Headline.co.id, Kupang ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,3 mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi Kabupaten Kupang itu terjadi pada pukul 14.34.35 WIB. Pusat gempa berada 59 kilometer tenggara Kabupaten Kupang, pada koordinat 10,30 Lintang Selatan (LS) dan 124,32 Bujur Timur (BT). Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 3 kilometer.
Informasi gempa bumi Kabupaten Kupang itu disampaikan BMKG melalui akun X. Dalam rilisnya, BMKG mencatat kekuatan gempa sebesar magnitudo 3,3 dengan lokasi pusat gempa berada di wilayah tenggara Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Detail Gempa Bumi Kabupaten Kupang
BMKG menyebut gempa bumi tersebut terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026, pukul 14.34.35 WIB. Lokasi pusat gempa berada pada 10,30 LS dan 124,32 BT.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Jarak pusat gempa tercatat 59 kilometer di tenggara Kabupaten Kupang. Sementara itu, kedalaman gempa berada pada 3 kilometer.
Data tersebut disampaikan dalam informasi singkat BMKG yang memuat kekuatan gempa, waktu kejadian, koordinat, jarak dari Kabupaten Kupang, serta kedalaman pusat gempa.
BMKG Ingatkan Data Masih Dapat Berubah
Dalam unggahannya, BMKG menyatakan informasi gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Karena itu, hasil pengolahan data pada saat informasi diterbitkan belum sepenuhnya stabil dan masih dapat berubah seiring kelengkapan data.
“#Info Gempa Mag:3.3, 6-Okt-26 14:34:35 WIB, Lok: 10.30 LS – 124.32 BT (59 km Tenggara KAB-KUPANG-NTT), Kedlmn: 3 km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun X.
Informasi tersebut menjadi keterangan resmi yang tersedia terkait gempa bumi bermagnitudo 3,3 di wilayah Kabupaten Kupang. Data mengenai kejadian itu meliputi waktu, lokasi, koordinat, magnitudo, dan kedalaman sebagaimana tercantum dalam rilis BMKG.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















