Headline.co.id, Sukabumi ~ 7 September 2026 – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian di Panti Asuhan Bima Sakti, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berhasil ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang sebelumnya dilaporkan hilang, termasuk sepeda motor, laptop, telepon genggam, dan kebutuhan harian lainnya.
Kejadian pencurian ini sempat membuat pengurus panti merasa prihatin karena barang-barang tersebut sangat penting untuk menunjang operasional dan aktivitas anak-anak asuh. Namun, berkat respons cepat dari pihak kepolisian dan bantuan warga setempat, keberadaan pelaku dapat segera diketahui.
Aipda Eka Rahayu dari Polda Metro Jaya, yang kebetulan berada di Sukabumi, turut serta dalam proses pengungkapan kasus ini. Ia memetakan informasi dan menelusuri petunjuk di lapangan hingga berhasil mengidentifikasi posisi pelaku. “Sangat luar biasa. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, beliau mampu menemukan pelaku,” ujar Idris, pengasuh Panti Asuhan Bima Sakti, pada Minggu, 6 September 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dukungan masyarakat sekitar, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda di Kecamatan Kadudampit, juga berperan penting dalam pengungkapan kasus ini. Mereka aktif memberikan informasi dan membantu menyisir wilayah untuk mencari pelaku. Kerja sama aparat dan masyarakat ini mempercepat proses pencarian hingga pelaku berhasil diamankan.
Idris menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian dan warga yang telah membantu mengungkap kasus pencurian tersebut. “Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Semoga ke depan semakin banyak aparat kepolisian yang mengabdi dengan sigap, tanggap, dan melayani masyarakat secepat kilat,” ungkap Idris.
Setelah kasus ini terungkap, seluruh barang bukti yang hilang telah dikembalikan kepada pihak Panti Asuhan Bima Sakti. Dengan kembalinya barang-barang tersebut, aktivitas pelayanan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari anak-anak asuh di panti dapat kembali berjalan normal. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi kepolisian dan masyarakat dalam merespons laporan tindak pidana di lingkungan sekitar.





















