Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Kehutanan mendorong pengembangan perhutanan sosial sebagai salah satu strategi utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi benteng pertahanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disampaikan dalam sebuah acara yang digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026. Program perhutanan sosial diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar hutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hutan secara berkelanjutan. “Perhutanan sosial bukan hanya tentang pemanfaatan hutan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menjaga hutan dari ancaman kebakaran,” ujarnya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Menteri Kehutanan menjelaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung program perhutanan sosial dengan berbagai kebijakan dan bantuan teknis. Dukungan ini mencakup pelatihan bagi masyarakat dalam pengelolaan hutan yang efektif dan berkelanjutan. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk memperluas jangkauan program ini ke lebih banyak daerah di Indonesia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah akan melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi program perhutanan sosial. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Menteri Kehutanan berharap, dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, perhutanan sosial dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah ekonomi dan lingkungan di Indonesia.


















