Headline.co.id, Sumenep ~ Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, melakukan kunjungan langsung ke lokasi evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu malam (2/8). Dari Pelabuhan Kalianget, Menhub Dudy memastikan bahwa proses evakuasi berjalan dengan lancar dan terkoordinasi dengan baik.
Proses evakuasi yang dipimpin oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih berlangsung hingga saat ini. Para korban yang berhasil dievakuasi direncanakan akan dibawa ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Menhub Dudy terus memantau perkembangan penanganan kebakaran ini dan berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Tim SAR, TNI, Polri, dan operator kapal.
Dalam kunjungannya, Menhub Dudy juga bertemu dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan korban. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian. Menhub juga memberikan penghargaan kepada seluruh kepala daerah di Madura serta pemilik dan operator kapal penolong yang telah berperan aktif dalam proses penyelamatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah dari Sumenep, Menhub Dudy melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk memantau lebih lanjut di Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan layanan bagi korban yang dievakuasi, menyediakan dukungan pemulihan, penanganan medis awal, dan informasi resmi bagi keluarga korban. Menhub Dudy menegaskan bahwa investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran kapal akan segera dilakukan.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II terjadi pada Minggu pagi (2/8) sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa. Informasi mengenai insiden ini diterima pada pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti oleh Ditjen Perhubungan Laut. Kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 dan KN Masalembo dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mendukung operasi penanganan, bersama dengan kapal-kapal lain di sekitar lokasi, sehingga upaya penyelamatan dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

















