Headline.co.id, Palangka Raya ~ Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kini mengadopsi inovasi baru dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Inovasi ini berupa penggunaan serbuk tepung singkong bernama Hertindo AF31, yang didukung oleh Korbrimob Polri. Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam memadamkan kebakaran di lahan gambut adalah bara api yang masih tersimpan di bawah tanah meskipun permukaan sudah dipadamkan.
Irjen Iwan menjelaskan bahwa serbuk Hertindo AF31 ini bekerja dengan cara dicampur air dan kemudian diinjeksikan langsung ke titik api. Setiap kantong serbuk penyekat api ini memiliki berat 25 kilogram dan akan dicampur dengan 100 liter air. Dalam satu tampungan berkapasitas 1.200 liter, akan dicampurkan sebanyak 12 kaleng serbuk. “Ini akan lebih efektif, lebih cepat padam dan juga baranya mati sehingga tidak menimbulkan asap,” ujar Kapolda.
Bahan serbuk ini telah didistribusikan ke beberapa wilayah di Kalimantan Tengah untuk digunakan dalam kegiatan pembasahan. Kapolda memastikan bahwa bantuan dari Mabes Polri melalui Korbrimob tersebut sudah siap digunakan. “Dengan adanya inovasi ini, diharapkan proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” tambah Irjen Iwan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi Polda Kalteng dalam menangani kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Dengan dukungan teknologi dan inovasi baru, diharapkan dampak kebakaran dapat diminimalisir, terutama dalam mengurangi asap yang dihasilkan dari bara api yang sulit dipadamkan.




















