Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia berencana memperkenalkan Indeks Manusia Mandiri (IMM) pada tahun 2025 sebagai pengganti Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indeks baru ini dirancang untuk lebih menekankan pada kualitas manusia secara keseluruhan. IMM akan menjadi alat ukur yang lebih komprehensif dalam menilai kemajuan pembangunan manusia di Indonesia.
IMM 2025 akan fokus pada beberapa aspek penting yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Tujuan utama dari pengenalan IMM adalah untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kualitas hidup masyarakat Indonesia. Dengan demikian, kebijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Kementerian PPN/Bappenas, IMM akan mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dibandingkan dengan IPM. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai indikator yang lebih luas dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Perubahan ini diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah menargetkan peluncuran IMM pada tahun 2025 setelah melalui serangkaian uji coba dan penyesuaian. Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan praktisi, untuk memastikan bahwa indeks ini dapat diimplementasikan dengan baik. Dengan IMM, diharapkan Indonesia dapat lebih fokus pada pembangunan manusia yang berkelanjutan dan inklusif.



















