Highlight Berita:
Headline.co.id, Samarinda ~ Persija vs Borneo pada Sabtu malam, 5 September 2026, menghadirkan pertemuan dua modal yang berbeda di pekan pertama BRI Super League 2026/27. Persija Jakarta tiba di Stadion Segiri, Samarinda, setelah mencatat sejumlah kemenangan selama pramusim, termasuk menundukkan Brisbane Roar FC 4-0 dan Semen Padang 3-0. Namun, Borneo FC memiliki modal lain yang tidak kalah penting karena Pesut Etam belum terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Macan Kemayoran.
Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi salah satu duel menarik pada pembukaan musim. Persija datang dengan pelatih baru Shin Tae-yong, sedangkan Borneo berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk memperoleh hasil maksimal sejak pekan pertama.
Perbedaan modal itu membuat Live Persija vs Borneo tidak hanya menarik karena menjadi debut Shin Tae-yong di liga Indonesia, tetapi juga karena mempertemukan tren pramusim Persija dengan dominasi Borneo dalam riwayat pertemuan terbaru.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persija Membawa Tren Positif ke Stadion Segiri
Persija menjalani persiapan menuju musim baru melalui beberapa agenda. Tim ibu kota tampil di Piala Presiden, menjalani pemusatan latihan di Thailand, serta memainkan pertandingan uji coba untuk meningkatkan kesiapan tim sebelum kompetisi dimulai.
Hasil pertandingan persiapan menunjukkan Macan Kemayoran mampu menghasilkan beberapa kemenangan. Dua uji coba terakhir melawan Brisbane Roar dan Semen Padang berakhir dengan skor 4-0 dan 3-0 untuk Persija. Dalam bahan yang sama, Persija juga mencatat kemenangan 3-1 atas Arema FC, meskipun sempat kalah 1-2 dari Persib Bandung.
Rangkaian persiapan lain mencatat kemenangan Persija atas Police Tero dan Chiangrai United dengan skor 2-1. Catatan tersebut menjadi bekal bagi Shin Tae-yong ketika membawa timnya menjalani pertandingan resmi pertama di Samarinda.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku percaya kepada para pemainnya dan tidak merasa terbebani menjelang debut di kompetisi domestik. Pengalaman lima tahun menangani Timnas Indonesia membuatnya merasa cukup mengenal lingkungan sepak bola Indonesia.
‘Dibandingkan pelatih lain, sepertinya perasaan saya jauh lebih tenang. Karena saya sudah memiliki pengalaman lima tahun di Indonesia, meskipun sebelumnya bersama Timnas. Walau itu laga pertama dalam liga, saya sangat percaya kepada pemain saya. Jadi saya tidak merasa terbebani,’ kata Shin Tae-yong.
Borneo Punya Rekor Kuat dalam Lima Pertemuan
Di balik hasil positif Persija selama pramusim, Head to Head Persija vs Borneo justru memberikan keuntungan psikologis kepada tuan rumah. Dalam lima pertandingan terakhir, Borneo FC mengumpulkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang atas Persija.
Pertemuan terbaru pada 3 Maret 2026 berakhir 2-2 di kandang Persija. Sebelumnya, Borneo menang 3-1 pada 28 September 2025 dan menang tipis 1-0 pada 4 Mei 2025. Pertandingan 10 Desember 2024 berakhir 1-1, sedangkan Borneo menang 2-1 pada pertemuan 30 Juli 2024.
Dengan catatan tersebut, Persija belum mampu mengalahkan Borneo dalam lima pertemuan terakhir. Dua pertandingan terakhir musim sebelumnya juga menghasilkan kekalahan 1-3 dan hasil imbang 2-2 bagi Macan Kemayoran.
Shin Tae-yong memahami bahwa statistik tersebut menjadi salah satu indikator kekuatan Borneo. Ia juga menyoroti posisi Pesut Etam sebagai tim peringkat kedua musim sebelumnya.
‘Borneo adalah tim peringkat kedua musim lalu. Karena itu pertandingan tandang bagi kami, itu bisa menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami telah bersiap dengan baik,’ ucap Shin Tae-yong.
Duel Pelatih dan Kesiapan Kedua Tim
Borneo FC juga tidak menganggap pertandingan pembuka sebagai laga mudah. Pelatih Mauro Jeronimo menyatakan laga pertama sebuah musim membutuhkan perhatian khusus karena tim masih harus melakukan adaptasi terhadap kompetisi.
‘Pertandingan pertama musim adalah yang paling sulit,’ ujar Mauro Jeronimo.
Keuntungan bagi Borneo adalah status sebagai tuan rumah. Dukungan suporter di Stadion Segiri diharapkan membantu Pesut Etam mengawali musim dengan hasil positif. Mauro menegaskan timnya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Persija.
‘Kami akan bermain di rumah, dan kami sudah siap,’ katanya.
Borneo memang datang setelah kalah 1-3 dari Madura United dalam laga uji coba terakhir. Namun, catatan tersebut berbeda dengan Persija yang mampu menutup fase persiapan melalui kemenangan besar atas Brisbane Roar dan Semen Padang.
Dari perkiraan komposisi pemain, Borneo berpeluang menurunkan Kadu Monteiro sebagai penjaga gawang dengan Habibi Jusuf, Rubio Huesca, dan Rodrigo Varanda di lini depan. Persija diperkirakan memasang Nadeo Argawinata di bawah mistar, sedangkan Victor Dethan, Alexander Jeremejeff, serta Witan Sulaeman berpeluang mengisi sektor serang.
Komang Teguh Waspadai Kekuatan Baru Persija
Bek Borneo FC Komang Teguh memberikan perhatian khusus terhadap perubahan Persija. Selain kehadiran Shin Tae-yong, Macan Kemayoran juga diperkuat sejumlah pemain seperti Stjepan Loncar, Kerim Memija, Kyohei Yoshino, dan Kwon Chang-hoon. Persija juga mempunyai pemain Indonesia seperti Pratama Arhan, Rizky Ridho, serta Witan Sulaeman.
Komang mengaku mengenal karakter Shin Tae-yong karena pernah berada dalam satu tim bersama pelatih tersebut. Karena itu, ia memahami tantangan yang berpotensi dihadapi Borneo dalam pertandingan pembuka.
‘Tim Persija diisi pemain-pemain yang bagus juga pelatih yang bagus. Dan saya juga dulu pernah satu tim dengan Coach Shin, jadi saya tahu bagaimana Coach Shin itu,’ kata Komang Teguh.
Meski memberikan respek kepada lawan, Komang menegaskan target Borneo tetap meraih hasil terbaik di kandang. ‘Tapi di pertandingan, saya akan memberikan yang terbaik lagi untuk tim Borneo FC, dan semoga kami mendapatkan tiga poin, itu saja,’ katanya.
Target serupa disampaikan kapten Persija Rizky Ridho. Ia berharap seluruh proses pramusim bisa diterapkan di pertandingan resmi sehingga Macan Kemayoran dapat membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Hasil Persija vs Borneo pun akan menjadi gambaran pertama mengenai sejauh mana modal pramusim Persija mampu menghadapi rekor kuat Borneo dalam pertemuan kedua tim.


















