Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Kabinet Bayangan Indonesia Siapa Saja? Ini Daftar 15 Anggota dan Tugas Pengawasannya

Saddam by Saddam
2 months ago
in Pemerintah
Reading Time: 9 mins read
416 12
A A
0
Kabinet Bayangan Indonesia

Kabinet Bayangan Indonesia (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kabinet Bayangan Indonesia siapa saja menjadi perhatian setelah Koalisi Masyarakat Sipil mendeklarasikan kelompok pengawas pemerintahan tersebut di Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 27 Juli 2026. Kabinet ini beranggotakan 15 tokoh dari kalangan akademisi, ekonom, peneliti, hingga aktivis masyarakat sipil yang dipilih melalui panel seleksi independen. Mereka bertugas memantau kebijakan dan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menyusun alternatif kebijakan berbasis data.

Contents

    • 0.1. KUDUSHOLIC Antarkan Siswa MAN 1 Kudus Raih Juara II FIKSI
    • 0.2. Bupati Lumajang Minta HKTI Optimalkan Alsintan
  • 1. Daftar 15 Anggota Kabinet Bayangan Indonesia
  • 2. Kabinet Bayangan Bekerja Secara Pro Bono
  • 3. Lima Cara Kabinet Bayangan Mengawasi Pemerintah
  • 4. Dibentuk di Tengah Minimnya Oposisi Formal
  • 5. Pemerintah hingga Mahfud MD Beri Respons
  • 6. Kabinet Bayangan Tegaskan Bukan Pemerintahan Tandingan
  • 7. Tantangan Kabinet Bayangan ke Depan

Pertanyaan mengenai kabinet bayangan indonesia siapa saja juga mengemuka karena setiap anggotanya mendapat bidang pengawasan terhadap kementerian maupun lembaga tertentu dalam Kabinet Merah Putih. Feri Amsari menempati posisi Menteri Sekretaris Negara, sedangkan Ahmad Jilul QF menjadi Sekretaris Kabinet dan Bhima Yudhistira Adhinegara memegang bidang Keuangan dan Tata Kelola Anggaran.

You might also like

Juara II FIKSI 2026, Siswa MAN 1 Kudus Dapat Golden Ticket Kuliah di Undiksha

KUDUSHOLIC Antarkan Siswa MAN 1 Kudus Raih Juara II FIKSI

17 October 2026
Berita Terkini

Bupati Lumajang Minta HKTI Optimalkan Alsintan

17 October 2026

Pembentukan kelompok yang membuat publik mencari informasi kabinet bayangan indonesia siapa saja tersebut dipelopori pakar hukum tata negara Feri Amsari bersama Ahmad Jilul QF dari Masyarakat Transparansi Indonesia. Koalisi menegaskan Kabinet Bayangan bukan pemerintahan tandingan, melainkan gerakan masyarakat sipil yang bekerja secara pro bono dan nonpartisan untuk menjalankan pengawasan sekaligus menawarkan proposal kebijakan alternatif.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Pembentukan Kabinet Bayangan ini sebagai wadah pengawasan dan penyeimbang terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Kami akan pantau semua kinerja mereka dan melaporkannya ke publik,” kata Feri Amsari saat deklarasi.

Feri menjelaskan satu anggota Kabinet Bayangan dapat mengawasi enam hingga tujuh kementerian sekaligus. Menurut dia, mekanisme tersebut juga memperlihatkan gagasan mengenai kabinet yang lebih ramping dibandingkan struktur pemerintahan yang memiliki banyak kementerian dan wakil menteri.

Daftar 15 Anggota Kabinet Bayangan Indonesia

Berdasarkan struktur yang diumumkan, berikut 15 anggota Kabinet Bayangan Indonesia beserta kementerian dan lembaga yang menjadi wilayah pengawasannya.

  1. Menteri Sekretaris Negara: Feri Amsari

Feri Amsari bertugas mengawasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

  1. Sekretaris Kabinet: Ahmad Jilul QF

Ahmad Jilul QF mendapat tugas mengawasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

  1. Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Negara: Armand Suparman

Armand Suparman mengawasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Polkam Djamari Chaniago, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto.

