Highlight Berita:
Headline.co.id, Sleman ~ Seorang pria berinisial S (65) ditemukan meninggal dunia di kursi tunggu Toko Trans Home, Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Kamis (3/9/2026) pagi. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.55 WIB dan kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima informasi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Setelah diperiksa dokter dari Puskesmas Berbah, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menyampaikan kepada Headline.co.id bahwa korban merupakan warga Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berinisial S. Berdasarkan data yang diterima kepolisian, korban lahir di Sleman pada 5 Desember 1960 dan berusia 65 tahun.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah mendapatkan laporan mengenai adanya seseorang yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk memastikan keadaan korban sekaligus melakukan pengecekan di tempat kejadian.
Dokter dari Puskesmas Berbah selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di wilayah Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Polisi Imbau Warga Segera Lapor jika Menemukan Orang Tidak Sadarkan Diri
Dalam keterangannya, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadarkan diri maupun membutuhkan pertolongan.
“Masyarakat diharapkan tidak panik, memberikan pertolongan sesuai kemampuan, serta segera menghubungi kepolisian atau fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Iptu Argo Anggoro.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan seseorang yang membutuhkan pertolongan. Langkah tersebut dinilai penting agar petugas kepolisian maupun tenaga kesehatan dapat segera melakukan penanganan sesuai kondisi yang ditemukan di lokasi.





















