Headline.co.id, Cirebon ~ (Kemenag) — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik dan bermanfaat. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lokal 2026, sebanyak 17.845 pohon ditanam oleh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati bersama masyarakat di berbagai lokasi, termasuk Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.
Aksi penanaman pohon ini mendapatkan apresiasi dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan dicatat sebagai “Penanaman Pohon Terbanyak di Lingkungan Fasilitas Umum oleh Mahasiswa KKN bersama Masyarakat (17.845 Pohon).” Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, masyarakat, pemerintah desa, serta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
Prof. Aan menekankan bahwa meskipun pencatatan MURI merupakan sebuah penghargaan, nilai utama dari kegiatan ini terletak pada keberlanjutan hidup pohon-pohon tersebut. “Rekor MURI adalah bentuk apresiasi terhadap sebuah karya. Namun, bagi kami, makna yang jauh lebih penting adalah bagaimana 17.845 pohon yang telah ditanam dapat terus hidup, tumbuh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” ujarnya pada Senin (17/8/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Lebih lanjut, Prof. Aan menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan pendidikan yang berdampak langsung pada masyarakat. “KKN harus menjadi ruang pembelajaran sekaligus ruang pengabdian. Mahasiswa belajar dari masyarakat, kemudian menghadirkan solusi bersama masyarakat. Karena itu, menanam pohon bukan hanya menanam tanaman, tetapi menanam kesadaran, kepedulian, dan harapan untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Penanaman pohon dilakukan di 145 titik kelompok KKN yang tersebar di 140 desa/kelurahan pada 27 kecamatan. Lokasi penanaman difokuskan pada fasilitas umum dan lingkungan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program kerja mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat, pemerintah desa, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal. Pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti menjaga kualitas udara, menciptakan lingkungan yang lebih teduh, memperkuat ekosistem, dan mendukung upaya mengurangi risiko kerusakan lingkungan. Khususnya bagi wilayah pesisir dan daerah yang memiliki kerentanan ekologis, keberadaan vegetasi menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Aksi ini tercatat sebagai Rekor MURI ke-12.862 dan dianugerahkan kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Pencatatan rekor ini diwakili oleh Sri Widayani dan Afifudin dari MURI. Hadir dalam acara tersebut, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Aan Jaelani, Ketua LP2M Prof. Faqiuddin Abdul Kodir, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan SDGs Budi Manfaat, koordinator DPL per tema, 113 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), 145 Ketua Kelompok KKN, serta 2.204 mahasiswa KKN Tematik Lokal 2026.

