  1. Menteri Luar Negeri: Showan Al-Banna Choiruzzad

Showan Al-Banna Choiruzzad bertugas mengawasi Menteri Luar Negeri Sugiono.

  1. Menteri Pertahanan: Surie Maharani

Surie Maharani mendapat bidang pengawasan terhadap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

  1. Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marginal: Khoirunnisa Nur Agustyati

Khoirunnisa Nur Agustyati mengawasi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi serta Menteri HAM Natalius Pigai.

  1. Menteri Hukum dan Kebijakan Negara: Yance Arizona

Yance Arizona mengawasi Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.

  1. Menteri Perekonomian: Media Wahyu Askar

Media Wahyu Askar mendapat lingkup pengawasan yang cukup luas. Ia mengawasi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Investasi dan Hilirisasi Roslan Roeslani, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri BUMN Dony Oskaria, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky.

  1. Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran: Bhima Yudhistira Adhinegara

Bhima Yudhistira Adhinegara bertugas mengawasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terutama berkaitan dengan kebijakan keuangan serta tata kelola anggaran.

  1. Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim: Iqbal Damanik

Iqbal Damanik mengawasi Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

  1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Iman Zanatil Haeri

Iman Zanatil Haeri mendapat tugas mengawasi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menko PMK Pratikno.

  1. Menteri Riset, Teknologi, dan Digital: Nenden Sekar Arum

Nenden Sekar Arum mengawasi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

  1. Menteri Kesehatan: Irma Hidayana

Irma Hidayana ditugaskan mengawasi kebijakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

  1. Menteri Sosial dan Layanan Dasar: Nabiyla Risfa Izzati

Nabiyla Risfa Izzati mengawasi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kependudukan dan BKKBN Wihaji, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pekerja Migran Mukhtarudin, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Menteri Perumahan Maruarar Sirait.

  1. Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan: Isnawati Hidayah

Isnawati Hidayah bertugas mengawasi Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.

Kabinet Bayangan Bekerja Secara Pro Bono

Para anggota Kabinet Bayangan bekerja secara pro bono atau tanpa menerima imbalan finansial. Gerakan tersebut juga menyatakan diri nonpartisan dan mengedepankan penyusunan alternatif kebijakan berdasarkan riset serta data.

Komposisi anggotanya didominasi akademisi, peneliti, profesional, dan aktivis masyarakat sipil. Dalam bahan deklarasi disebutkan seluruh anggotanya berusia di bawah 50 tahun serta memiliki kompetensi pada bidang yang mereka awasi.

Selain 15 nama yang masuk dalam struktur kabinet, inisiatif tersebut juga melibatkan tokoh dan pakar seperti Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, serta mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Erry Riyana Hardjapamekas dalam proses pembentukan dan lingkungan gerakannya.

Kabinet Bayangan mengadaptasi konsep shadow cabinet yang telah dikenal di sejumlah negara seperti Inggris, Australia, dan Kanada. Namun, konsep tersebut disesuaikan dengan kondisi politik dan ketatanegaraan Indonesia.

Lima Cara Kabinet Bayangan Mengawasi Pemerintah

Kabinet Bayangan menetapkan sejumlah instrumen untuk menjalankan fungsi pengawasannya.

Pertama, melakukan riset dan analisis berbasis data terhadap kebijakan pemerintah.

Kedua, menerbitkan catatan kebijakan, laporan, dan konten publik yang berisi hasil evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.

Ketiga, menyelenggarakan shadow hearing atau rapat dengar pendapat versi masyarakat sipil sebagai sarana membahas persoalan kebijakan.

Keempat, membangun Dashboard Publik untuk memantau dan melacak pemenuhan janji pemerintah.

