Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

Saddam by Saddam
1 hour ago
in Berita
Reading Time: 7 mins read
397 26
A A
0
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah (Dok Foto tribunnews.com)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan spiritual Presiden Prabowo Subianto, sementara KH Mas Muhammad Maftuh atau Gus Maftuh meminta masyarakat menilai buku tersebut berdasarkan substansi secara utuh. Perbedaan pandangan itu mengemuka pada Sabtu (5/9/2026), ketika diskusi mengenai buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam kembali berkembang di ruang publik. Gus Hilmi menyoroti praktik ibadah dasar Prabowo, sedangkan Gus Maftuh menekankan nilai Islam dalam kehidupan, sikap, dan kepemimpinan.

Contents

    • 0.1. Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah
    • 0.2. Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?
  • 1. Gus Hilmi Fokus pada Praktik Ibadah Dasar Prabowo
  • 2. Gus Maftuh Soroti Substansi Nilai Islam
  • 3. Perbedaan Pandangan Terletak pada Cara Melihat Keislaman
  • 4. Apa yang Dibahas dalam Buku Islam ala Prabowo?
  • 5. Peluncuran Buku Libatkan Tokoh MUI dan Baznas
  • 6. Gus Maftuh Ingatkan Publik Tidak Terprovokasi
  • 7. Gus Maftuh Tekankan Islam sebagai Kekuatan Persatuan
  • 8. Dua Perspektif dalam Polemik Buku Islam ala Prabowo

Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah Gus Hilmi melalui akun X @Hilmi28 mengaku penasaran dengan kemampuan Prabowo membaca Al Fatihah, Al-Qur’an, serta bacaan salat. Ia bahkan meminta warganet membagikan dokumentasi jika memiliki video Prabowo membaca Al Fatihah.

You might also like

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026

Di sisi lain, polemik buku Islam ala Prabowo memanas juga mendapat respons dari Gus Maftuh, Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya sekaligus Ketua Umum Forum Komunikasi Kyai Kampung Indonesia (FK3I). Menurut dia, masyarakat semestinya tidak menilai buku hanya dari judul ataupun potongan perbincangan di media sosial, tetapi membaca substansi yang membahas penerapan nilai Islam dalam kehidupan dan kepemimpinan Prabowo.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gus Hilmi Fokus pada Praktik Ibadah Dasar Prabowo

Perbedaan pandangan pertama terlihat pada aspek yang menjadi titik perhatian masing-masing tokoh.

Gus Hilmi memusatkan sorotannya pada kemampuan dasar dalam menjalankan ibadah Islam.

Ia mengaku tertarik membaca buku Islam ala Prabowo karena selama ini belum pernah mendengar secara langsung Prabowo membaca Al Fatihah.

“Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur’an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,” tulis Gus Hilmi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Gus Hilmi melihat pembahasan mengenai sisi keislaman Prabowo juga perlu dikaitkan dengan praktik ibadah yang bersifat mendasar.

Ia kemudian mengajak warganet yang memiliki dokumentasi untuk membagikannya.

“Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,” imbuhnya.

Dalam pernyataan itu, Gus Hilmi membandingkan dokumentasi Prabowo dengan dua presiden pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

Gus Maftuh Soroti Substansi Nilai Islam

Berbeda dengan Gus Hilmi, Gus Maftuh lebih menempatkan pembahasan buku pada substansi nilai-nilai Islam yang dikaitkan dengan kehidupan dan kepemimpinan Prabowo.

Ia menilai istilah “Islam Ala Prabowo” tidak dapat dipahami sebagai pembentukan ajaran, aliran, ataupun mazhab Islam baru.

“Jangan memahami buku ini hanya dari tiga kata, ‘Islam Ala Prabowo’, kemudian langsung menyimpulkan seolah-olah ada Islam baru atau mazhab baru. Maksudnya adalah bagaimana nilai-nilai Islam dipahami dan tercermin dalam kehidupan, sikap, serta kepemimpinan Prabowo,” ujar Gus Maftuh, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, pembahasan dalam buku lebih diarahkan pada bagaimana nilai agama diwujudkan melalui sikap dan tanggung jawab seorang pemimpin.

Gus Maftuh menyebut sejumlah nilai seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian terhadap rakyat, dan kemanusiaan sebagai bagian dari perspektif yang dibahas.

“Ini buku yang mencoba melihat sisi keislaman seorang pemimpin. Jadi yang dibicarakan bukan Islam sebagai agama yang baru, tetapi bagaimana nilai Islam seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat dan kemanusiaan dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Perbedaan Pandangan Terletak pada Cara Melihat Keislaman

Dari pernyataan keduanya, perbedaan utama Gus Hilmi dan Gus Maftuh terletak pada cara melihat indikator keislaman seorang pemimpin.

