan keprihatinannya atas insiden ini dan berharap seluruh rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat.
### Koordinasi dengan Berbagai Lembaga
Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak seperti Basarnas, TNI, Polri, BNPB, dan BMKG. Kemkomdigi, melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, memastikan dukungan konektivitas dan komunikasi berjalan optimal. Sementara itu, dukungan terus dievaluasi sesuai kebutuhan di lapangan.
### Kondisi Terakhir dan Upaya Pencarian
Lima jurnalis dan tiga kru dilaporkan hilang kontak sejak mereka bertolak pada Senin siang untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, pihak berwenang terus mencari dan mengharapkan hasil yang positif. Masyarakat diajak bergabung dalam doa agar upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil yang diharapkan.



