Kelima, menyusun Alternative State of the Nation sebagai evaluasi alternatif mengenai kondisi Indonesia dan pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Dalam jangka pendek, kelompok tersebut ingin menjadi alternatif oposisi berbasis bukti, pengawas pemerintah yang kredibel, serta sumber rujukan kebijakan bagi publik dan media.

Sementara dalam jangka menengah, Kabinet Bayangan menargetkan terbentuknya ekosistem teknokrat progresif yang dapat menghasilkan alternatif kebijakan nasional.

Dibentuk di Tengah Minimnya Oposisi Formal

Pembentukan Kabinet Bayangan dilatarbelakangi penilaian sebagian masyarakat sipil bahwa fungsi checks and balances dalam sistem politik Indonesia perlu diperkuat.

Gerakan ini muncul ketika koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai besar, sementara kekuatan oposisi formal di parlemen terbatas.

Kabinet Bayangan karena itu diarahkan untuk mengawasi cabang eksekutif yang menjalankan pemerintahan sehari-hari. Setiap anggota menjadi pengawas terhadap satu atau sejumlah kementerian dan lembaga negara sesuai bidang keahliannya.

Gerakan tersebut sekaligus mengembangkan pendekatan berbeda dibandingkan sejumlah gerakan oposisi masyarakat sipil sebelumnya yang banyak bertumpu pada basis buruh, petani, mahasiswa, maupun komunitas di tingkat lokal.

Kabinet Bayangan lebih banyak diisi kalangan profesional, akademisi, peneliti, dan aktivis perkotaan. Komposisi itu memberikan kekuatan dari sisi kemampuan analisis kebijakan, tetapi sekaligus menjadi tantangan dalam membangun hubungan dengan masyarakat di berbagai daerah dan sektor.

Pemerintah hingga Mahfud MD Beri Respons

Kemunculan Kabinet Bayangan mendapat tanggapan beragam.

Berdasarkan informasi dalam bahan yang dirilis CNBC Indonesia pada 29 Juli 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah menghormati partisipasi masyarakat sepanjang didasarkan pada data dan menghasilkan solusi konkret.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari memiliki pandangan berbeda mengenai istilah yang digunakan. Ia menegaskan nomenklatur shadow cabinet tidak dikenal dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Sementara itu, pakar hukum Mahfud MD dalam wawancara dengan Tribunnews pada 30 Juli 2026 menilai pembentukan kelompok semacam itu merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara untuk berserikat dan menyampaikan pendapat sepanjang tidak mengklaim sebagai pemegang kekuasaan formal.

Perbedaan tanggapan tersebut menunjukkan pembentukan Kabinet Bayangan tidak hanya menjadi isu politik, tetapi juga memunculkan diskusi mengenai posisi gerakan masyarakat sipil dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Kabinet Bayangan Tegaskan Bukan Pemerintahan Tandingan

Koalisi masyarakat sipil menegaskan Kabinet Bayangan bukan pemerintahan tandingan dan tidak memiliki kewenangan formal sebagaimana pemerintah.

Berdasarkan keterangan resmi yang dicantumkan dalam bahan dari kabinetbayangan.id, gerakan tersebut mendasarkan aktivitasnya pada hak konstitusional warga negara sebagaimana Pasal 28E ayat (3) dan Pasal 28F UUD 1945.

Pasal tersebut menjadi dasar bagi kebebasan warga untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat, berkomunikasi, serta memperoleh dan menyampaikan informasi.

Dalam penjelasan gerakan itu, penyelenggara negara harus bertindak berdasarkan asas legalitas. Sementara warga negara berada dalam prinsip presumption of liberty, yakni dapat melakukan tindakan sepanjang tidak dilarang oleh hukum.

Atas dasar tersebut, Kabinet Bayangan menyatakan aktivitas mereka merupakan bentuk partisipasi masyarakat sipil dalam mengawasi kebijakan publik, bukan tindakan untuk mengambil alih ataupun membentuk kekuasaan pemerintahan baru.