Gus Hilmi menitikberatkan pertanyaannya pada praktik ibadah dasar, seperti membaca Al Fatihah, membaca Al-Qur’an, dan menguasai bacaan salat.

Sementara Gus Maftuh lebih menekankan pada penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan kepemimpinan.

Gus Maftuh menilai agama tidak seharusnya berhenti pada simbol, tetapi juga harus tercermin dalam akhlak serta sikap terhadap masyarakat.

“Kalau agama hanya berhenti pada simbol, kita kehilangan substansinya. Islam harus menghadirkan akhlak, keadilan, kepedulian kepada rakyat, persaudaraan dan perdamaian. Kalau nilai-nilai itu bisa diwujudkan dalam kepemimpinan, tentu itu sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Dengan demikian, polemik yang berkembang bukan hanya menyangkut judul sebuah buku, tetapi juga menunjukkan adanya perbedaan perspektif tentang bagaimana sisi keagamaan seorang pemimpin dinilai.

Apa yang Dibahas dalam Buku Islam ala Prabowo?

Buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.

Buku tersebut diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House dan pertama kali dirilis pada April 2025 dengan ketebalan sekitar 346 halaman.

Materi di dalamnya membahas kehidupan pribadi Prabowo Subianto, perjalanan karier militernya, hingga kiprahnya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pembahasan tersebut ditempatkan melalui perspektif sejumlah nilai Islam, antara lain perdamaian, keadilan, spiritualitas, persatuan, kepedulian terhadap rakyat, kemanusiaan, hingga perjuangan mewujudkan kesejahteraan.

Buku itu tidak hanya berisi pandangan para penulis.

Sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional juga tercatat memberikan pandangan dalam rangkaian pembahasan buku.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani, misalnya, menulis prolog mengenai kepemimpinan Prabowo serta keterlibatannya dalam sejumlah isu dunia Islam, termasuk Palestina.

Nama lainnya yang disebut dalam rangkaian kontribusi buku antara lain Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Prof. Dr. KH Noor Ahmad, KH Anwar Iskandar, dan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.

Peluncuran Buku Libatkan Tokoh MUI dan Baznas

Peluncuran buku tersebut juga melibatkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional Prof. Dr. Noor Achmad.

Keterlibatan keduanya menjadi bagian dari momentum peluncuran buku yang membahas relasi antara nilai-nilai Islam dan kehidupan Prabowo Subianto.

Buku itu kemudian tersedia secara komersial melalui sejumlah toko buku dan marketplace.

Keberadaan sejumlah tokoh dalam rangkaian buku tersebut menjadi salah satu alasan Gus Maftuh meminta publik tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum membaca isi secara lengkap.

Gus Maftuh Ingatkan Publik Tidak Terprovokasi

Gus Maftuh juga menyoroti cara perdebatan mengenai buku tersebut berkembang di media sosial.

Menurut dia, masyarakat tidak seharusnya mudah terpengaruh oleh potongan informasi, meme, ataupun komentar yang tidak menggambarkan keseluruhan substansi.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari ruang intelektual, tetapi harus disampaikan tanpa fitnah maupun penghinaan.

“Kalau ada yang berbeda pandangan, silakan. Buku adalah ruang intelektual untuk berdiskusi. Tetapi jangan sampai perbedaan tafsir kemudian berubah menjadi fitnah dan saling menghujat. Mari baca bukunya, pahami isinya, baru memberikan penilaian,” ujar Gus Maftuh.

Ia berharap buku tersebut justru dapat membuka ruang diskusi mengenai hubungan agama, nasionalisme, kebinekaan, demokrasi, dan kepemimpinan.

Gus Maftuh Tekankan Islam sebagai Kekuatan Persatuan

Dalam pandangan Gus Maftuh, pembahasan keislaman juga perlu ditempatkan dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.

Ia menilai Islam harus dapat menghadirkan kehidupan yang rukun, damai, dan mampu menjaga persatuan dengan umat beragama lain.

“Islam yang kita inginkan adalah Islam yang membuat Indonesia maju, Islam yang rukun, Islam yang menjaga persatuan dan mampu hidup berdampingan dengan rukun, damai dan memegang erat konsesi kebangsaan bersama dengan umat umat beragama lainnya. Itulah wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Gus Maftuh juga berharap perdebatan tentang buku tidak berkembang menjadi polarisasi politik maupun sentimen keagamaan.

