Headline.co.id, Bojonegoro ~ Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kini tengah mempercepat proses digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari uji coba nasional. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat mempermudah penerima manfaat dalam mengakses bantuan yang mereka butuhkan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto, menjelaskan bahwa digitalisasi ini mencakup penggunaan teknologi informasi untuk mendata dan menyalurkan bantuan secara lebih terstruktur. “Dengan sistem digital, kita dapat meminimalisir kesalahan data dan memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Agus. Proses ini juga melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank dan penyedia layanan teknologi.
Uji coba ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial. Bojonegoro terpilih sebagai salah satu daerah percontohan karena kesiapan infrastrukturnya. Agus menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pelatihan kepada petugas lapangan agar dapat mengoperasikan sistem baru ini dengan baik. “Kami optimis, dengan pelatihan yang tepat, petugas kami dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana untuk terus mengembangkan sistem ini agar dapat mencakup lebih banyak jenis bantuan. Selain itu, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan sistem berjalan sesuai harapan. “Kami berharap, dengan digitalisasi ini, masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari program bansos,” tutup Agus.


















