Headline.co.id, Kotawaringin Barat ~ Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga akhir bulan ini. Keputusan ini diambil untuk memperkuat penanganan karhutla yang masih terjadi di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari kebakaran yang melanda beberapa area di Kobar.
Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menyatakan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini merupakan langkah strategis untuk memastikan semua sumber daya dan upaya penanggulangan dapat dikerahkan secara optimal. “Kami harus memastikan bahwa semua pihak terkait dapat bekerja sama dengan baik dalam menangani situasi ini,” ujar Nurhidayah.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan masyarakat setempat terus melakukan patroli dan pemadaman di titik-titik api yang terdeteksi. Upaya ini dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengancam pemukiman dan lahan pertanian.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Nurhidayah menambahkan bahwa pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan titik api baru. “Partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan karhutla ini,” tegasnya. Dengan perpanjangan status tanggap darurat ini, diharapkan penanganan karhutla di Kotawaringin Barat dapat lebih efektif dan efisien.

