“Jangan jadikan Islam sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Justru Islam mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, perdamaian, menghormati sesama dan membangun kemaslahatan. Indonesia ini rumah bersama. Umat Islam harus menjadi bagian penting dalam menjaga agar Indonesia tetap maju, rukun, damai dan bersatu,” pungkasnya.

Dua Perspektif dalam Polemik Buku Islam ala Prabowo

Polemik buku Islam ala Prabowo pada akhirnya memperlihatkan dua perspektif yang berbeda terhadap pembahasan keislaman Prabowo Subianto.

Gus Hilmi mempertanyakan aspek ritual dan ibadah dasar yang menurutnya merupakan bagian fundamental dalam ajaran Islam. Sementara Gus Maftuh meminta pembahasan tidak dibatasi pada simbol maupun praktik personal, tetapi juga mempertimbangkan penerapan nilai agama dalam kepemimpinan dan kehidupan kebangsaan.

Meski berbeda sudut pandang, pernyataan kedua tokoh tersebut sama-sama memperluas diskusi publik mengenai buku Islam ala Prabowo.

Perdebatan itu sekaligus menempatkan substansi buku sebagai bagian penting untuk dibaca secara menyeluruh agar penilaian tidak hanya didasarkan pada judul, potongan informasi, ataupun perbincangan yang berkembang di media sosial.

Tags: aliranataupun mazhab Islam baruBaznasIslam Ala PrabowoPolemik buku Islam ala PrabowoTokoh MUI

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi...

Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah muncul sorotan publik terhadap isi dan narasi keislaman Presiden...

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan rekam jejak spiritual...

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks...

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Memburuk

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk Sore hingga Malam

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), diperkirakan semakin memburuk pada sore hingga malam hari setelah pada...

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Pasukan Hadapi Dampak Aktivitas Gunung Api

Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau

by masfajar
7 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ 6 September 2026 — Dalam upaya menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Rahasia Terungkap: Cara Mudah Cek IMEI untuk Jamin Keaslian Ponsel Anda

Rahasia Memastikan Keaslian Ponsel: Panduan Lengkap Cek IMEI di Kemenperin

14 August 2024
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Wilayah Seram Bagian Timur, Maluku

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Wilayah Seram Bagian Timur, Maluku

5 March 2026
Pengurus Baru KAGAMA Riau Dilantik, Siap Dukung Pembangunan Daerah

Pengurus Baru KAGAMA Riau Dilantik, Siap Dukung Pembangunan Daerah

19 July 2026
Brimob Sumut Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Tapanuli Selatan

Brimob Sumut Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Tapanuli Selatan

23 January 2026
BPBD Balangan Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana dalam Musrenbang

BPBD Balangan Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana dalam Musrenbang

28 January 2026
: Pelepasan balon tanda diresmikannya Kecamatan Tilango Siaga TBC. (foto Dandels)

Pemerintah Prioritaskan Eliminasi TBC, Wamenkes Tegaskan Komitmen

13 August 2026
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari

500 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga PSIM vs Persib di Bantul

23 August 2025

Artikel Terbaru

peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis, Ini Ketentuan yang Berlaku

7 September 2026
BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan

Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Menuju KRIS, Bagaimana Nasib Iuran Peserta?

7 September 2026
Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi, Ini Syarat, Prosedur dan Daftar yang Tidak Dijamin

7 September 2026
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

7 September 2026

Popular Story

OMI Kemenag 2026 Tingkat MI
Pendidikan

Persaingan OMI Kemenag 2026 Makin Ketat, Madrasah Mulai Gelar Seleksi Internal

by Saddam
1 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Persaingan OMI Kemenag 2026 mulai terasa di tingkat satuan...

Read moreDetails

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Hengki Haryadi Resmi Jadi Kapolda Papua Barat Daya, Naik Jabatan Usai Delapan Bulan Jadi Wakapolda Riau

Perayaan HUT ke-91 GPM di Maluku Tenggara: Jalan Santai untuk Mempererat Persaudaraan

IMM 2025: Indeks Baru untuk Mengukur Kualitas Manusia

Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Kematian Warga di Pejompongan

Bapanas Soroti Penipuan Label Beras Fortifikasi yang Merugikan Masyarakat

Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp2,3 Miliar untuk Revitalisasi Museum Purbakala Gorontalo

Kronologi Warga 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Kursi Tunggu Toko di Berbah Sleman

Kemenpar Dorong Yogyakarta dan Lombok Jadi Destinasi Favorit Wisatawan India

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.