Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Cuaca

Jadwal Fenomena Astronomi September 2026, Ada Dua Hujan Meteor dan Harvest Moon

Saddam by Saddam
2 months ago
in Cuaca
Reading Time: 7 mins read
413 13
A A
0
Hujan Meteor dan Harvest Moon

Hujan Meteor dan Harvest Moon (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Fenomena astronomi September 2026 menghadirkan sejumlah peristiwa langit yang dapat menjadi agenda pengamatan masyarakat sepanjang bulan, mulai dari hujan meteor Aurigid dan September ε-Perseid hingga Harvest Moon. Selain itu, Bulan akan tampak berdekatan dengan Mars, Jupiter, dan Venus, disusul ekuinoks September pada 23 September 2026. Berdasarkan kalender astronomi In The Sky dan catatan NASA dalam bahan yang tersedia, tingkat keterlihatan setiap fenomena dapat berbeda bergantung pada lokasi, cuaca, dan kondisi langit.

Contents

    • 0.1. Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur
    • 0.2. Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan
  • 1. Hujan Meteor Aurigid Buka September 2026
  • 2. Bulan Berdekatan dengan Mars pada 6-7 September
  • 3. Konjungsi Bulan dan Jupiter pada 8-9 September
  • 4. Hujan Meteor September ε-Perseid Puncak 9 September
  • 5. Bulan dan Venus Berdekatan 14 September
  • 6. Ekuinoks September Terjadi 23 September
  • 7. Harvest Moon Muncul 26 September 2026
  • 8. Sextantid Puncak 27 September, tetapi Sulit Diamati
  • 9. Jadwal Fenomena Astronomi September 2026
  • 10. Cuaca dan Polusi Cahaya Pengaruhi Pengamatan

Fenomena astronomi September 2026 dimulai dengan puncak hujan meteor Aurigid pada 1 September. Memasuki pekan berikutnya, masyarakat dapat mencatat rangkaian konjungsi Bulan dengan Mars dan Jupiter serta puncak hujan meteor September ε-Perseid.

You might also like

Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

19 October 2026
Prediksi Cuaca di Bali, NTB, dan NTT Besok Panas Atau Hujan

Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan

11 October 2026

Pada paruh kedua bulan, fenomena astronomi September 2026 dilanjutkan konjungsi Bulan dan Venus, ekuinoks September, hingga Bulan Purnama Harvest Moon pada 26 September. Selain dua hujan meteor malam tersebut, terdapat pula Sextantid yang mencapai puncaknya 27 September, tetapi fenomena ini dikenal sebagai hujan meteor siang hari sehingga lebih sulit diamati.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Hujan Meteor Aurigid Buka September 2026

Peristiwa astronomi pertama yang dapat dicatat adalah hujan meteor Aurigid.

Hujan meteor tersebut mencapai puncaknya pada 1 September 2026 setelah aktif sejak 28 Agustus. Periode aktivitas Aurigid berlangsung hingga 5 September.

Dalam kondisi pengamatan ideal, hujan meteor tersebut diperkirakan dapat menghasilkan aktivitas maksimum sekitar enam meteor per jam.

Aurigid memiliki titik radian atau titik kemunculan semu meteor di sekitar rasi Auriga.

Meteor terbentuk ketika serpihan material yang ditinggalkan benda induknya memasuki atmosfer Bumi kemudian terbakar dan terlihat sebagai lintasan cahaya.

Benda induk Aurigid diketahui berkaitan dengan komet C/1911 N1 atau Kiess.

Bulan Berdekatan dengan Mars pada 6-7 September

Setelah puncak Aurigid, fenomena berikutnya melibatkan Bulan dan Mars.

Konjungsi Bulan-Mars berlangsung pada 6 September pukul 18.24 UTC atau sekitar 7 September pukul 01.24 WIB.

Konjungsi merupakan kondisi ketika dua benda langit tampak berada relatif berdekatan apabila dilihat dari sudut pandang pengamat di Bumi.

Pada periode tersebut, Bulan berada dalam fase sabit tua atau waning crescent sehingga hanya sebagian permukaannya yang tampak diterangi Matahari.

Pengamatan tidak harus dilakukan tepat pada waktu konjungsi karena Bulan dan Mars masih dapat terlihat relatif berdekatan di sekitar waktu tersebut.

Konjungsi Bulan dan Jupiter pada 8-9 September

Tidak lama setelah berdekatan dengan Mars, Bulan akan terlihat mendekati Jupiter.

