Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Helmi Nasaruddin Umar, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, menyampaikan tiga pesan penting kepada remaja Indonesia. Pesan ini disampaikan dalam acara Peer Educator yang dihadiri oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan SMA di Jakarta. Acara ini diadakan oleh Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah Kementerian Agama untuk mencegah perkawinan anak dan kenakalan remaja melalui edukasi teman sebaya.
Helmi menekankan bahwa masa remaja adalah fase krusial dalam pembentukan jati diri, karakter, dan arah masa depan. Oleh karena itu, pembinaan remaja harus mencakup pengembangan potensi agar mereka menjadi generasi yang sehat, terampil, dan siap memimpin. Pesan pertama yang disampaikan adalah agar remaja menjadi pribadi yang sehat, terampil, dan siap memimpin. Helmi mengingatkan pentingnya memanfaatkan masa pertumbuhan untuk belajar, mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, membangun kemandirian, dan berlatih memimpin.
Pesan kedua yang disampaikan Helmi adalah pentingnya dukungan keluarga dalam membentuk karakter remaja. Menurutnya, remaja yang kuat memerlukan keluarga yang kuat. Komunikasi orang tua dan anak menjadi semakin penting di tengah tingginya penggunaan gawai. Helmi menekankan bahwa waktu bersama keluarga, seperti saat makan, dapat menjadi kesempatan untuk membicarakan aktivitas, prestasi, dan persoalan yang dihadapi anak. Ia juga mengingatkan peserta pelatihan agar menjadi teladan setelah kembali ke sekolah masing-masing.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pesan ketiga, Helmi mengajak peserta untuk menjadi teman yang membawa perubahan positif. Sebagai Peer Educator, mereka memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pengetahuan dan pengaruh positif kepada teman sebaya. Helmi meminta peserta untuk tidak hanya menyimpan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, tetapi juga membagikannya kepada teman sebaya. Dalam menjalankan peran ini, ia menekankan pentingnya menerapkan lima prinsip 5M: Mendengarkan, Mendukung, Membawa informasi yang benar, Menguatkan, dan Merujuk. Helmi menggambarkan Peer Educator sebagai lilin yang menyalakan lilin lainnya, di mana satu cahaya kecil dapat menyebar dan menerangi lingkungan yang lebih luas.
















