Highlight Berita Pria Ditemukan Meninggal di Lapangan Dodiklatpur Patuk Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan:
Headline.co.id, Gunungkidul ~ Seorang pria bernama Paryono (54) ditemukan meninggal dunia di Lapangan Dodiklatpur, Padukuhan Kemuning, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Senin (17/8/2026) pagi. Korban yang merupakan warga Padukuhan Kemuning RT 04/RW 01 itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07.50 WIB ketika hendak berolahraga. Polisi bersama tenaga medis kemudian melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Patuk AKP Solechan melalui Kasi Humas Aiptu Purwanto menjelaskan, penemuan korban bermula ketika seorang warga bernama Catur datang ke Lapangan Dodiklatpur untuk melakukan olahraga pagi atau jogging.
Setibanya di lapangan, Catur melihat sebuah sepeda motor Honda Supra berwarna biru hitam dengan nomor polisi AB-M 5439 RD dalam kondisi tergeletak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Melihat kondisi kendaraan tersebut, Catur kemudian bermaksud mendirikan sepeda motor. Namun, ketika memperhatikan bagian bawah kendaraan, ia melihat seorang pria yang diketahui merupakan tetangganya sendiri.
“Saksi kemudian hendak mendirikan sepeda motor tersebut. Namun, saat melihat ke bawah kendaraan, saksi mendapati korban yang ternyata merupakan tetangganya,” jelas Aiptu Purwanto.
Mengetahui Paryono berada di lokasi tersebut, Catur kemudian menghubungi Sudiyo yang menjadi saksi lainnya serta kepala dukuh setempat. Informasi mengenai penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Patuk.
Petugas kepolisian kemudian mendatangi Lapangan Dodiklatpur untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan terhadap kondisi korban dan lokasi ditemukannya Paryono.
Pemeriksaan medis terhadap tubuh korban dilakukan oleh dr. Komang Ayu Savitri selaku Kasidokkes Polres Gunungkidul. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Paryono.
Hingga pemeriksaan dilakukan, informasi yang disampaikan kepolisian tidak menyebutkan adanya indikasi kekerasan dalam peristiwa tersebut.
Pihak keluarga Paryono telah menerima kejadian tersebut. Keluarga selanjutnya akan membuat surat pernyataan berkaitan dengan peristiwa meninggalnya warga Padukuhan Kemuning tersebut.




