Konjungsi Bulan dan Jupiter berlangsung pada 8 September pukul 18.13 UTC atau sekitar 9 September pukul 01.13 WIB.

Dari Indonesia, Bulan dan Jupiter berpeluang terlihat berdekatan menjelang Matahari terbit apabila kondisi langit mendukung.

Pada periode tersebut, Bulan berada dalam fase sabit yang semakin tipis menjelang Bulan Baru.

Jupiter sendiri menjadi salah satu objek langit yang relatif mudah ditemukan karena memiliki tingkat kecerlangan tinggi.

Dalam periode tersebut juga terdapat peluang terjadinya okultasi Jupiter dari wilayah tertentu. Okultasi berlangsung ketika Bulan tampak melintas di depan Jupiter dari sudut pandang pengamat di Bumi.

Hujan Meteor September ε-Perseid Puncak 9 September

Hujan meteor malam kedua yang dapat dicatat adalah September ε-Perseid.

Fenomena tersebut aktif mulai 5 September hingga 21 September 2026 dan mencapai puncaknya sekitar 9 September.

Dalam kondisi langit ideal, laju maksimum September ε-Perseid diperkirakan mencapai sekitar lima meteor per jam.

Titik radian hujan meteor tersebut berada di sekitar rasi Perseus.

Salah satu faktor yang dapat mendukung pengamatan adalah posisi puncak hujan meteor yang berdekatan dengan fase Bulan Baru.

Cahaya Bulan yang relatif minim dapat membuat langit lebih gelap sehingga mengurangi gangguan saat mencari lintasan meteor.

Meski demikian, jumlah meteor yang benar-benar dapat terlihat tetap sangat dipengaruhi kondisi cuaca, polusi cahaya, serta lokasi pengamat.

Bulan dan Venus Berdekatan 14 September

Rangkaian konjungsi planet berlanjut pada 14 September ketika Bulan tampak berdekatan dengan Venus.

Berdasarkan catatan NASA dalam bahan yang tersedia, konjungsi Bulan-Venus berlangsung pada 14 September pukul 11.10 UTC atau sekitar pukul 18.10 WIB.

Venus merupakan salah satu benda langit paling terang setelah Matahari dan Bulan sehingga relatif mudah dikenali ketika kondisi langit mendukung.

Dari Indonesia, fenomena tersebut dapat dicari di langit barat setelah Matahari terbenam.

Lokasi dengan pandangan terbuka ke arah horizon barat akan membantu pengamatan karena Venus dan Bulan dapat terlihat ketika langit memasuki waktu senja.

Ekuinoks September Terjadi 23 September

Fenomena penting berikutnya berlangsung pada 23 September 2026 berupa ekuinoks September.

Catatan dalam bahan menyebut ekuinoks terjadi sekitar pukul 00.05 hingga 00.06 UTC atau sekitar pukul 07.05 hingga 07.06 WIB.

Ekuinoks terjadi saat pusat Matahari melintasi bidang ekuator Bumi.

Pada periode tersebut, panjang waktu siang dan malam di berbagai wilayah Bumi berada dalam kondisi yang hampir sama.

Secara astronomis, ekuinoks September menandai awal musim gugur bagi belahan Bumi utara dan awal musim semi bagi belahan Bumi selatan.

Indonesia yang terletak di sekitar garis khatulistiwa tidak mengalami perubahan empat musim sebagaimana negara-negara yang berada di wilayah lintang menengah.

Harvest Moon Muncul 26 September 2026

Fenomena yang menjadi salah satu perhatian utama September adalah Bulan Purnama Harvest Moon pada 26 September 2026.

Bulan mencapai fase purnama sekitar pukul 16.48-16.49 UTC atau sekitar pukul 23.48-23.49 WIB.

Bulan Purnama tersebut dikenal sebagai Harvest Moon atau Bulan Panen karena menjadi Bulan Purnama yang waktunya paling dekat dengan ekuinoks September pada tahun ini.

Penamaan Harvest Moon berasal dari tradisi yang berkembang di belahan Bumi utara dan berkaitan dengan periode panen.

Bagi masyarakat Indonesia, fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang selama kondisi langit cerah.

Pengamatan tidak harus dilakukan tepat ketika Bulan mencapai fase purnama maksimum. Bulan akan tetap tampak hampir penuh pada waktu sebelum maupun setelah puncaknya.

