Headline.co.id, Jakarta ~ Bank Indonesia (BI) telah menyalurkan bantuan seberat 17,6 ton kepada para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BI untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut. Penyaluran bantuan dilakukan pada Minggu, 30 Agustus 2026, dengan tujuan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan yang diberikan oleh BI terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, termasuk makanan, pakaian, dan perlengkapan sehari-hari. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak para korban gempa yang saat ini berada di pengungsian. BI bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kepala Perwakilan BI NTT, Eko Budiono, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BI terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami masa sulit akibat gempa bumi,” ujar Eko Budiono.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, BI juga berencana untuk terus memantau perkembangan situasi di NTT dan siap memberikan dukungan lebih lanjut jika diperlukan. Langkah ini sejalan dengan komitmen BI untuk berperan aktif dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam di seluruh Indonesia. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pemulihan di NTT dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat segera bangkit dari keterpurukan.




















