Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil langkah cepat untuk memulihkan konektivitas di Flores setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, kementerian mengumumkan mobilisasi tiga jembatan Bailey sebagai solusi sementara untuk menggantikan jembatan yang rusak akibat gempa. Langkah ini diambil untuk memastikan akses transportasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar.
Gempa yang terjadi di Flores menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan, termasuk beberapa jembatan yang menjadi penghubung utama antarwilayah. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa pemasangan jembatan Bailey ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat, sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik dapat segera kembali normal. “Kami berkomitmen untuk memulihkan akses secepat mungkin,” ujar Basuki.
Selain pemasangan jembatan Bailey, Kementerian PUPR juga melakukan penilaian kerusakan infrastruktur lainnya di daerah terdampak. Tim teknis telah dikerahkan untuk melakukan survei dan penilaian kebutuhan perbaikan lebih lanjut. Basuki menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan efektif dan efisien.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kementerian PUPR juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang selama proses pemulihan berlangsung. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan kondisi di Flores dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.


