Sextantid Puncak 27 September, tetapi Sulit Diamati

Selain Aurigid dan September ε-Perseid yang menjadi hujan meteor malam dalam rangkaian fenomena bulan ini, kalender astronomi juga mencatat hujan meteor Sextantid.

Sextantid mencapai puncaknya pada 27 September 2026 dan aktif dalam periode 9 September hingga 9 Oktober.

Aktivitasnya diperkirakan mencapai sekitar lima meteor per jam dalam kondisi ideal.

Titik radian Sextantid berada di sekitar rasi Sextans.

Namun, fenomena ini memiliki karakter berbeda karena dikenal sebagai hujan meteor siang hari. Titik radiannya berada tinggi setelah Matahari terbit.

Kondisi tersebut menyebabkan Sextantid sulit diamati karena cahaya Matahari sudah mendominasi langit.

Jadwal Fenomena Astronomi September 2026

Berikut jadwal sejumlah peristiwa astronomi yang dapat dicatat sepanjang September 2026:

  1. 1 September 2026: puncak hujan meteor Aurigid.
  2. 6-7 September 2026: konjungsi Bulan dan Mars.
  3. 8-9 September 2026: konjungsi Bulan dan Jupiter.
  4. 9 September 2026: puncak hujan meteor September ε-Perseid.
  5. 14 September 2026: konjungsi Bulan dan Venus.
  6. 23 September 2026: ekuinoks September.
  7. 26 September 2026: Harvest Moon atau Bulan Purnama.
  8. 27 September 2026: puncak hujan meteor Sextantid.

Selain peristiwa tersebut, September juga dapat dimanfaatkan untuk mengamati rasi Cassiopeia.

Rasi ini memiliki lima bintang utama yang membentuk pola menyerupai huruf W atau M dan berada di bagian utara langit.

Dari Indonesia, Cassiopeia cenderung berada lebih rendah di horizon utara dibandingkan jika diamati dari wilayah lintang utara. Rasi tersebut masih dapat menjadi objek pengamatan ketika posisinya cukup tinggi di atas horizon.

Cuaca dan Polusi Cahaya Pengaruhi Pengamatan

Peluang melihat fenomena astronomi September 2026 tidak hanya ditentukan oleh jadwal peristiwa.

Kondisi awan dan cuaca, tingkat polusi cahaya, posisi benda langit terhadap horizon, serta lokasi pengamat menjadi sejumlah faktor yang menentukan keterlihatan objek astronomi.

Fenomena yang melibatkan Bulan dan planet terang seperti Venus serta Jupiter umumnya lebih mudah dikenali dibandingkan meteor atau bintang yang lebih redup.

Untuk mengamati hujan meteor, masyarakat dapat memilih lokasi dengan langit terbuka dan jauh dari sumber cahaya perkotaan. Langit yang lebih gelap dapat meningkatkan peluang melihat meteor yang memiliki tingkat kecerlangan rendah.

Sementara itu, Harvest Moon pada 26 September menjadi salah satu fenomena yang relatif lebih mudah diamati karena Bulan dapat dilihat dengan mata telanjang selama cuaca cerah.

Dengan rangkaian peristiwa mulai dari hujan meteor hingga Bulan Purnama, September 2026 menawarkan sejumlah jadwal pengamatan astronomi yang tersebar sepanjang bulan. Masyarakat dapat mencatat waktu masing-masing fenomena dan menyesuaikan pengamatan dengan kondisi langit di wilayahnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: AstronomiBulan Purnama Harvest Moon pada 26 Septemberkalender astronomi In The Skymeteor Aurigid

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

by Hendrawan
19 October 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami periode...

Prediksi Cuaca di Bali, NTB, dan NTT Besok Panas Atau Hujan

Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Bali, NTB, NTT 12 Oktober 2026: Denpasar, Mataram, Kupang cerah hingga berawan tebal. Waspada rob dan gelombang.

Prediksi Cuaca Besok di Papua Besok Hujan Atau Panas

Cuaca Besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026, Sorong hingga Nabire Berpotensi Hujan

by Wawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026: hujan ringan di Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire; Jayapura berawan.

Prediksi Cuaca Besok Sulawesi 12 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Sulawesi 12 Oktober 2026, Mamuju Hujan dan Makassar Berawan Tebal

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Sulawesi 12 Oktober 2026: Mamuju hujan ringan, Makassar dan tiga kota lain berawan tebal, Manado berkabut.

