Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa Universitas Riau (Unri) terkait beasiswa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pertemuan perwakilan mahasiswa dan pihak pemerintah berlangsung pada Senin, 17 Oktober 2023, di Gedung Daerah, Pekanbaru. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, termasuk peningkatan alokasi beasiswa dan transparansi pengelolaan APBD.
Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya meningkatkan alokasi beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. “Kami memahami pentingnya pendidikan bagi generasi muda dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung mereka,” ujar Syamsuar. Selain itu, pemerintah juga berjanji untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan APBD agar masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat memantau penggunaan anggaran secara lebih jelas.
Mahasiswa Unri, yang diwakili oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), menyambut baik respons pemerintah tersebut. Mereka berharap agar janji-janji yang disampaikan dapat segera direalisasikan. “Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang mau mendengarkan aspirasi kami. Kami berharap ada tindak lanjut yang konkret,” kata Ketua BEM Unri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah awal, pemerintah berencana membentuk tim khusus yang akan bekerja sama dengan perwakilan mahasiswa untuk membahas lebih lanjut mengenai alokasi beasiswa dan pengelolaan APBD. Tim ini diharapkan dapat mulai bekerja pada bulan November 2023 dan memberikan laporan perkembangan secara berkala. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan aspirasi mahasiswa dapat terakomodasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Riau.
















