Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga kedaulatan digital tanpa harus menutup diri dari dunia internasional. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam sebuah acara di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Menurutnya, kedaulatan digital adalah upaya untuk memastikan bahwa data dan informasi warga negara Indonesia dilindungi dengan baik, namun tetap terbuka untuk kerja sama global.
Johnny G. Plate menjelaskan bahwa kedaulatan digital bukan berarti Indonesia akan mengisolasi diri dari perkembangan teknologi global. Sebaliknya, Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan negara lain dalam mengembangkan teknologi digital yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kita harus memastikan bahwa teknologi yang masuk ke Indonesia tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia juga berencana untuk memperkuat regulasi terkait perlindungan data pribadi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa data warga negara Indonesia tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Johnny menekankan pentingnya regulasi yang kuat untuk melindungi data pribadi, seraya tetap mendorong inovasi dan investasi di sektor teknologi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Indonesia akan terus berpartisipasi dalam forum-forum internasional yang membahas isu-isu terkait kedaulatan digital. Dengan demikian, Indonesia dapat berkontribusi dalam pembentukan kebijakan global yang adil dan seimbang. “Kita harus aktif dalam diskusi global untuk memastikan bahwa kepentingan Indonesia terwakili dan dilindungi,” tambah Johnny.



