Cuaca di kota besar di Jawa 11 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Jawa Senin 12 Oktober 2026, Jakarta, Bandung, dan Semarang Berpotensi Hujan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Jawa 12 Oktober 2026: Jakarta, Bandung, Semarang berpotensi hujan ringan, sementara wilayah lain cerah hingga berawan.

Prediksi Cuaca 12 Oktober 2026 di Sumatera Hujan atau Panas

Cuaca Besok di Sumatera 12 Oktober 2026, Medan Hujan Sedang dan Padang dan 5 Kota Hujan Ringan

by Saddam
11 October 2026
0

Cuaca besok di Sumatera 12 Oktober 2026: Medan hujan sedang, enam kota hujan ringan, serta potensi kabut dan gelombang tinggi.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Orang Terkait Provokasi di Media Sosial

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Orang Terkait Provokasi di Media Sosial

9 December 2025
Bupati Rote Ndao Dorong Kemendagri Percepat Penataan Desa

Bupati Rote Ndao Dorong Kemendagri Percepat Penataan Desa

29 January 2026
Pelatihan literasi digital oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Alma Ata bersama siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kasihan, Selasa (3/2/2026)

Mahasiswa KKN UAA Gelar Pelatihan Python di SMAN 1 Kasihan, Siswa Diajak Belajar Algoritma Lewat Game

3 February 2026
Aparat Gabungan TNI-Polri Berhasil Tindak Anggota KKB di Nabire

Aparat Gabungan TNI-Polri Berhasil Tindak Anggota KKB di Nabire

19 March 2026
Pemerintah Terima Hibah 30 Hektare dari Lippo Cikarang untuk Program Rumah Murah

Pemerintah Terima Hibah 30 Hektare dari Lippo Cikarang untuk Program Rumah Murah

30 June 2026
: Kegiatan monev pembangunan jalan aspal Tahun Anggaran 2026 di sejumlah titik di Kalurahan Condongcatur, Rabu (5/8/2026).

Panewu Depok Awasi Proyek Pembangunan Jalan Aspal di Condongcatur

7 August 2026
Warga Batang Soroti Infrastruktur Jelang Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi

Warga Batang Soroti Infrastruktur Jelang Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi

16 November 2025

Artikel Terbaru

Adam Alis Persembahkan Gol Kemenangan PERSIB untuk Bobotoh

27 October 2026
Setelah Banyuwangi dan Pasuruan, Giliran Yogya Turunkan Pajak Air Tanah demi Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah

Pajak Air Tanah Yogyakarta Turun, Penerimaan Tembus Rp8,60 Miliar

27 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 4.9 Guncang Mbay, Nagakeo, Nusa Tenggara Timur

Gempa Mbay Magnitudo 4,9 Terjadi pada Kedalaman 13 Kilometer

27 October 2026
BRIN dan Distrik Navigasi Tanjung Intan Kembangkan Teknologi Navigasi Pintar

BRIN Kembangkan Smart SBNP untuk Pantau Navigasi dari Jauh

27 October 2026
Doohan: Adelaide ready to welcome MotoGP

Mick Doohan: Adelaide Siap Sambut MotoGP

27 October 2026
Operasi Sarang Narkoba 2026, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Kg Ganja serta 10 Orang

Operasi Sarang Narkoba 2026, 10 Orang dan 10 Kg Ganja Diamankan

27 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar Perkenalkan Wisata Gastronomi Yogyakarta dan Bali kepada Agen Perjalanan Australia

Kemenpar Promosikan Wisata Gastronomi Yogyakarta dan Bali

27 October 2026

Popular Story

Persib U20 Menang Lagi Atas Persijap Fathur Rahmat Borong Dua Gol
Sepak Bola

Persib U20 Menang 2-0 atas Persijap, Fathur Cetak Dua Gol

by Fajar Ari Wibowo
26 October 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U20 meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara dalam...

Read moreDetails

Bareskrim Naikkan 98 Kasus Karhutla Korporasi ke Penyidikan

Klaim Asuransi Penumpang KMP Batumandi Mulai Diverifikasi

Menhan RI Tinjau Yonif TP 804 di Nabire

Indonesia-Malaysia Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923,2 Triliun, Serap 5,4 Juta

Marc Marquez Kuasai FP1 MotoGP Australia di Phillip Island

Hari Santri 2026, Ketua DPRD Sidoarjo Dorong Santri Kuasai Teknologi

Kemenag Dorong Sinergi Kehumasan Pusat dan Daerah

Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik, Kemenag Ungkap Capaian 2025

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.