Headline.co.id, Jakarta ~ Fenomena gerhana bulan sebagian yang akan terjadi pada 28 Agustus 2026 dipastikan tidak dapat disaksikan dari wilayah Indonesia. Informasi ini disampaikan oleh lembaga terkait yang memantau peristiwa astronomi. Gerhana bulan ini hanya akan terlihat dari beberapa bagian dunia lainnya, sementara Indonesia tidak termasuk dalam jalur pengamatan.
Gerhana bulan sebagian tersebut akan terlihat di beberapa wilayah di belahan bumi lainnya, seperti Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia. Namun, posisi geografis Indonesia yang berada di luar jalur gerhana membuat fenomena ini tidak dapat disaksikan dari tanah air. Masyarakat Indonesia yang tertarik menyaksikan fenomena ini disarankan untuk mengikuti perkembangan melalui siaran langsung atau rekaman dari negara-negara yang dapat mengamatinya.
Gerhana bulan adalah peristiwa ketika sebagian atau seluruh penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Fenomena ini terjadi ketika bumi berada di matahari dan bulan, sehingga cahaya matahari terhalang oleh bumi dan tidak sampai ke bulan. Meskipun tidak dapat disaksikan langsung dari Indonesia, fenomena ini tetap menarik perhatian para astronom dan penggemar astronomi di seluruh dunia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Lembaga terkait di Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi terbaru mengenai fenomena astronomi lainnya yang dapat disaksikan dari Indonesia. Dengan demikian, masyarakat dapat terus menambah pengetahuan dan pengalaman dalam mengamati peristiwa langit yang menakjubkan.

