Tantangan Kabinet Bayangan ke Depan

Selain kemampuan menghasilkan analisis kebijakan, keberlanjutan gerakan menjadi tantangan bagi Kabinet Bayangan.

Pengalaman gerakan masyarakat sipil di Indonesia menunjukkan berbagai eksperimen politik sebelumnya tidak selalu mampu berkembang menjadi kekuatan pengawasan yang berkelanjutan.

Sebelum munculnya Kabinet Bayangan, masyarakat sipil pernah membangun berbagai gerakan, mulai dari kampanye “Jangan Pilih Politisi Busuk” menjelang Pemilu 2004, Blok Politik Demokratis, gerakan Go Politics, hingga gerakan politik independen di tingkat daerah.

Di Yogyakarta, misalnya, pernah muncul Gerakan JOINT, sedangkan kelompok petani di Batang, Jawa Tengah, juga pernah terlibat dalam upaya mendorong kandidat melalui politik lokal.

Kabinet Bayangan menawarkan pendekatan berbeda dengan menempatkan pengawasan kebijakan dan kemampuan teknokratis sebagai instrumen utama.

Namun, gerakan ini tetap menghadapi tantangan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas. Dominasi profesional, akademisi, dan aktivis perkotaan berpotensi menciptakan jarak dengan warga apabila tidak disertai keterlibatan masyarakat di tingkat akar rumput.

Karena itu, efektivitas Kabinet Bayangan pada akhirnya akan bergantung pada kualitas riset dan rekomendasi yang dihasilkan, konsistensi pengawasan terhadap pemerintah, transparansi kepada publik, serta kemampuan melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan.

Keberadaan 15 anggota Kabinet Bayangan Indonesia dengan pembagian bidang masing-masing menjadi tahap awal dari eksperimen masyarakat sipil tersebut. Hasil kerjanya akan dapat dinilai dari sejauh mana evaluasi dan alternatif kebijakan yang mereka hasilkan mampu menjadi rujukan publik sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan mekanisme checks and balances di Indonesia.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: 15 tokohKabinet Bayangan IndonesiaKoalisi Masyarakat Sipilpemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Juara II FIKSI 2026, Siswa MAN 1 Kudus Dapat Golden Ticket Kuliah di Undiksha

KUDUSHOLIC Antarkan Siswa MAN 1 Kudus Raih Juara II FIKSI

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id, Kudus ~ Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus meraih Juara II Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia...

Berita Terkini

Bupati Lumajang Minta HKTI Optimalkan Alsintan

by Dani
17 October 2026
0

Headline.co.id, Lumajang ~ Bupati Lumajang Indah Amperawati mengukuhkan ketua dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)...

Murid MAN Labuhanbatu Juara II Nasional Lomba Reels Hari Ozon Sedunia 2026

Murid MAN Labuhanbatu Juara II Nasional Lomba Reels Hari Ozon Sedunia 2026

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id ~ Rantauprapat (Kemenag) — Murid MAN Labuhanbatu meraih Juara II nasional dalam kompetisi kreatif “Kelana Reels Challenge Hari Ozon...

Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 930/Toda Tebi: “Kalian Adalah Prajurit Bhinneka Tunggal Ika, Pengawal Kedaulatan di Tanah Sumba”

Menhan Sjafrie Tekankan Peran Yonif TP 930 di Sumba Tengah

by Fajar Ari Wibowo
17 October 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Katikutama, Sumba Tengah – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Marshalling Area Batalyon Infanteri...

Berita Terkini

Penataan Jalan PB Sudirman Lumajang Ditargetkan Rampung Desember

by Dani
17 October 2026
0

Headline.co.id, Lumajang ~ Headline.co.id, Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai mengerjakan penataan Jalan PB Sudirman sepanjang 730 meter di Kabupaten...

