Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kementerian Agama dengan menyampaikan tiga pesan penting: peningkatan kualitas, kesejahteraan, dan masa depan bangsa. Acara ini berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Jakarta, dan dihadiri oleh para pengurus konfederasi yang baru saja dikukuhkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 18 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin menekankan pentingnya para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Ia mengingatkan bahwa guru harus mampu membaca buku, memahami realitas sosial, dan terus mengakumulasi pengetahuan. “Transformasi Indonesia tidak mungkin terwujud tanpa pendidikan yang berkualitas,” tegas Kamaruddin, menyoroti peran fundamental guru dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.
Kamaruddin juga menegaskan bahwa untuk mencapai cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045, diperlukan guru-guru yang berkualitas dan bermutu. Oleh karena itu, peningkatan kualitas guru harus menjadi perhatian bersama. Ia juga mengingatkan bahwa membangun karakter bangsa bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga memerlukan sinergi lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, pengambil kebijakan, dan birokrasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kementerian Agama, yang menjadi wadah bagi 42 organisasi profesi guru lintas agama dan satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, diharapkan dapat menjadi rumah besar perjuangan para guru. Ketua Umum Konfederasi, M. Munir, menyatakan bahwa konfederasi ini akan berfokus pada dua agenda besar: memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru. Pada penutupan rakernas, dilakukan penggalangan dana spontan yang berhasil mengumpulkan Rp32.515.000 untuk membantu korban gempa bumi di sejumlah wilayah, menunjukkan solidaritas dan kepedulian keluarga besar guru Kementerian Agama. Munir berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang terdampak musibah.
