Auditor Itjen Kemenag Asah Strategi Pengawasan Pengadaan Program Prioritas Presiden

Itjen Kemenag Perkuat Pengawasan Program Prioritas Presiden

by Saddam
17 October 2026
0

Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta (Itjen Kemenag) — Empat auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparat Pengawasan Intern...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kapolres Bantul Melakukan Sertijab Sejumlah Pejabat di Polres dan Polsek

Kapolres Bantul Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

30 October 2025
Polantas KARIB, Satlantas Subang Gelar Servis Motor Gratis untuk Driver Ojol

Satlantas Subang Adakan Servis Motor Gratis untuk Pengemudi Ojol

23 August 2026
: Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) menyampaikan manfaat PLTS untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari)

PLN Dorong Pengembangan Energi Terbarukan Melalui PLTS Gilimanuk

27 August 2026

Hindari 8 hal ini agar puasamu tak hanya sekedar menahan lapar dan haus tapi tak mendapat pahala

7 May 2019
Bupati Lumajang: Pencak Silat sebagai Pelindung Budaya di Tengah Globalisasi

Bupati Lumajang: Pencak Silat sebagai Pelindung Budaya di Tengah Globalisasi

9 February 2026
Satresmob Bareskrim Polri Amankan Tersangka Penggelapan Dolar AS Senilai Rp1,2 Miliar

Satresmob Bareskrim Polri Amankan Tersangka Penggelapan Dolar AS Senilai Rp1,2 Miliar

27 May 2026
Gorontalo Dapat Pengakuan sebagai Provinsi Layak Anak 2025

Gorontalo Dapat Pengakuan sebagai Provinsi Layak Anak 2025

12 December 2025

Artikel Terbaru

Polri Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Digital untuk Hindari Penipuan Online

Polri Minta Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online

17 October 2026
Lewat Jumat Curhat, Polda Sulteng Ajak Warga Sigi Jaga Kamtibmas

Jumat Curhat Polda Sulteng Dorong Warga Sigi Jaga Kamtibmas

17 October 2026
Kapolda Bengkulu Sampaikan Commander Wish Kapolri, Tekankan Polisi Bersama Masyarakat

Kapolda Bengkulu Perkuat Arahan Commander Wish Kapolri

17 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara

Gempa M 3,5 Tercatat 192 Km Barat Laut Pulau Karatung

17 October 2026
Jumat Keliling di Masjid Al-Muawwanah, Kapolda NTT Ajak Personel Polri Perkuat Iman, Disiplin, dan Pelayanan kepada Masyarakat

Jumat Keliling Polda NTT Tekankan Iman dan Pelayanan

17 October 2026
Juara II FIKSI 2026, Siswa MAN 1 Kudus Dapat Golden Ticket Kuliah di Undiksha

KUDUSHOLIC Antarkan Siswa MAN 1 Kudus Raih Juara II FIKSI

17 October 2026
100 PPPK Kemenag Sumsel Dibekali Densus 88 untuk Tangkal Paham Radikal

Densus 88 Bekali 100 PPPK Kemenag Sumsel Cegah Paham IRET

17 October 2026

Popular Story

Polda Sumbar Telusuri Dugaan Jaringan Narkoba Internasional di Pasar Gaung
Nasional

Plastik Berkode Jadi Petunjuk Jaringan Narkoba Internasional

by Dwina
13 October 2026
0

Headline.co.id ~ Polda Sumatera Barat mendalami dugaan keterkaitan jaringan narkoba internasional setelah...

Read moreDetails

Penukaran Tiket Persib Vs Cong Viettel di Kodim 0624

Seleksi Paskibraka Nasional 2026, Fathir Wakili Sumbar

Program MBG Dorong Ekonomi Serdang Bedagai Tumbuh 5,78 Persen

Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari dengan 1.300 Penari

DPR Minta Polri Tindak Tegas Polisi Gadungan di Garut

Mahasabha XIII PHDI Ditutup, Wamenag Sampaikan Tiga Pesan

Sandy Walsh Debut sebagai Starter Persib di ACL Two

Komdigi Perluas Pelindungan Anak di Ruang Digital

Rehabilitasi Desa Adat Sade Fokus Keselamatan dan Ekonomi Warga

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.